Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Ketika ketakutan akan inflasi merebak…

97

Selamat pagi…

Susah memang.  Kalau trend Dow Jones Industrial (DJI) masih naik, sedangkan IHSG kemarin menembus trend naik yang berawal dari September lalu.  Potensi penurunannya memang tidak besar. Hanya mencapai 2390 – 2410.  Akan tetapi, karena penembusan atas trend jangka pendek ini berpotensi untuk mengakhiri juga trend jangka menengah (setidaknya yang berawal dari bulan Maret), maka kondisinya menjadi susah.  Susah karena dengan DJI masih dalam trend naik, prediksi bearish bagi IHSG memiliki resiko tinggi untuk salah.

Siapa kambing hitam potensi penurunan ini? Saya sebelumnya tidak sadar.  Sampai tadi pagi diingatkan oleh istri saya: Mas.. LPG mau naik lagi loh.. (?).  Nggak ngerti saya.. emang kondisi perekonomian sudah sedemikian kuat sehingga kita bisa menaikkan LPG? Ah.. nggak tau ah.. saya kan bukan ekonom.

Kenaikan harga LPG ini rupanya yang membuat pelaku pasar melakukan posisi jual pada saham-saham perbankan.  Posisi terakhirnya sih.. sudah mendekati suport.  Akan tetapi, dari trend channel yang diperlihatkan, kita sebaiknya waspada karena jika suport dari trend channel itu ditembus, maka potensi penurunan yang muncul terlihat cukup besar.

  • BMRI kemarin sudah mencapai retracement 50% di 4800.  Suport dari trend channel ada di 4600 – 4650.  Target jika suport ini ditembus: 4100 – 4300.
  • BBRI memiliki suport dari trend channel di level 7700, tapi masih ada suport extra dari level psikologis 7500.  Jika kedua suport ini ditembus, maka potensi penurunan bisa mencapai 6900 – 7100.
  • BBCA memiliki suport kuat di kisaran 4500 – 4650.  Jika suport ini ditembus, BMRI memiliki potensi penurunan hingga kisaran 4000 – 4200.

Ketika harga berada di posisi suport, posisi beli sebenarnya menarik untuk dilakukan.  Akan tetapi, strategi seperti ini, jika tidak didampingi dengan stoploss yang ketat, bisa berbahaya juga.  Disisi lain, perhatikan juga posisi resisten dari ketiga saham tersebut.  Dengan penurunan yang terjadi sudah cukup banyak dalam beberapa hari terakhir, kenaikan hingga retracement 50% saja sudah bisa membuat keuntungan yang cukup.

Sementara itu dulu dari saya.

Happy trading, semoga untung!!!

Perencana Trading

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.