Ketika Bullish mencoba bertahan…..*

46

Selamat pagi…

Jika saja IHSG tidak berada diatas resisten dari triangle pattern… semua akan lebih mudah bagi saya.  Indeks Dow Jones Industrial (DJI) memang masih mengalami kenaikan.  Akan tetapi:

  • Driver dari kenaikan market (baik IHSG, DJI, maupun indeks regional lainnya) adalah kenaikan dari harga emas.  Ok lah.. pada bulan September lalu, saya juga sudah memprediksikan bahwa harga emas akan bergerak naik menuju kisaran 1200 – 1250.  Dan harga emas memang mencapai puncaknya pada kisaran tersebut dan kemudian terkoreksi.  Akan tetapi, dilihat dari kenaikannya, target koreksinya di level 1100 – 1125 juga sudah tercapai.
  • Masalahnya, koreksi pada harga emas tersebut kemudiam memicu koreksi pada harga minyak.  Posisi terakhir dari harga Minyak Nymex yang sudah berada dibawah suport US$71.5 per barrel, telah membuka potensi pelemahan menuju kisaran US$60 per barrel – US$65 per barrel.  Downside minimal sebesar 10% seperti ini, dalam kondisi normal akan membuat saya bearish terhadap saham-saham komoditas.
  • Resisten dari IHSG di level 2490.  Artinya: Dalam posisi saat ini, IHSG telah mengalami false break.  Terlebih lagi, posisi IHSG sudah dibawah dari suport pertama di 2483. Dalam kondisi normal, saya akan menunjuk kisaran 2440 – 2450 sebagai target penurunan.

Akan tetapi, masalahnya kan tidak sesederhana itu.  IHSG masih berada diatas suport dari triangle, 2470 – 2480.  Selama suport ini masih bertahan, IHSG masih memiliki potensi penguatan ke level tertinggi di bulan Oktober sebagai target awal, dan kisaran 2700 – 2800 sebagai target optimal.  Terlebih lagi, kondisi dimana IHSG sudah lima hari berhasil ditutup diatas suport dari triangle tersebut, membuat saya melakukan posisi-posisi spekulatif.

Rule saya simple: Selama harga masih diatas suport, probabilitas harga untuk kembali bergerak naik adalah lebih besar dibandingkan probabilitas dari harga untuk bergerak turun.  Terlebih lagi, ketika harga berada diatas suport, minimal stoploss level-nya dekat.  Jadi kerugiannya akan menjadi minim.  Resikonya menjadi rendah (at least jika dibandingkan dengan potensi keuntungannya).  Dengan alasan ini, saya kemarin sore melakukan posisi spekulatif.  Pagi ini, mungkin saya akan melakukan posisi trading sell, kalau IHSG naik.  Tapi, nanti sore, jika IHSG masih ditutup diatas suport 2470 – 2480, besar kemungkinan saya akan menambah posisi.

Happy trading… semoga untung!!!

Perencana Trading

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.