15.45*

Selamat sore…

Bagaimana? Mau nunggu Paket? Tiki? Atau JNE? Atau dikirm pake Gojek saja?

Spekulasi terhadap paket kebijakan memang menarik.  Tapi jangan lupa: penggerak utama pasar belakangan, adalah bursa regional.  Dengan Hang Seng gagal tembus resisten dan ditutup turun.  Turun sampai posisi penutupannya dibawah suport pertama di 21679.  Signalnya jelas: DIVE!!! DIVE!!! DIVE!!!

So… Siang tadi saya sudah twit kalau saya lepas posisi dulu.  Kalau anda mau positioning atau hold posisi.. ngarep Jokowi Effect ketika pengumuman Paket Kebijakan… silakan saja.   Tapi tetap saja seram.  Warning dari regional.. membuat saya waspada.  Saya juga pingin punya posisi sore ini.. biar hanya sedikit.

Eh… tapi sebentar deh… bukannya Jokowi Effect terakhir sudah gak manjur lagi ya?

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

Undangan Market Outlook September… GRATIS!!!*

150828 Market Outlook September

Selamat pagi…

Buat anda yang besok Sabtu, 29 Agustus 2015 ada waktu luang, dan kepingin ngobrol-ngobrol, curhat, tanya-tanya, belajar, tentang market…  silakan datang ke acara kami…

Acara dimulai jam 9.00 pagi.

Acara ini gratis dan terbuka untuk umum.  Tapi… sebaiknya anda reservasi ke Ms. Nina atau Ms. Dina di 021 – 2506658 sekedar untuk persiapan ruangan dan konsumsi.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

 

Mencari Resisten…*

Selamat sore…

Hehehe… Ini memang dilema blogger pasar modal yang ditangani sendiri.  Kalau market sepi… malah bisa update.  Tapi kalau market rame.. malah bingung dengan posisinya.

Market terlihat kuat… Asing kembali net buy (meski awal-awal tadi net sell) hingga jam 9.45 sudah mencaiap RP 45 miliar.  Mungkin tidak sebsar kemarin.. tapi hari ini asing sepertinya bakal net buy minimal sekitar 150 – 200 miliar.   Dengan sentimen dari bursa regional yang masih kondusif… IHSG sepertinya memang sedang mencari titik tertingginya.

Pertanyaan terbesarnya adalah: mampukah IHSG mencetak high diatas 4600 sehingga mengakhiri trend turun jangka menengah?

Itu yang harus kita cari jawabannya kedepan.  Yang jelas.. saat ini IHSG terlihat kuat diatas gap 4473 – 4476.  Kisaran gap di 4572 – 4619 adalah resisten IHSG selanjutnya.

Kalau dilihat yang main… ini mulai menarik karena ada pemain baru.  Rebound pada harga minyak, membuat saham-saham CPO dan batubara kembali bermain.  Termasuk juga saham-saham komoditas lainnya dan juga saham gas.

So…. Saya masih dalam posisi trading… tapi sudah jauh lebih besar dibandingkan dengan posisi kemarin.  Tapi tetap saja: itu posisi trading.  Posisi jangka menengah yang beli simpan… sepepertinya hanya menarik untuk dilakukan… kalau market kembali konsolidasi.  Kapan?

Selah cape turun.. kita cape naik.  DJI semalam… juga sudah menjemput setan atas (high 16.666) setelah beberapa waktu lalu menjemput setan bawah (close pada saat low 15.666).   Meski tidak maksimal… saya menikmatinya.  Sudahkah anda?

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

 

Baibek? Baibek? Atau Baibek?*

Selamat pagi…

Ini kok rasanya lucu.  Semua orang pada rame bilang tentang baibek saham… baibek saham… baibek saham.

Emang bener baibek saham?

Memang sih… Menteri BUMN bilang kalau menyiapkan dana Rp 10 trilyun untuk baibek saham.  Akan tetapi.. apakah berarti BUMN bisa melakukan baibek saham? Belum tentu juga.  Emiten yang mau melakukan baibek saham harus patuh dengan Surat Edaran OJK no 22/SEOJK.04/2015.  Surat edaran ini merujuk pada aturan baibek lama yang terdapat pada Aturan OJK Nomor 2/POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan Oleh Emiten atau Perusahaan Publik dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan.

Sudah baca aturan itu belum?

Hehehe.   Dalam aturan itu… baibek sebenarnya tidak gampang.  Selain harga harus turun drastis dan kondisi pasar modal juga harus jelek, ada beberapa aturan lain yang harus dipenuhi seperti:

  1.  Harus menyampaikan kepada bursa efek melalui keterbukaan informasi.
  2. Keterbukaan informasi harus dilakukan paling lama 7 hari setelah Kondisi Pasar Yang Berfluktuasi Secara Signifikan (artinya.. surat itu harus sudah nongol di halaman keterbukaan informasi BEI, paling lama 7 hari setelah tanggal 21 Agustus).  Suratnya harus lengklap Bo… harus ada jadwal, perkiraan jumlah baibek, risk management, jangka waktu, dan banyak tetek bengek yang lain (lihat pasal 6 dari POJK/2013 diatas).
  3. Harus ada penunjukan perusahaan efek pelaksana baibek.

Ribet kan? Lagian.. coba cek di halaman keterbukaan informasi BEI.  Sepertinya belum ada yang lapor mau baibek.

Loh… Pak Tommy… Ini harga saham kok sudah dua hari kejar-kejaran naik? Kalau bukan karena baibek.. lantas kelakuan siapa?

Hehehe… Siapa lagi? Siapa lagi penguasa pasar modal kita selain yang satu ini.  Aksi jual yang terjadi semenjak awal Agustus.. sebenarnya memang tidak hebat-hebat amat.  Rata-rata net sell asing tidak sampai Rp 500 miliar perhari.  Kondisi seperti itu… sebenarnya bisa diatasi dulu dengan mudah oleh Jamsostek.  Problemnya… setelah merger dengan Askes menjadi BPJS, aktifitas BPJS di market memang terlihat minim.  Gak tau sebabnya kenapa… setelah merger mereka menghilang.  Baru setelah ‘Proklamasi Masuk Market’ yang dilakukan oleh Bossnya pada hari Minggu kemarin, mereka kembali aktif di market.

So… Gak usah terlalu panik lah.  Dana asing Jokowi Effect memang masih besar… lebih besar dari dana yang disiapkan oleh Kementrian BUMN.  Akan tetapi… Kalau ‘Rajanya sudah datang’ … kita tidak perlu khawatir lagi.  Kalau lihat pengalaman tahun 2013… net sell asing sekitar Rp 600 miliar per hari… IHSG masih bisa naik.  Tapi.. kalau net sell sudah diatas Rp 1,2 trilyun .. yah.. IHSGnya bisa goyah juga.  Tapi… mau goyah berapa hari siy?  Penjaga market soale sudah kembali lagi.

Bursa regional memang masih fluktuatif sampai pertengahan bulan depan.  Tapi setidaknya… saya bakal lebih percaya diri untuk melakukan Buy On Weakness disaat harga saham dan IHSG bergerak turun.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

 

15.45*

Selamat sore….

Hang Seng closenya sebenarnya meragukan.  Diatas resisten pertama, tapi dibawah resiten kedua di 21871.   Dengan Dow Jones Industrial semalam gagal ditutup diatas resisten pertama.. sebenarnya saya harus berhati-hati.

Akan tetapi… IHSG terlihat kuat… menembus resisten pertama… bahkan sekarang sudah berada di sekitar resisten kedua di gap 4.401 – 4.427.  Dengan IHSG sudah sempat naik diatas batas atas gap.. berarti IHSG harus ditutup diatas 4.427.  Jika tidak, signal IHSG tetap saja kurang bagus.

So… Dari pagi.. saya hanya posisi trading… itupun tidak besar.  Sayang memang… profit jadi tidak besar.  Sore ini saya mau hold posisi barang sedikit.. terutama kalau IHSG ditutup diatas 4427.  (eh.. sudah close ternyata diatas 4427.. hehehe… saya jadi nahan posisi deh). Posisi saya kecil.. gak sampe 25% porto.

Pelajaran terbesar saya kali ini adalah: percayalah kepada Evelyn…. Evelyn G. Massaya… percayalah pada BPJS.  Saya soale orang yang apatis terhadap baibek emiten.  Tapi… sikap apatis tersebut membuat saya meremehkan statement BPJS yang akan masuk ke pasar.  Itu yang membuat saya tidak disiplin baibek ketika harga menembus resisten.

Saya santai saja… Rejeki Alloh tidak akan tertukar.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

ChatClick here to chat!+
Skip to toolbar