Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

15.45*

155

Selamat sore…

Mungkin.. bagi anda yang follow tweeter saya.. @rencanatrading .. anda pasti sudah lihat bahwa sejak jam 14.50 tadi… saya sudah mulai warning.  Biasa… panduan saya kalau sore seperti ini kan posisi Hang Seng.  Karena Hang Seng tadi pagi sudah sempat testing gap di 20703 – 20896.  Harusnya.. untuk bikin signal positif.. HSI harus ditutup diatas batas bawah 20703 itu.  Tapi.. boro-boro ditutup diatas 20703.. ditutup diatas 20500 aja gagal.  Signal negatif ini.. membuat saya extra hati-hati.

Kondisi Bursa Efek Indonesia sebenarnya sudah bisa dibilang bagus.  Dana asing, terlihat mulai mengalir lagi ke bursa kita.  Hingga sore hari ini.. posisi net buy asing masih bisa bertahan diatas level psikologis Rp 250 miliar.  Dana asing sepertinya sudah mulai mengalir masuk.. seiring dengan langkah Moody’s menaikkan outlook dari peringkat surat hutang Indonesia.

So… Signal negatif yang ada pada bursa regional.. membuat saya memilih untuk mengamankan posisi.   Beberapa posisi sudah saya bersihkan.  Bahkan.. kalau TLKM sampai close di 11000.. berarti posisi saya full cash.  Tapi.. saya gak sepenuhnya lepas juga.  Saya banyak antri saham-saham blue chip di harga – harga bawah.  Eh.. siapa tahu ada yang ngasi rejeki lagi lewat closing session order seperti beberapa hari terakhir… tapi resikonya tinggi juga ya.. kalau tar malem regional turun lagi.. apa gak nyangkut itu ya? Hehehe….

Semua ada ‘rencana trading’-nya lah.. .kalau besok tembus suport…kan tinggal di ‘plan – B’

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

3 Comments
  1. Giez says

    Semua ada ‘rencana trading’-nya lah … <– Alangkah senangnya kalau udah sampe level ini, Mas. Mau naik – mau turun – mau Bullish – mau Bearish – semua ada antisipasinya … pertanyaan saya pada diri sendiri nih … kapan saya bisa gini ya … secara kemarin dapet cepretan KLBF aja langsung takut jeblok lagi buru2 sore jual karena alasan belinya hanya "kondisi regional positif tapi kenapa IHSG anjlok … analisa saya ya .. diskon nih makanya beli tanpa margin dengan stop loss ketat … begitu sore ternyata melejit saya panik buru2 jual buat amanin cuan … ujung2nya pagi tadi binun mau ambil apa diposisi berapa … Hmmhh masih banyak kayanya loss yang harus saya tanggung buat sampai bisa bikin quote Mas diatas. Anyway thanks for the consistency in guiding such a 'bubble' followers like me … May God bless you in a way that you never expected.

    1. Satrio Utomo says

      Mas Sugiarto…

      Ada orang yang bilang: entry point adalah penentu dari kemenangan. Jadi… posisi ketika kita beli untuk pertama kali, itu akan sangat menentukan keberhasilan kita dalam trading. Setelah kita masuk.. point berikutnya adalah: Controling fear and greed. Disitu pentingnya trading plan. Kalau saya sih.. setiap posisi beli.. biasanya ada 2 posisi jual: jual ketika untung.. dan jual ketika rugi. Kalau stoploss kena, berarti saya memang harus jual rugi. Kalau target price kena, disitu kita bisa jual untung. Tapi.. target price atau stoploss ini.. kan belum tentu kena dalam satu hari. Pada sore hari… disitulah peran dari kita memprediksi Dow Jones Industrial (DJI) nanti malam mau kemana. Dan DJI semalam itu, bisa dilihat dari posisi closing HSI sore yang biasa saya lakukan. Kalau DJI nanti malam masih mau naik.. ya sudah.. posisi kita.. kita tahan saja. Tapi kalau DJI nanti malam sepertinya bakal turun.. ya posisi yang sudah benar kita jual sebagian.

      Mas Sugiarto…

      Harga itu berubah dari hari ke hari. Itu sebabnya, saya berusaha untuk terus bereaksi sesuai dengan kondisi pergerakan harga terakhir. Itu sebabnya.. untuk entry exit setiap harinya, saya akan memperhatikan candlestick. Terus.. untuk sore hari… saya selalu adjust dengan kondisi regional seperti apa untuk menentukan apakah saya masih mau tahan, atau harus saya lepas.. baik semua atau sebagian. Tapi.. benarnya.. keuntungan yang besar itu hanya akan datang kalau kita tahu arah pergerakan harga jangka menengah. Disini perlunya kita belajar analisis teknikal classic (mengenali pola pergerakan harga) untuk menentukan arah pergerakan harga dari trend jangka menengah.

      Gitu dulu ya Mas… Semoga bisa membantu.

      Wassalam
      Satrio

  2. […] ada tanggapan menarik dari Bung Sugiarto, pada tulisan 15.45 yang saya buat tadi sore.  Komentar beliau adalah sebagai […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.