Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Komentar dibuang sayang…

239

Selamat petang… 

Kalau Anda sebagai pembaca sudah menulis panjang lebar… tapi hanya dibaca oleh orang sedikit… rasa-rasanya kok sayang juga.  Saya repost lagi saja deh… agar semua orang juga mendengarkan pernyataan anda.

Berikut komentar dari Tony Tanzil, salah satu pembaca ulasan saya mengenai Mencampuradukkan Trading dan Investasi: Sebuah Penyesatan

Tony menulis:

Sekedar menambahkan mengenai perihal “investasi” dari guru financial terbaik di dunia Robert Kiyosaki, bahwa “investment is a PLAN, it’s not a product”. Dan menurut saya memang penyebab banyak orang jatuh karena meremehkan perihal => “investasi itu adalah ungkapan umum yg digunakan orang buat “beli saham”. Warren Buffet pun dalam melakukan “investasi saham” melakukannya dengan PLAN / rencana yang sangat terstruktur, jadi bukannya hanya beli, simpan, dan berdoa. Itu sebabnya jika konsep PLAN ini kurang dimengerti sejak awal oleh para pemula, maka akibatnya memang bisa fatal.

Dan apa yang salah dengan kata “main saham” ? Perlu diketahu setiap permainan memang membutuhkan strategi, rencana, dan skill yang matang supaya bisa menang, baik dalam olah raga, video game, maupun dunia paper asset. Apakah Sir Alex Ferguson hanya menyuruh pemainnya di Manchester United menendang bola ke gawang dan berharap tim-nya menang ? Itu adalah konsep yang sama di saham, karena semua orang bisa beli saham, tapi tidak semua orang bisa memainkannya dengan cantik dan konsisten dengan rencana yang matang seperti pak Satrio Utomo.

Dengan tidak mengurangi rasa hormat kepada EM (isi bukunya memang bagus) tapi sayangnya yang ditulis di buku 90% adalah hasil pengalaman dari orang lain, bukan pengalaman beliau sendiri, itu perbedaan mendasar dengan pak Satrio Utomo yang setiap statement-nya di dukung oleh chart yang simple tapi tepat sasaran. Di sini saya memang kadang juga bingung dengan EM, yang bilang A,B,C, tapi tidak didukung oleh chart yang memadai baik untuk investasi maupun trading (beberapa juga sepertinya salah gambar) sehingga memang terkesan mbulet bagi yang baca.

Have a nice day !! :)

Comment Saya:

Have a nice day juga Tony…

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo.

4 Comments
  1. agung says

    belajar dulu meracik strategi… heheee

  2. Dana says

    Gagal merencanakan berarti merencanakan untuk gagal.

  3. Afif Fauzi says

    Maaf pak Satrio, kekurangan bapak cuma satu, tidak secantik ibu EM, hehe..

  4. edo says

    Setuju ama diatas, justru bukunya pak Satrio lebih praktis dan terlihat sarat pengalaman penulis. maaf bukan bermaksud membandingkan, tapi buku EM seolah seperti orang baru belajar trading dan banyak baca buku trading lalu dituangkan dalam buku. Dari tulisan terlihat sehingga kita bisa membedakan mana yang pengalaman dengan yang tidak. jadi publik jangan terkecoh oleh “bungkusnya”. Salam kenal dan sukses selalu pak Satrio.

Leave A Reply

Your email address will not be published.