Rencana Trading: Menghilangkan kebiasaan ‘berani rugi… gak berani untung’

924

Selamat petang….

Kembali ke artikel awal: Trading untuk Pemula

Barusan… ada tanggapan menarik dari Bung Sugiarto, pada tulisan 15.45 yang saya buat tadi sore.  Komentar beliau adalah sebagai berikut:

Semua ada ‘rencana trading’-nya lah … <– Alangkah senangnya kalau udah sampe level ini, Mas. Mau naik – mau turun – mau Bullish – mau Bearish – semua ada antisipasinya … pertanyaan saya pada diri sendiri nih … kapan saya bisa gini ya … secara kemarin dapet cepretan KLBF aja langsung takut jeblok lagi buru2 sore jual karena alasan belinya hanya “kondisi regional positif tapi kenapa IHSG anjlok … analisa saya ya .. diskon nih makanya beli tanpa margin dengan stop loss ketat … begitu sore ternyata melejit saya panik buru2 jual buat amanin cuan … ujung2nya pagi tadi binun mau ambil apa diposisi berapa … Hmmhh masih banyak kayanya loss yang harus saya tanggung buat sampai bisa bikin quote Mas diatas. Anyway thanks for the consistency in guiding such a ‘bubble’ followers like me … May God bless you in a way that you never expected.

Jawaban saya.. sebenarnya juga gak terlalu terarah siy.. hehehe.. maklum.. sore ini saya sedang berusaha ‘mengumpulkan nyawa’ untuk mengerjakan thesis.  Tapi.. berikut adalah jawaban dari saya.. siapa tahu bisa menjadi insprasi bagi anda semua:

Mas Sugiarto…

Ada orang yang bilang: entry point adalah penentu dari kemenangan. Jadi… posisi ketika kita beli untuk pertama kali, itu akan sangat menentukan keberhasilan kita dalam trading. Itu yang telah berhasil anda lakukan, ketika Mas Sugiarto pertama kali membeli saham KLBF.  Setelah kita masuk.. point berikutnya adalah: Controling fear and greed. Disitu pentingnya trading plan. Kalau saya sih.. jujur… saya sudah gak sempat bikin tabel trading plan yang lengkap.  Saya cuman bikin trading plan sederhana seperti ini:

  • setiap posisi beli.. biasanya ada 2 posisi jual: jual ketika untung.. dan jual ketika rugi. Kalau stoploss kena, berarti saya memang harus jual rugi. Kalau target price kena, disitu kita bisa jual untung.
  • Tapi.. target price atau stoploss ini.. kan belum tentu kena dalam satu hari. Pada sore hari… disitulah peran dari kita memprediksi Dow Jones Industrial (DJI) nanti malam mau kemana. Dan DJI semalam itu, bisa dilihat dari posisi closing HSI sore yang biasa saya lakukan. Kalau DJI nanti malam masih mau naik.. ya sudah.. posisi kita.. kita tahan saja. Tapi kalau DJI nanti malam sepertinya bakal turun.. ya posisi yang sudah benar kita jual sebagian.
  • Tentukan target price berdasarkan arah pergerakan jangka menengah.  Ini dilakukan dengan menggunakan price pattern.  Ini sebenarnya.. kunci kita untuk bisa memperoleh keuntungan yang signifikan.  Tanpa ada price pattern, tanpa melihat arah pergerakan harga, transaksi bakal serasa ‘untung-untungan’ seperti apa yang Mas Sugiarto rasakan.
  • Adjust holding position setiap hari berdasarkan posisi candle sehari sebelumnya. Kalau tembus suport berarti sebaiknya kita exit posisi.  Tapi kalau tembus resisten, berarti boleh kita tambah posisi.

Begitu Mas Sugiarto…

Itu barusan teorinya.  Prakteknya??? Heheheh.. saya sih masih terus berusaha untuk menyempurnakan.  Saya juga masih belajaran kok… Saya setiap hari saya masih terus berusaha mengasah dan menyempurnakan kemampuan trading yang saya miliki.

Semoga bermanfaat untuk anda semua.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

Kembali ke artikel awal: Trading untuk Pemula

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

You might also like More from author

7 Comments

  1. alexander taslim says

    thanks berat. karena selama trading ini saya suka begitu. hormat

  2. DP says

    sama, saya juga salah satu korban kebiasaan ini (-30% dari porto –> sudah dicutloss). pelan-pelan sudah mulai saya ubah (sekarang -20%). pak Satrio ini jan memang berkah buat trader ritel kayak kita-kita

    thanks berat jg

    1. Satrio Utomo says

      Mas DP..

      Matur nuwun mas.. Terima kasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat…

      Wassalam,
      Satrio

  3. alexander saogie says

    Pak Tommy…..,bisakah HIGH dan LOW sebagai batas jual dan beli diganti dengan OPEN dan CLOSE pada body candle, maksudnya agar CL nya tidak terlalu besar…Terimakasih

    1. Satrio Utomo says

      Bung Alex…

      Teori detailnya nanti ada pada my next book… hehehe… Tenang saja… semoga tidak lama lagi.

      Wassalam,
      Satrio

  4. alexander saogie says

    Tengkyu..tengkyu pak

Leave A Reply

Your email address will not be published.