Harga Saham itu seperti Wanita Cantik…

103

Selamat siang…

(Pengantar:  anda silakan baca ulasan dibawah ini secara bersama-sama, atau anda bisa baca ulasan ini dengan memakai kata yang dicetak bold dulu.. baru setelah itu baru baca dengan yang dicetak itallic.  Enjoy… )

Analogi ‘Harga Saham itu seperti Wanita Cantik’… sering sangat sering saya ucapkan di beberapa kali kesempatan.  Harga saham itu memang seperti wanita cantik dimana setiap pria (trader*) berusaha untuk mengikutinya (memprediksinya) sehinga bisa mendapatkannya (memperoleh keuntungan dari pergerakan harga itu).  Demikian cantiknya sehingga seorang pria (trader) selalu berusaha mengikuti pergerakan wanita cantik (harga) tersebut, kemanapun dia pergi.  Kesana.. kemari… kekiri (naik).. kekanan (turun).. lurus (melanjutkan arah trend) atau putar balik (trend reversal).

Rumitnya isi-otak (berbagai variabel yang mempengaruhi pergerakan) dari wanita cantik (harga) ini membuat tingkat kesulitan untuk memenangkannya (memperoleh keuntungan dari pergerakan harga tersebut) membubung setinggi langit.  Seorang pria (trader) harus menggunakan secara maksimal berbagai hal yang didalam penguasaannya.  Termasuk didalamnya tampang (pemahamannya tentang faktor fundamental) dan empati (pemahamannya tentang faktor psikologis pergerakan harga atau faktor-faktor teknikal).

Kesana.. kemari… kekiri (naik).. kekanan (turun).. lurus (melanjutkan arah trend) atau putar balik (trend reversal).  Pria (trader) itu mengikuti wanita cantik (pergerakan harga) itu.  Tapi… ada kalanya.. langkah wanita sampai di persimpangan jalan (kisaran suport atau resisten yang kuat)… ketika wanita itu sampai di persimpangan jalan, seorang laki-laki harus ingat… bahwa TUJUAN dari laki-laki tersebut adalah untuk  mengikutinya agar bisa mendapatkannya. BUKAN SEKEDAR: BERUSAHA UNTUK LEBIH PINTAR DARI WANITA ITU!!!

So.. ketika sampai di perempatan dimana ke kanan adalah ke arah perumahan mewah sedangkan kekiri adalah ke perumahan yang tidak-mewah, seorang laki-laki tidak boleh berspekulasi.  Jangan karena wanita itu mengendarai mobil yang mewah, maka ia langsung berbelok duluan ke kanan .. Ingat… otak dari wanita itu sangatlah rumit dan susah ditebak.  Jangan-jangan ia tahu kalau ia sedang diikuti.  Sehinga ketika dia melihat laki-laki itu berbelok ke kanan mendahuluinya.. wanita itu kemudian belok ke kiri.  Hilanglah kesempatan dari pria itu.. untuk mendapatkan wanita itu.  Di setiap perempatan, seorang laki-laki harus memiliki kesabaran yang cukup untuk menunggu.  Menunggu keputusan dari wanita itu untuk berbelok.  Ke kanan, atau ke kiri.  Baru dia boleh berbelok.

Jadi pria (trader) itu haruslah gentle.  Ketika pria (trader) itu salah (salah dalam memprediksi atau salah dalam posisi trading).. ia harus segera menyadari kesalahannya (merubah prediksinya), dan kemudian dengan segala kerendahan hatinya…meminta maaf (melakukan cut loss atas posisi beli, atau buyback atas posisi jual).  Jika anda tidak mampu menjadi pria.. Jadi banci perempatan aja.. ngobrolin apa yang anda mau kepada setiap orang yang lewat didepan anda…

Pusing? Saya juga pusing…. bikin dan membayangkan analoginya.. susah bo.. hehehe..  Tapi intinya: Jadi trader itu.. janganlah sombong.  Seorang trader itu harus rendah hati untuk bisa menyadari kesalahan prediksi dan melakukan cut loss.  Harga itu kadang-kadang, kalau sampai di perempatan.. suka memberikan false signal.  Tidak ada manusia yang sempurna.  Menjadi trader itu memang berarti kita mau menerima ketidaksempurnaan kita sebagai manusia, dan mengakui Alloh SWT sebagai satu-satunya dzat yang Maha Sempurna.  Berkeras kepala pada sebuah pendapat, sering kali bisa membuat kita kehilangan arah dan kehilangan potensi keuntungan.  Kalau cuman jangka pendek gak papa.. tapi kalau jangka panjang?

Sementara itu dulu dari saya..

Happy trading, semoga untung!!!

Perencana Trading

*bukannya gender ya.. tapi karena saya seorang pria, saya lebih senang meniru Alexander Elder yang menyebut ‘he’ setiap kali menyebutkan seorang trader

**baca tulisan ini.. tidak boleh berprasangka.. saya tidak bermaksud untuk memojokkan atau mendiskreditkan pihak tertentu. Happy trading semoga untung ajah deh! hehehe…

You might also like More from author

5 Comments

  1. bwinv says

    judulnya provokatif nih, tadinya saya pikir mau bahas bhw wanita suka naik turun. Udah ambil ancang2 mau klaim kalo pria lebih suka lagi kalo itu ‘dilakukan’ terhadap nya… :-p

  2. miau says

    ada yg tertusuk nih, hahahhh

    “Jika anda tidak mampu menjadi pria.. Jadi banci perempatan aja.. ngobrolin apa yang anda mau kepada setiap orang yang lewat didepan anda…”

Leave A Reply

Your email address will not be published.