Kelas Dasar Analisis Teknikal Angkatan ke 7

160516 KDAT 7

Selamat pagi…

Bener-bener ini marketnya.  Minggu lalu sudah terlihat mau take off.  Eh… ternyata false break.  Berhubung market akhir belum juga bullish begini… saya juga gak tega mau kasih harga mahal-mahal.

Akhirnya.. untuk Kelas Dasar Analisis Teknikal Angkatan 7, saya hanya membebankan biaya investasi sebesar Rp 500.000 untuk yang mau ikut serta.  Kelas masih tersedia dalam kapasitas yang terbatas.

Kelas Dasar Analisis Teknikal ini adalah pelatihan bagi mereka yang ingin mempelajari Analisis Teknikal tingkat Dasar.  Materi yang ditawarkan adalah sebagai berikut:

  • Definisi dan Asumsi Dasar Analisis Teknikal
  • Suport dan Resisten
  • Trend
  • Fibonacci Retracement darn Price Projection
  • Candlestick dan Gap
  • Price Pattern
  • Indikator Teknikal dan Stock Screening (Programming dengan Metastock)
  • Strategi Entry/Exit, trading plan.
  • Memilih Saham, Rotasi Sektor, dan Pemahaman tentang Trading Psychology.

Penyampaian materi terdiri dari pertemuan langsung berupa kelas training pada tanggal 21 Mei 2016 tersebut diatas, dan pengayaan materi melalui fasilitas chatting selama 3 bulan, yaitu untuk bulan Juni, Juli, dan Agustus.

So… bagi anda yang ingin bergabung… silakan hubungi saya ke nomor 08111268889 untuk kepastian tempat.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

Suka(2)Ndak Suka(0)

Indonesia govt considers cooperation between Pertamina and Rosneft “very important”

Photo by The Insider Stories

JAKARTA (TheInsiderStories) – After long period of discussions and negotiations, Indonesia’s state energy company PT Pertamina and its Russia’s counterpart Rosneft signed an agreement to build an integrated oil refinery in Tuban, East Java which is estimated to cost around US$12-13 billion. The Indonesian government considers the agreement as “very important”.

“This cooperation between Pertamina and Rosneft is very important, not only in term of the value of investment, but also the project combines oil refinery and petrochemical plants,” Coordinating Minister for the Economic Affairs Darmin Nasution said at the signing ceremony.

The development of the integrated plant — refinery and petrochemical — will provide strong base for the country’s manufacturing sector as well. He argues that anytime Indonesia’s economy recorded growth of 7 percent, it always threats the growth to be overheating. A high growth always follows with higher imports as domestic supply needed by industries, in particular three key sectors — petrochemical, steel and metal and basic general chemical products —  were not available.

Therefore, Minister Darmin welcome the cooperation between Pertamina and Rosneft.

Last week, in South Korea, Krakatau Steel, Indonesia’s state owned steel maker, signed cooperation agreement with Posco of SOuth Korea to develop steel and metal plants.

In addition, Darmin also said the cooperation by the two companies is also important as it will pave ways for further cooperation in developing upstream oil and gas business in order to improve Indonesia’s energy security.

Framework Agreement

Pertamina and Russia’s oil & gas producer OJSC Rosneft Oil Company signed the framework agreement on Thursday on green field Tuban Refinery project in East Java. The project, with a refining capacity of 300,000 bpd–45% produce gasoline, 35% diesel and 20% feed for petrochemical–is estimated to require an investment of around $13 billion.

The signing of agreement between Vice President of Rosneft Didier Casimiro and Pertamina’s director Rachmad Herdadi witnesses by Russia’s Ambassador Michael Galuzin, Coordinating Minister for Economic Affairs Darmin Nasution, State Own Enterprises Minister Rini Soemarno and Directorate General for Oil & Gas for Energy and Mineral Resources I Gusti Nyoman Wiraatmadja Puja.

CEO of Pertamina Dwi Sutjipto said, the company will own at least 55 percent at the joint venture company that has set up to build the refinery while Rosneft the rest of it. Pertamina expects can produce 35,000 bpd from Russia’s block and now the company in the process to seeks the block at the country.

Didier added, for Rosneft the agreement with Pertamina become the key development for the company. He continued, both sides discussed the prospects for joint projects in crude and product supplies, logistics and infrastructure.

“There is also potential for Pertamina to step in as a shareholder in Rosneft’s upstream projects in Russia,” he stated, adding that Rosneft is keen on creation of a regional energy hub in Indonesia.

Indonesia, with a population of 254 million people, is the largest Asian-Pacific net importer of vehicle fuels and petrochemicals. Petroleum products are supplied to Indonesia primarily from South Korea and Singapore.

It is crucial for Rosneft to arrange direct shipments of hydrocarbons, which will increase the economic efficiency of oil refining in Indonesia. Currently Rosneft produces 5.2 million barrels of oil per day and 50 per cent of the output is processed in its owned refineries.

The company also build refinery in Germany, Italy, Belarus, and participating in Zanjin in China. Rosnefr has lift the refinery facility to full transition Euro-5 motor fuels production for European market.

Recently, Pertamina and global oil & gas players Saudi Aramco signed an agreement to build the upgrading project of Refinery Unit IV Cilacap with an estimated cost of $5.5 billion. The project is targeted to be completed and operational in 2022. (*)

 

 

The post Indonesia govt considers cooperation between Pertamina and Rosneft “very important” appeared first on The Insider Stories.

Source: The Insiderstories
Indonesia govt considers cooperation between Pertamina and Rosneft “very important”

Suka(0)Ndak Suka(0)

Minim Sentimen, Pelaku Pasar Wait And See…*

Selamat Pagi dari PT. Universal Broker Indonesia, 27 Mei 2016

Selamat pagi…

Setelah kenaikan signifikan dalam dua hari terakhir, indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam memutuskan untuk menahan diri, sambil menunggu pidato Janet Yellen yang akan dilakukan nanti malam. Indeks Dow Jones Industrial hanya turun tipis sebesar 23,22 poin (-0,13 persen) pada pergerakan semalam, dimana penurunan tersebut belum memberikan signal negatif. Indeks dari bursa di kawasan Asia pagi ini cenderung bergerak flat-turun.

Minimnya sentimen perdagangan pada hari ini, diperkirakan bakal membuat IHSG bergerak bervariasi pada kisaran sempit, 4760 – 4805. IHSG saat ini sedang berada dalam trend naik dengan potensi penguatan hingga resisten di level psikologis 4.800. Trend naik ini hanya bisa berakhir jika pada hari ini suport di 4.760 gagal bertahan.

Menjelang Ramadhan dan Piala Eropa awal bulan depan, perdagangan di lantai Bursa Efek Indonesia terlihat mulai sepi. Meskipun demikian, IHSG terlihat cenderung bergerak naik, seiring dengan kondisi dari bursa regional yang terlihat mulai kondusif, dan pemodal asing yang melakukan aksi beli. Positioning sebaiknya dilakukan secara selektif karena pergerakan pasar terlihat sangat sempit. Dengan harga minyak sebagai sentimen utama pergerakan bursa global, pemodal sebaiknya fokus pada saham-saham berbasis komoditas.

DISCLAIMER: Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami dapat diandalkan. PT Universal Broker Indonesia dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agen penjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

Suka(1)Ndak Suka(0)

Hari ini IHSG menguji level psikologis 4800 atau level support 4761 :

Salam Winner,

IHSG ditutup pada level 4784.565, naik +11.588 points 0.24%), dengan total value transakis pada Market Reguler sebesar 3.4 Trilyuns dimana asing net buy sebesar 282 Milyards Rupiah.

U.S. stocks closed narrowly mixed Thursday, with investors looking ahead to comments from Federal Reserve Chair Janet Yellen.
Dow…………17829   -23.2      -0.13%
Nasdaq…….4902    +6.9       +0.14%
S&P 500……2090     -0.4        -0.02%
FTSE………..6267    +2.8       +0.04%
DAX………..10273   +67.5     +0.66%
CAC…………4513    +31        +0.69%
Nikkei…….16773   +15.1      +0.09% 
HSI………..20397   +29.1      +0.14%
Shanghai….2823   +7.5        +0.27%
ST Times….2773   +6.7        +0.24%

Indo10Yr…..7.9256   -0.039   -0.49%
INDOBex..200.8137 +0.5873+0.29%
US10Yr…….1.82       -0.05     -2.51%

VIX…………13.43      -0.47     -3.38%
USD Index…95.142    -0.273  -0.29%
Como Index185.5864+0.2865+0.15%
(Core Commodity CRB
DJUSCL……37.11       +0.47    +1.28%
(Dow Jones US Coal Index)
IndoCDS…..193.50    +2.67    +1.40%       
(5-yr INOCD5) 
IDR………..13584.5    -52.50    -0.38%
Jisdor……..13615       -56         -0.41%
Euro………1.1194    +0.0039  +0.35%
TLKM……..55.93       +0.12    +0.02%
(Rp 3807)
EIDO…….22.46         +0.18    +0.81%
EEM……..33.90         +0.22    +0.67% 
Oil………..49.48         -0.22     -0.44%
Gold …….1219.70     -4.80     -0.39%
Coal price.48.20       +0.15    +0.31%
(Rotterdam)
CPO…………2580      +36       +0.31%
(Source: bursamalaysia.com)              
Corn………..408.25   +3.50    +0.86%
SoybeanOil 31.04      -0.34     -0.96%
Wheat……..481.25   +15.25  +3.27%

(DE/ls 27-05-16)
 

Berikut Tabel Market Detailnya:

Sektor yang naik/turun:

50 Saham top value yang naik/turun:

Saham-saham Kompas-100 yang naik/turun :

Saham-saham yang asing net buy :

Saham-saham yang asing net sell :

Berikut tabel entry, stop dan target harga :
Keterangan :
Warna Hijau : adalah saham-saham yang break out (Buat trader Buy High Sell Higher).
Warna biru : adalah saham-saham yang bullish dan berpeluang untuk break out.
Warna putih : adalah saham-saham yang masih bearish namun berpotensi naik.
Trade Signal : Ini sinyal2 yang dihasilkan pada saat explorasi.
Strenght : Berhubungan dengan kondisi trend. Semakin besar posisinya artinya semakin bullish. (Max 100 minimal -100), Penulis kadang tidak menimbulkan kolom strenght, bila saham pilihannya terlalu banyak, karena Penulis sudah pilihkan dengan saham yang berwarna hijau, biru dan putih.
VChg : adalah perubahan volume terhadap hari sebelumnya, semakin besar perubahan volume’nya, berarti makings bagus.
Chg : adalah perubahan harga close terhadap harga close sebelumnya.:
W/B : White and Black. Ini menghitung body candle. Bila -4 artinya 4 hari berturut-turut candlenya hitam (Close < Open).
G/R : Green / Red. Bila positif artinya Close hari ini lebih tinggi dibanding close sebelumnya (Close>Close-1).
Entry : Bila sinyal buy maka entry ini harga beli,bila sinyal jual entry ini harga jual (Saat ini Penulis hanya menerbitkan yang berisi signal beli saja).
Confirm price : adalah level harga tsb, maka confirm naik.
Stop : Bila telah membeli, namun harga turun maka ini adalah stoploss
Target : adalah Target harga bila melakukan pembelian / penjualan. Mudah-mudahan tabel ini bermanfaat, namun jangan lupa untuk tetap disiplin.

Tips trading buat hari ini, Jmat tanggal 27 Mei 2016 :

  1. Kemarin IHSG berhasil menembus dan bertahan diatas 4761, namaun kenaikan ini sangat kecil, sehingga boleh dikatakan kurang power, so sebaiknya hari ini hati-hati jika turun kembali dibawah 4761.
  2. Saham EXCL=R luar biasa bukan? Kemarinnya harga EXCL-R sempat 2 Rupiah, dan kemarin sempat mendekati level 300, berarti kenaikan dalam 1 hari 150x alias 15.000%, saya sendiri dengan modal 2 juta berhasil mendapat keuntungan bersih diatas 55 juta.bahkan teman saya berhasil mendapat keuntung 160 juta up.
  3. Oleh karena itu boleh perhatikan setiap saham yang sedang terjadi penjualan rightnya, apalagi kenaikan right tidak dibatasi oleh auto reject kanan.
  4. Saham BBRI akhirnya berhail menembus level 10.000, saham ini dapat mencerminkan kenaikan IHSG secara global.
  5. Asing juga melakukan net buy sebesar 282 Milyards, dengan melakukan pembelian atas saham BBRI, TLKM, PGAS, ASII, KLBF, sedangkan asing net sell atas saham BMRI, SMGR, UNVR, ADRO, GGRM.
  6. Ada 6 sektor yang berada di zona hijau yaitu sektor Mining, Agri, Finance, Industri dasar, Infrastruktur, Property, sedangkan ada 3 sektor yang berada di zona merah yaitu sektor Aneka Industri, Consumer, dan trade.
  7. Hari ini mari kita lihat apakah IHSG akan menguji level psikologis 4800 ataukah akan menguji level support 4761.

Happy trading and always dicipline..

IHSG :

BBRI :

INCO :

LSIP :

AGENDA 26 MEI 2016*

*RUPS : AKSI, *EXCL*, FASW, GOLD, HITS
*Pubex : BUKK, FPNI, KREN, *LPPF*, PUDP, *SMCB*

*CashDiv ExDate : ADMF, SCMA, SIDO, SRIL, WIIM
*CashDiv DistDate : ARNA, *TLKM*  ✅
*CashDiv CumDate : BSDE Rp. 5, EMTK Rp. 50, MBAP Rp. 100.91, ROTI Rp. 10.61
*RightIssue CumDate : BNLI rasio 283 shm lama : 249 HMETD, harga Rp. 526/shr
*RightIssue EndTrading : BSIM-R, EXCL-R ✅
*Agenda Ekonomi :
US : 5-Year Note Auction, Durable Goods Orders MoM APR, Durable Goods Orders ex Tansp MoM APR, Durable Goods Orders Ex Defense MoM APR, Initial Jobless Claims 21/MAY, Continuing Jobless Claims 14/MAY, S&P/Case-Shiller Home Price YoY MAR, S&P/Case-Shiller Home Price MoM MAR, House Price Index MoM MAR, Markit Services PMI Flash MAY, Markit Composite PMI Flash MAY, CB Consumer Confidence MAY, New Home Sales APR, Pending Home Sales YoY APR, Pending Home Sales MoM APR, New Home Sales MoM APR, Dallas Fed Manufacturing Index MAY, EIA Natural Gas Stocks Change 20/MAY

*Event/Conference :
-UBS AG Global Oil and Gas Conference, May 23-26, Austin, Texas
-UBS AG ASEAN Conference in the US , May 24 27, Boston
-Platts 26-May-2016 | Natural Gas | Singapore | Conferences
-Platts Assessment Methodology Training 30-May-2016 | Oil | Dubai, UAE |
-Russian oil and gas company Rosneft and Pertamina will sign the JV agreement on Thursday (26May2016).
 

Saham-saham strong up trend :

Saham-saham strong down trend :

# Energy & Mining:
• ADRO $152 jt vs $178 jt
• PGAS $100.6jt vs $109.4jt
• PTBA Rp332m vs Rp340m
• TPIA $35.3jt vs $2.69jt
• ELSA Rp93.8m vs Rp65.2m
• MYOH $5.96jt vs $6.82jt
• KKGI $2.50jt vs $1.42jt
• HRUM $1.30jt vs $1.70jt
• ANTM Rp5.29m vs -Rp240m
• BYAN -$0.80jt vs -$18.53jt
• MITI -Rp7.78m vs -Rp3.52m
• CNKO -Rp28.3m vs -48.3m
• INDY -$4.85jt vs $11.62jt
• TINS -Rp138m vs -Rp6.42m
• INCO -$15.4jt vs $25.1jt

# Telco, Tech & Media:
• TLKM Rp4.59t vs Rp3.81t
• MNCN Rp479m vs Rp285m
• BMTR Rp213m vs Rp90.4m
• EXCL Rp169m vs -Rp758m
• MTDL Rp32.1m vs Rp34.5m
• MLPT Rp20.1m vs Rp22.5m
• MARI Rp8.75m vs Rp5.87m
• FREN -Rp266m vs -Rp551m

# Manufacturing:
• GJTL Rp338m vs -Rp290m
• SRIL $15.5jt vs $14.8jt
• SMSM Rp91.7m vs Rp74.3m
• JECC Rp34.4m vs -Rp1.11m
• IPOL $1.06jt vs $0.23jt
• NIKL $0.85jt vs -$1.17jt
• BATA Rp442jt vs Rp586jt
• LEAD -$0.76jt vs $1.09jt
• MASA -$1.32jt vs -$2.55jt
• KBRI -Rp18.5m vs -Rp41.2m
• KRAS -$59.8jt vs -$42.3jt

# Retail:
• LPPF Rp244m vs Rp185m
• ACES Rp139m vs Rp126m
• TELE Rp111m vs Rp85.4m
• ERAA Rp60.9m vs Rp70.6m
• MAPI Rp15.4m vs Rp12.3m
• MIDI Rp13.3m vs Rp9.01m
• RANC Rp10.9m vs Rp4.53m
• RALS Rp8.41m vs Rp5.86m

# Bank & Finance:
• BBRI Rp6.24t vs Rp6.14t
• BMRI proses audit
• BBCA Rp4.51t vs Rp4.06t
• BBNI Rp2.97t vs Rp2.82t
• BDMN Rp813m vs Rp687m
• PNBN Rp574m vs Rp588m
• BBTN Rp491m vs Rp402m
• NISP Rp457m vs Rp372m
• BJBR Rp446m vs Rp385m
• BNII Rp444m vs Rp256m
• BTPN Rp429m vs Rp480m
• BJTM Rp313m vs Rp257m
• BBKP Rp274m vs Rp198m
• BNGA Rp268m vs Rp82.7m
• AGRO Rp27.6m vs Rp20.4m
• WOMF Rp20.7m vs Rp1.11m
• LPPS Rp17.4m vs Rp91.7m
• PNBS Rp2.67m vs Rp18.5m
• BABP Rp2.07m vs Rp0.82m
• BNLI -Rp376m vs Rp567m

# Property:
• PWON Rp543m vs Rp328m
• ASRI Rp527m vs Rp279m
• KPIG Rp420m vs Rp129m
• LPKR Rp309m vs Rp417m
• DMAS Rp271m vs Rp494m
• BSDE Rp259m vs Rp795m
• LPCK Rp223m vs Rp275m
• CTRA Rp144m vs Rp228m
• KIJA Rp135m vs Rp80.2m
• BEST Rp123m vs Rp75.5m
• APLN Rp109m vs Rp102m
• DILD Rp101m vs Rp121m
• CTRS Rp93.5m vs Rp130.2m
• PPRO Rp90.6m vs Rp80.3m
• MTLA Rp65.1m vs Rp59.7m
• CTRP Rp31.4m vs Rp31.1m
• SMRA Rp28.3m vs Rp248m
• MMLP Rp25.5m vs -Rp1.29m
• BKSL Rp23.0m vs -Rp9.99m
• NIRO -Rp3.84m vs Rp19.7m
• JIHD -Rp7.77m vs Rp23.9m
• SSIA proses audit

# Consumer & Pharmacy:
• HMSP Rp3.12t vs Rp2.89t
• GGRM Rp1.69t vs Rp1.28t
• UNVR Rp1.57t vs Rp1.59t
• INDF Rp1.08t vs Rp870m
• ICBP Rp945m vs Rp797m
• KLBF Rp563m vs Rp529m
• MYOR Rp323m vs Rp273m
• MLBI Rp244m vs Rp107m
• ULTJ Rp166m vs Rp149m
• SIDO Rp125m vs Rp118m
• ROTI Rp86.3m vs Rp66.5m
• KINO Rp71.7m vs Rp41.2m
• DVLA Rp56.6m vs Rp59.8m
• KAEF Rp41.9m vs Rp43.9m
• WIIM Rp35.2m vs Rp33.4m
• FAST Rp8.29m vs Rp8.86m

# Holding Company:
• PNLF Rp318m vs Rp328m
• BHIT Rp283m vs -Rp208m
• BNBR Rp165m vs -Rp312m
• DNET Rp45.8m vs Rp40.9m

# Construction:
• WSKT Rp127m vs Rp11.9m
• PTPP Rp98.2m vs Rp93.5m
• WIKA Rp71.7m vs Rp61.5m
• TOTL Rp61.9m vs Rp52.4m
• WTON Rp50.2m vs Rp17.0m
• IDPR Rp37.8m vs Rp25.9m
• ACST Rp19.3m vs Rp12.1m
• ADHI Rp10.7m vs Rp10.6m
• DGIK Rp1.06m vs Rp11.1m

# Infrastructure Related:
• SMGR Rp1.03t vs Rp1.19t
• INTP Rp958m vs Rp1.14t
• JSMR Rp404m vs Rp346m
• CMNP Rp148m vs Rp138m
• SMCB Rp66.9m vs Rp32.7m
• SMBR Rp26.8m vs Rp74.5m

# Services:
• BIRD Rp138m vs Rp223m
• MIKA Rp184m vs Rp145m
• EPMT Rp123m vs Rp95.4m
• IMJS Rp68.6m vs Rp28.9m
• TMAS Rp54.9m vs Rp60.1m
• SILO Rp40.5m vs Rp34.5m
• SAME Rp24.8m vs Rp13.8m
• RUIS Rp15.3m vs Rp10.1m
• RAJA $1.24jt vs $2.54jt
• GIAA $1.02jt vs $11.39jt
• TAXI -Rp9.84m vs Rp20.3m
• MBSS -$1.30jt vs $3.97jt
• BLTZ -Rp16.4m vs -Rp12.2m

# Agriculture & Poultry:
• CPIN Rp762m vs Rp430m
• AALI Rp417m vs Rp156m
• JPFA Rp277m vs -Rp222m
• SIMP Rp67.8m vs Rp46.7m
• LSIP Rp50.4m vs Rp153m
• SGRO Rp14.0m vs Rp16.6m
• DSFI Rp2.45m vs Rp3.78m
• GZCO -Rp63.8m vs -Rp11.1m

# Automotive & Heavy Equipment:
• ASII Rp3.11t vs Rp3.99t
• UNTR Rp730m vs Rp1.64t
• AUTO Rp80.7m vs Rp87.4m
• IMAS Rp22.1m vs Rp14.4m
• KOBX $72.3rb vs $28.9rb

# Others:
• AKRA Rp255m vs Rp295m
• BRPT $12.1jt vs $1.39jt
• BAJA Rp5.89m vs -Rp4.35m
• MIRA -Rp24.9m vs Rp0.76m

Perubahan Fraksi harga yang baru (Berlaku effectif 2 Mei 2016) :

Perubahan Lot Size dan Fraksi harga yang baru (Berlaku effectif 6 Januari 2014) :

3 Kunci menuju Investasi saham yang sukses yaitu Pertumbuhan, Kualitas, dan Resiko Rendah, maka perhatikan hal-hal berikut :

  1. Pertumbuhan omzet yang tinggi.
  2. Pertumbuhan keuntungan yang tinggi.
  3. Peningkatan harga saham yang konsisten.
  4. Sebuah rencana bisnis yang menarik dengan visi yang diterapkan oleh manajemen.
  5. Kepemilikan saham pribadi yang kuat oleh direktur-direktur dan manajemen’nya.
  6. Tingkat pinjaman dan bunga yang rendah.
  7. Konsisten membagikan devidennya.
  8.  Termasuk salah satu dari perusahaan yang masuk dalam LQ-45.

Tidaklah baik membeli saham ketika harganya sedang turun karena Anda mengira harganya murah. Banyak orang-orang bangkrut melakukan hal ini karena harga saham-sahamnya turun terus menerus.
Dan jika Anda akan menjualnya, jangan menunggu hingga semua orang sudah habis menjualannya, juallah bila Anda merasa puas dengan mendapat keuntungan ! Jika harga sahamnya terus naik, lupakanlah tentang saham tsb begitu Anda sudah menjualnya.

Sebelum Anda berinvestasi di pasar saham, Anda terlebih dahulu harus memahami hasil yang Anda inginkan. Anda perlu memutuskan apakah Anda membeli saham untuk “penghasilan” atau untuk  “investasi”, karena keduanya mempunyai strategi-strategi yang berbeda.

Impian-impian dapat terwujud jika Anda mempunyai keberanian untuk membuatnya benar-benar terjadi.

Menyadari bahwa sesuatu pasti akan berubah, maka….
Kau akan selalu berbahagia menghadapi setiap perubahan.
Sekalipun Perubahan itu…..
Sesuatu yang tidak diingini.

Bunga mekar pada waktunya….
Buah matang pada waktunya….
Matahari terbit pada waktunya…..

Semuanya akan “Indah” pada waktunya…..
Semua juga akan “Pergi” pada waktunya…

Berikut kami lampirkan kumpulan gambar pola candlestick berikut istilah-istilahnya, semoga bermanfaat :

Foto wajah ini saya tampilkan disini, karena barangkali ada yang melihat/menemukan orang ini bernama YADI (Asli orang Cianjur, berdomisilie (kerja) di Palumbon, Maniis, Tegaldatar, Purwakarta (Pinggir danau Cirata), diduga kabur ke arah subang atau ke arah Sukabumi/Cisaat. Kabur bersama istri mudanya membawa 1 orang anak berumur 2 tahun, sedangkan istri aslinya ditinggalkan bersama 2 putranya di Palumbon.), agar memberikan kabar kepada saya di email angguntrader@gmail.com, atau kantor polisi terdekat, dikarenakan ybs melarikan uang perusahaan tunai lebih dari 200 juta :

Source: Anggun Trader
Hari ini IHSG menguji level psikologis 4800 atau level support 4761 :

Suka(0)Ndak Suka(0)

Matahari Department Store shared dividend Rp1.25t

Indonesia retail operator PT Matahari Department Stores Tbk  (IDX: LPPF) allocated of Rp 1.25 trillion or 70 percent  of 2015’s net profit for cash dividend or Rp 427.30 per share and to be paid on 29 June 2016. The balance of Rp 534 billion will be recorded as retained earnings. In 2015, gross sales recorded Rp 16.0 trillion, up 10.8 percent over 2014 while net income increased by 25.5 percent to Rp 1,781 billion. Michael Remsen, Vice President Director and CEO of the company stated that last year has opening 11 new stores and another 3 through May 2016. With these openings, Matahari now has 145 stores operating located in 67 cities across Indonesia. Management remains optimistic in terms of the sales outlook for the balance of the year and is particularly encouraged by the faster pace of the store openings materializing in 2016.

 

The post Matahari Department Store shared dividend Rp1.25t appeared first on The Insider Stories.

Source: The Insiderstories
Matahari Department Store shared dividend Rp1.25t

Suka(0)Ndak Suka(0)

15.45*

Selamat sore…

Gak ada signal negatif.

Saya hold posisi full power.  Malah 110% sepertinya posisi saya.

Payah ini memang … trader maruk.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

Suka(0)Ndak Suka(0)
Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On Google PlusVisit Us On PinterestVisit Us On Linkedin
Skip to toolbar