Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

15.45*

59

Selamat sore…

Asingnya benar-benar menggila.  Setelah kemarin net buy hanya sekitar Rp 260 miliar, hingga sore hari ini (jam 15:09) angkanya sudah Rp 666 miliar.  Setan masih gentayangan.  Hehehe… IHSG jadi naik 1 persen lebih.

Padahal, regionalnya terlihat masih mensikapi perkembangan dengan berhati-hati.  Indeks Hang Seng bahkan closing dengan tidak memberikan signal apa-apa.  Boro-boro resisten di 22698.  Level 22600 aja gak sampe.  Nikkei malah koreksi karena Yen yang menguat.

So… dalam kondisi seperti ini… ketika IHSG naik tinggi… kalau anda beli, yang penting tahu stoplossnya dimana.  Saham yang anda beli, sebaiknya memang tidak jauh-jauh dari saham perbankan (target utama asing) atau properti (target utama lokal).  Kalau anda coba eksplor yang lain-lain, tolong lebih hati-hati lagi.  Harga saham-saham batubara juga sudah terlihat mulai berada diatas resisten.  ASII juga.  Apakah ini pertanda bahwa kedua sektor tersebut akan bergerak terkait dengan laporan keuangannya yang akan release sebentar lagi?

Hm… Kinerja emiten… sejauh ini… yang keluar sih bagus-bagus.  Terakhir SMGR juga diatas ekspektasi.  Problemya: kok harganya malah turun setelah laporan keuangan keluar? Berita bagus dimanfaatkan orang untuk jualan?

Saya hanya berani trading dalam posisi kecil.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.