About these ads

Mengapa sih kalau Trading kita harus Disiplin?

120615 DIscipline

Selamat pagi…

Kembali ke artikel awal: Trading untuk Pemula

Belakangan market sedang plin-plan.  Galau.  Bullish enggak, bearish juga enggak.  Flat.  Berita juga simpang siur.  Dow Futs dan regional nekad.  Ada signal positif, besoknya turun, ada signal negatif, malah besoknya naik.

Tadi pagi, anda mungkin sudah baca dalam tulisan saya, bahwa dalam kondisi penuh ketidakpastian seperti ini, pilihan kita hanya ada dua:

  1. Menunggu di pinggiran.  Artinya: tetap tidak ada posisi, menunggu sampai ada signal yang jelas.
  2. Disiplin. Artinya: karena market lagi flat, berarti kalau harga sedang di suport ya beli.  Kalau sedang di resisten, ya jangan dilihatin (atau malah jualan untuk take profit atau cut loss).  Posisi beli simpan, harus melihat perkembangan, dan kemudian melakukan posisi beli hanya jika melihat adanya signal positif (penembusan resisten).

Dari dua pilihan itu, saya pilih untuk disiplin.  Mengapa?

Saya memilih untuk disiplin karena kita sebenarnya tidak pernah tahu, hasil apa yang diberikan oleh Alloh, atas setiap posisi beli yang kita lakukan.

Saya hanya berusaha untuk bertransaksi berdasarkan trading plan, dimana setiap trading plan itu berisi satu entry beli, dan dua posisi jual, jual ketika untung, dan jual ketika cut loss.  Kalau semua sesuai dengan harapan, berarti saya akan jual di harga untung.  Tapi kalau tidak sesuai harapan, berarti saya jual di harga cut loss.  Mana yang kena? Saya tidak pernah tahu.

Sebagai ilustrasi mengapa seorang trader harus disiplin, anda bisa melihat model dibawah ini:

Ceritanya begini: seorang pemodal, diberi tahu sebuah sistem trading.  Sistem trading ini adalah system trading yang baik karena hasinya adalah positif.  Tapi, dalam simulasinya, ternyata hasilnya adalah seperti diatas.  Hasilnya adalah positif 1%.  Tapi, dari 10 posisi trading yang dilakukan, hanya 3 yang mendapatkan kemenangan, mendapatkan keuntungan.  Bayangkan sekarang, anda berada menjelang posisi Trade 8.  Anda sudah tiga kali kalah, yaitu pada posisi trade 5, trade 6, dan trade 7.  Dari Trade 1 hingga Trade 7, Anda juga sudah tahu, bahwa sistem ini, kalau rugi, selalu dibawah 2.1%, tapi kalau untung, anda paling rendah, dapat 4.8%.  Anda sudah tiga kali kalah.  Beranikah anda melakukan posisi beli setelah tiga kali kalah?

  • Ketika kita tidak disiplin, kita tidak tahu kualitas yang sebenarnya dari sistem trading yang anda gunakan.
  • Ketika kita tidak disiplin, kita tidak tahu apakah kekalahan kita itu, karena sistem trading yang jelek, atau karena eksekusi kita yang jelek.  Faktor sistem, atau faktor manusia.
  • Ketika tidak disiplin, kita malah berada dalam ketidakpastian yang lebih besar dibandingkan ketika kita disiplin.

Manusia berusaha, Alloh yang menentukan.  Manusia berencana, Alloh yang memberikan hasilnya.  Yang bisa kita lakukan hanya mencoba, mencoba, dan mencoba.  Disiplin, disiplin, dan Disiplin.  Karena dengan disiplin, kita bisa tahu kualitas kita yang sebenarnya.

Happy trading… semoga untung!!!

Satrio Utomo

Kembali ke artikel awal: Trading untuk Pemula

*bacalah halaman DISCLAIMER sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual berdasarkan ulasan ini.  Terima kasih.

About these ads
Comments
4 Responses to “Mengapa sih kalau Trading kita harus Disiplin?”
  1. Satrio Utomo says:

    Bung Ari…

    Nanti saya bikin komentarnya ya… Hehehe. Tapi pada intinya.. duet Prabowo Ical.. sentimen pasarnya akan positif.. Tapi bukan karena pasar suka.. tapi karena pasar yakin bahwa siapapun lawannya… kemungkinan besar akan menang.

    Wassalam…
    Satrio.

Trackbacks
Check out what others are saying...
  1. […] #36 Trading Strategy: Mengapa Trader harus DISIPLIN ? […]



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Visit Website of Our Visitors

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 9,516 other followers

%d bloggers like this: