Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Update Aliran Dana Asing di Pasar Reguler…*

134

Selamat pagi…

Waduh…. pagi-pagi… saya di mention oleh Bung Desmond Wira mengenai kondisi terakhir dari aliran dana asing.  Maklum, aliran dana asing di Ezydeal, online trading (OLT) milik Universal Broker Indonesia memang agak berbeda.  Mungkin OLT lain juga memisahkan antara aliran dana asing di pasar reguler dan total market.  Tapi, pada Ezydeal, tersedia juga data historis dari data tersebut sehingga kita bisa mengetahui posisi net buy total untuk suatu periode tertentu.

130613 Net Buy asing hingga 12 Juni

Posisi terakhir dari net buy asing di pasar reguler hingga penutupan pasar kemarin sore (12 Juni 2013) adalah sebagai berikut:

  • Hingga kemarin sore, posisi net buy asing tinggal Rp 9,9 tr.  Level ini  hanya tipis diatas level beli pemodal asing hingga akhir tahun 2012.  Meskipun demikian, level tersebut masih lebih tinggi sekitar Rp 1,2 tr dari level terendah pemodal asing di bulan Desember 2012.
  • Dilihat dari data 2012, pemodal asing terlihat mulai melakukan posisi beli semenjak bulan Juli 2012.  Jika dilihat dari bulan Juli tersebut, posisi net buy pemodal asing masih tersisa sekitar Rp 9,5 tr.

So… Apakah tekanan jual pemodal asing ini hanya terhenti ketika posisi 2013 mereka habis? Ataukan mereka kemudian akan exit posisi 2012-nya? Itu yang harus kita amati dalam beberapa hari kedepan.  Satu hal yang menjadi catatan saya: saham yang tekanan jual pemodal asingnya sudah habis, terlihat mudah dalam mengalami teknikal rebound.  Lihat saja yang terjadi pada saham-saham CPO sekitar seminggu terakhir, saham sektor semen pada perdagangan kemarin, dan juga UNVR.  Harga langsung melejit ketika tekanan jual asing terhenti.

Pagi hari ini… aksi jual dari pemodal asing terlihat berkurang tingkat agresifitasnya.  Posisi asing 15 menit yang biasanya sudah melewati angka Rp 100 miliar, hari ini hanya mencapai sekitar Rp 60 miliar.  Posisi asing yang pada setengah jam (hingga jam 9.30) juga tidak mampu melewati Rp 200 miliar.  Intensitas dari tekanan jual asing terlihat sedikit berkurang.  Apakah ini pertanda bahwa amunisi jual mereka sudah mulai berkurang?

Yang jelas… pagi ini saya masih dugem.  Duduk gemetaran.  Maklum… posisi saya kemarin sore sudah 90% isi.

IHSG running dibawah suport 4635.  Akan tetapi, mengingat saham-saham blue chip, sejauh ini masih bertahan diatas suport pertamanya (saya menggunakan half body dari candle sebagai suport pertama).  Jadi alasan untuk exit posisi juga belum terlalu kuat, meski harga saham terlihat ‘menantang’ untuk dilakukan ‘ayunan’ (jual dulu, nanti sampai suport kedua baibek lagi).

Kita lihat sampai nanti sore deh… semoga tidak ada signal negatif dari bursa regional dan IHSG bisa ditutup diatas suport 4635.

Happy trading…. semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

2 Comments
  1. aswan says

    sampai detik ini net sel asing sudah 1 trilyun, berarti minus 200 m lagi itu kalau dana asing yang masung tidak berkembang kan pak? tapi kalau berkembang sampai 20% berarti masih ada ………

    1. Satrio Utomo says

      Saya biasanya gak sempet bikin analisis cuan atau tidaknya mereka… saya hanya hitung in dan out… tidak pusing lah… hehehe

Leave A Reply

Your email address will not be published.