Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Hukum dasar pergerakan harga…

104

Ketika kita melakukan trading saham.  Harga adalah komponen yang sangat penting.  Ini karena harga menentukan benar – salah, menang – kalah, dan untung – rugi.  Fakta yang harus selalu kita ingat adalah sebagai berikut:

Harga saham hanya bergerak naik jika ada orang yang mau membeli.

Artinya.. jika ada seseorang atau sekelompok orang yang memiliki daya beli, tertarik kepada sebuah saham, dan kemudian membelinya.  Maka harga akan bergerak naik.

Jika tidak ada pembeli, maka harga saham akan turun karena bobotnya sendiri.

Artinya.. saham itu bukanlah kebutuhan pokok.  Investasi adalah kebutuhan tersier, Orang pasti masih banyak kebutuhan primer, bahkan sekunder yang lain.  Ini membuat orang akan cenderung untuk menjual saham untuk memenuhi kebutuhannya yang lain.

So..

  • Jika sekelompok orang bergerombol, berkerumum, membicarakan sebuah saham (saham apapun nih..), dan kemudian membelinya baik secara sendiri-sendiri maupun berkelompok, jangan heran kalau harganya naik.
  • Akan tetapi, kontinuitas keberadaan pembeli, hanya ada pada saham-saham yang disukai oleh pasar.  Pasar ini diwakili oleh jumlah dari para analis yang menganalisis saham itu.  Karena para analis ini, cenderung akan mampu membawa volume pembeli yang konstan terhadap pergerakan harga.
  • Pada saham-saham yang tidak dianalisis oleh banyak analis, harga cenderung akan bergerak naik, ketika orang suka.  Tapi ketika sudah ditinggalkan? hm… Saya kira bursa kita masih meninggalkan banyak sekali ‘Monumen-monumen’ berupa saham-saham gorengan yang sudah ditinggalkan oleh pemainnya.

    Berhati-hatilah dalam memilih saham.  Jika anda memilih untuk masuk ke saham yang pemainnya bukan ‘pasar murni’.  Selalu waspada.  Jangan sampai anda ketinggalan kereta dan menjadi ‘nyangkuters’ seumur trading.

    Happy trading, semoga untung!!!

    Perencana Trading

     

    Leave A Reply

    Your email address will not be published.