Panas Dalam? Butuh Larutan Penyegar?*

35

Selamat pagi…

Hehehe.. Saya itu orang yang paling gak percaya sama yang namanya panas dalam itu adalah sebuah penyakit…. Saya masih percaya sama ‘masuk angin’ siy.. tapi tidak sama ‘panas dalam’.

Tapi kalau dilihat dari definisi panas dalam, sepertinya mirip dengan apa yang terjadi pada Bursa kita hari-hari ini: Indeks Dow Jones Industrial masih terus naik, sentimen regional masih terus positif, tapi IHSG sulit bergerak naik karena masih ada sentimen negatif dalam negeri dari kenaikan harga BBM Subsidi.

Setidaknya.. kondisi pagi ini sudah lebih baik dari kemarin.  Pemodal asing sudah dalam posisi net buy, meski baru tipis.  Tekanan jual sudah jauh berkurang.  Potensi kenaikan ke 15500-15600 yang terlihat pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) terlihat membuat orang masih bersemangat untuk positioning.

IHSG hari ini kisarannya di 5075 – 5115.  Potensi testing rekor? Yah.. minimal jangan bilang ‘tidak mungkin’.. orang resisten kuatnya baru di 5125 – 5150.  Yang penting untuk diingat hanya satu: kalau suport di 5075 ditembus, berarti trend naik ini berakhir.

So… hari ini … saya masih wait and see.  Kalau misalnya Hang Seng bisa ditutup diatas resisten gap 23058-23156… kemungkinan saya akan tertarik untuk belanja.  Tapi kalaupun beli… sepertinya saya hanya tertarik sama saham-saham konstruksi atau properti.

Batubara? Hm.. harga sahamnya memang sudah sampai pada suport kuat.  Tapi… apakah ‘siksa’ trend turun pada saham ini akan berakhir?  Gini deh: Posisi terakhir ITMG sudah dekat dengan suport di 30500.  Akan tetapi.. Potensi koreksi optimal untuk ITMG adalah target triangle di 23000-25000. UNTR juga kurang lebih sama: Harga sudah dekat diatas suport kuat di 16600.  Tapi.. setelah suport dari flat range di 17100 ditembus.. potensi koreksi optimalnya bisa sampai 14000-15000.  Jadi.. untuk saham-saham batubara… ada baiknya posisi hanya dilakukan setelah terlihat adanya reversal.  Jika anda sudah sempat exit posisi dan ingin beli untuk baibek.. ya boleh-boleh saja.  Tapi.. kalau mau beli baru dengan ngandelin suport… ada baiknya jangan banyak-banyak dulu.   Posisi beli sebaiknya hanya dilakukan kalau ada tanda-tanda reversal.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.