Bersiap menghadapi Mei…*

60

Selamat pagi…

Mungkin anda agak heran kalau pagi ini ada ‘Zelamat PaGee dari Universal Broker’.  Broadcast tersebut adalah broadcast yang setiap pagi saya lakukan untuk Universal Broker Indonesia, tempat saya bekerja.  Kedepan, sepertinya broadcast tersebut bakal saya publikasikan disini agar Anda bisa mendapatkan update yang lebih pagi dari website ini.  Maklum…. belakangan, banyaknya kesibukan membuat waktu saya blogging menjadi semakin sedikit.  Jadi supaya praktis, Saya gabungin aja sebagian.  Demi kebaikan kita bersama.

Kemarin, Saya membawakan acara Market Outlook untuk Universal Broker Indonesia.  Intinya seperti ini:

  • Dalam dua – tiga bulan terakhir, pasar telah mendesain atau memaksakan pemodal untuk menjadi ‘pemberani’: Setiap signal negatif muncul, setelah itu harga akan ditarik naik.  Kalaupun turun hanya berlangsung satu-dua hari.. setelah itu naik.  Pemodal menjadi berani: berani nahan, berani beli ketika signal bearish terjadi.
  • Kondisi seperti itu, adalah set-up terbaik untuk koreksi.  Big Player (bandar-bandar) bakal menikmati ‘bantal’ yang sudah disiapkan oleh pasar apabila mereka akan buang barang.  Contohnya adalah TLKM dan ASII.  Hari Jumat kemarin, signalnya negatif, tutup dibawah suport.  Tapi hari ini malah rebound.  Orang yang ambil posisi contrarian kemarin bakal dapet untung meski hanya tipis.
  • Pasar sudah penuh berita negatif.  Dari BBM Subsidi dua harga, inflasi, GDP Amerika kuartal pertama yang dibawah ekspektasi, dll.  Tapi… hingga hari ini, belum ada signal negatif.  IHSG masih di kisaran 4975 – 5025.
  • Kinerja emiten juga terlihat mengkhawatirkan.  Dari emiten yang sudah release laporan keuangan: beberapa diantaranya memang masih bisa mencetak laba bersih diatas ekspektasi (seperti BBRI atau WIKA).  Tapi, hampir seluruhnya mencatatkan penjualan yang dibawah ekspektasi.  Penjualan yang dibawah ekspektasi dan kenaikan biaya, seperti yang terjadi pada ASII, bisa saja terjadi pada emiten yang lain.  Jika ini terjadi, pengumuman kinerja emiten sentimennya bakal cenderung negatif.
  • Jika naik menembus 5025, pada IHSG sebenarnya tidak ada resisten yang kuat hingga kisaran 5175 – 5300.
  • Disisi lain, signal negatif bakal muncul jika suport di 4975 ditembus.
  • Jika 4975 ditembus, gap di 4945 – 4953 akan menjadi suport kuat trend jangka menengah.
  • Jika 4945 – 4953 tembus, IHSG bakal dalam skenario wedge dengan arah…. ah… anda lihat sendiri deh… presentasi lengkapnya pada link ini.

Ok… sementara begitu dulu… Sejauh ini.. IHSG memamng masih bergerak naik.  Jadi.. sepertinya tidak ada masalah.  Tapi.. aliran dana asing terlihat masih minim… hingga jam 9.51.. masih dibawah Rp 20 miliar.

Saya tahu… dalam beberapa bulan terakhir, ‘pemberani’ (orang-orang yang melakukan posisi beli ketika terdapat signal jual atau sekedar harga turun), telah memperoleh profit yang sangat bagus.  Akan tetapi… sebaiknya kita tidak terbuai karena ‘Pasar’ (The Market) sudah sering untuk memberikan surprise.. ketika semua orang sedang terlena.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

1305 UBI Limit If Touch

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.