Harpitnas…*

50

Selamat pagi…

Besok libur.  Hari ini harpitnas.  Sepertinya pagi ini saya harus mengkoreksi resisten dari indeks Dow Jones Industrial (DJI).  Kemarin-kemarin, saya sempat bilang DJI resisten pentingnya di 14350.  Itu adalah resisten dari subwave 5 dari wave terakhir IHSG semenjak akhir Desember.  Tapi… ternyata, kalau dilihat dari swing Oktober – November 2013… ternyata ada resisten di 14395.  Hehehe…. Jadi… Indeks Dow Jones Industrial (DJI)… menembus resisten, tapi hanya tipis.  Masih butuh konfirmasi untuk bilang bahwa DJI sudah menembus resisten terakhirnya.

IHSG? Hm… Kalau dilihat kisarannya sih… untuk minggu ini kisarannya sudah 4850 – 5000.  Artinya: kalau masih naik, resisten IHSG sudah di 5000.  IHSG minggu ini? Bisa saja… kalau aliran dana asingnya kuat… kalau aliran dana asingnya kuat.

Problemnya: liburan besok, bikin pemodal asingnya males masuk… males beli. Hingga jam 10.45 begini.. posisi asing masih net sell sekitar Rp 5 miliar.  Mereka masih wait and see.  Belum ada tanda-tanda mereka mau melanjutkan lagi posisi net buy yang banyak mereka lakukan minggu lalu.

So… Saya hanya bisa duduk manis menunggu.  Yang nyebelin… UNTR malah tembus suport, ret 50% langsung dijemput.  Saham kok tembusnya pas meeting… heheheh… sentimen bener.

IHSG hanya memberikan signal bearish jika ditutup dibawah 4850.  Sepertinya hari ini tidak.  Exit posisi sebaiknya hanya dilakukan jika saham yang anda pegang, posisinya ditutup dibawah suport pertamanya.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

 

 

You might also like More from author

2 Comments

  1. YAN WIJAYA says

    Pak Satrio , kalau dalam kasus UNTR pagi , kita coba antri di BOW 19700 bagaimana ?
    Ini hanya untuk pembelajaran saja .
    Salam

    1. Satrio Utomo says

      Bung Yan…

      Mohon maaf… kalau bertanya saham, mohon lewat account twitter atau FB saja. Kalau bertanya lewat sini, saya suka jawabnya lemot (karena biasanya, pertanyaan yang disampaikan di website, adalah pertanyaan teori yang jawabnya butuh mikir agak banyak.. hehehe).

      UNTR case tanggal 11, itu adalah saat suportnya ditembus. Kalau anda beli di posisi 19700, berarti anda mengambil posisi contrarian, beli ketika terdapat signal jual. Kalau posisi contrarian, berarti anda hanya main pendek/cepat, jual di hari berikutnya ketika saham ini resisten testing (half candle UNTR di 20000). Walhasil, pergerakan UNTR setelah itu ternyata adalah sebuah trend turun, dimana kalau anda belum lepas, berarti anda sekarang nyangkut.

      Anda lihat pattern UNTR sejak pertengahan Februari deh.. patternnya itu sepertinya broadening formation. Artinya: entry level yang bagus, adalah ketika harga berada di kisaran suport, di sekitar 18500 – 18800.

      Semoga bisa membantu.
      Wassalam,
      Satrio.

Leave A Reply

Your email address will not be published.