5000 or not 5000… That is the Question…*

117

Selamat pagi…

Akhirnya.. IHSG sudah mencapai kisaran 4800-4850.  Resisten ini adalah kisaran resisten kuat yang terakhir, dibawah level psikologis 5000.  Derasnya aliran dana asing yang masuk hingga hari Jumat kemarin, telah mendorong IHSG mencapai kisaran resisten ini.

Berlanjutnya trend naik IHSG, sangat tergantung dari dorongan aliran dana asing tersebut.  Selama dana asing masih mengalir masuk, trend naik pada IHSG diperkirakan masih akan berlanjut.

Problemnya: pada tiga hari perdagangan terakhir, pada minggu kemarin, aliran dana asing terlihat semakin hebat.  Pada hari Rabu hingga Jumat, rata-rata aliran dana asing yang masuk sudah berada diatas Rp 850 miliar dari rata-rata hari biasa yang hanya berkisar Rp 500 miliar.  Net buy asing pada hari Jumat bahkan ‘dikesankan’ untuk berada diatas Rp 2 T akibat adanya transaksi di pasar non reguler.  Disatu sisi, bisa jadi itu menjadi signal positif: Net buy asing bakal semakin besar, kenaikan IHSG bakal berlangsung semakin cepat.  IHSG 5000 bakal tercapai lebih cepat.  Akan tetapi, disisi lain, kenaikan net buy tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa apa yang terjadi di akhir minggu kemarin, adalah ‘Buying Climax’.  Buying Climax ini adalah peningkatan aksi beli, karena posisi net buy yang seharusnya, sudah tidak banyak lagi.

Jadi.. pertanyaan utama kita untuk di awal minggu ini adalah:

apakah IHSG bakal 5000 minggu ini? Apakah kenaikan pasar memang sedang menunjukkan gejala buying climax dan IHSG kemudian turun?

Kalau melihat posisi dari saham-saham perbankan yang dua minggu terakhir merupakan penggerak utama IHSG… bisa jadi memang kenaikan volume transaksi di akhir minggu kemarin adalah buying climax.  Akan tetapi, kenyatannya bisa lain kalu asing kembali melakukan posisi beli pada saham tersebut pada hari ini.

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita harus kembali pada statement awal: Trend naik IHSG hanya bisa berakhir, kalau asingnya beli.  Kapan asing brenti beli? Gak tau juga.  Kita hanya tahu mereka brenti beli.. kalau mereka brenti beli.

Kondisi regional sih sedang tidak terlalu bagus.  Indeks Dow Jones Industrial (DJI) memang masih bisa naik tipis, 0,25 persen.  Tapi, data manufakturing China yang dibawah ekspektasi, diperkirakan bakal membuat market Asia pagi ini cenderung bergerak flat.

IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak flat naik pada kisaran 4777 – 4850.  Hanya penutupan dibawah 4777 yang akan memberikan signal bearish.

So… Akhir minggu kemarin, saya mencoba mengayun posisi yang saya miliki.  Berhasil atau tidak… hehehe… kita lihat deh.. sejauh ini.. UNTR-nya terlihat berhasil.  TLKMnya yang masih tidak bergeming pada harga saya jualan.

Saya hanya exit posisi trading kalau asing hari ini net sell dan IHSG ditutup dibawah 4777.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih

You might also like More from author

2 Comments

  1. tonny says

    Om, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, bergeming itu diam, jadi tidak bergeming = tidak diam / bergerak 🙂

    1. Satrio Utomo says

      Eh… masa? Persepsi saya tidak bergeming itu… kalau Mike Tyson dihantam sama anak umur 5 tahun. Hehehehe… Nanti saya cek deh..

Leave A Reply

Your email address will not be published.