Ancaman dari Bursa Regional*

29

Peningkatan defisit Federal Budget, telah kembali memicu kekhawatiran pemodal akan langkah The Fed dalam melakukan pengurangan besaran Quantitative Easing, kembali membuat indeks Dow Jones Industrial terkoreksi 126,79 poin (-0,84 persen) dan kembali ditutup dibawah level psikologis 15.000, tepatnya pada level 14.995,23.

Koreksi tersebut kembali membuat bursa di kawasan regional Asia merah membara. Indeks Nikkei pagi hari ini, sudah mengalami koreksi lebih dari 4 persen. Meskipun demikian, sentimen dari pergerakan IHSG, sepertinya lebih akan berasal dari sentimen dalam negeri, setelah pada perdagangan kemarin, IHSG mengalami rebound. IHSG kemarin rebound terkait aksi bottom fishing yang dilakukan oleh pemodal lokal. Saham-saham yang selama ini banyak mengalami tekanan, seperti TLKM, SMGR, INTP, UNVR, WIKA, ADHI, BSDE, dan ASRI terlihat berhasil ditutup dengan signal positif, diatas resisten pertamanya.

Faktor tekanan jual dari pemodal asing, tetap menjadi pendorong utama pergerakan IHSG. Jika dilihat dari posisi semenjak awal 2013, posisi net buy dari pemodal asing diperkirakan tinggal berkisar antara Rp 1 tr – Rp 3 tr. Disisi lain, jika kita tarik dari posisi semenjak Juli 2012, pemodal asing terlihat masih berada dalam posisi net buy sekitar Rp 10 tr. Hari-hari ini adalah penentu apakah pemodal asing hanya akan exit atas posisi 2013, atau bahkan akan melepas posisi hingga pertengahan 2012. Jika dalam satu-dua hari kedepan tekanan jual dari pemodal asing malah mengalami peningkatan, berarti mereka melanjutkan posisi jual mereka hingga posisi 2012.

Setelah kemarin IHSG ditutup dengan signal positif, pagi ini kita akan melihat apakah sentimen dari bursa regional bisa membuat harga saham kembali ditutup dibawah suport. IHSG hari ini diperkirakan bakal bergerak bervariasi pada kisaran 4635 – 4750. Penutupan dibawah 4635 akan membawa IHSG memunculkan kembali trend turun jangka pendek pada IHSG.

DISCLAIMER: Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun
dari sumber-sumber yang menurut kami dapat diandalkan. PT Universal
Broker Indonesia dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau
masing-masing karyawan dan/atau agen penjual tidak menjamin
keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab
atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas
informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi,
perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan
pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami
miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu
tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

You might also like More from author

2 Comments

    1. Satrio Utomo says

      Bung Manadi,

      Itu untuk total market pak… sempat ada crossing Rp 7 Tr di awal Mei.. kalau gak salah saham LPPF deh… Saya kan hanya pake data pasar reguler… saya gak mau ketipu sama aseng.

      Wassalam
      Satrio

Leave A Reply

Your email address will not be published.