Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Weekend Notes: Minggu ke Empat, Juli 2013*

118

Selamat pagi…

Terus terang… saya sedang dugem. Posisi lebih dari 80%… sedangkan indeks Dow Jones Industrial turun tipis.  Bagusnya: Dengan koreksi cuman segitu, terus Dow Futs naik setelah closing… sentimennya relatif positif.

Tapi… realitanya seperti apa… sepertinya baru bisa terlihat Senin pagi.  Posisi closing IHSG sendiri… sebenarnya tidak terlalu bagus.  Kalau anda lihat chart dengan seksama, resisten IHSG adalah berupa gap pada kisaran 4715 – 4724… tepatnya 4724,87.  Posisi closing IHSG kemarin, tipis dibawah 4724,87… setelah sempat berada diatasnya.  Dengan posisi net sell tipis dari pemodal asing yang sudah berjalan dua hari, tentu saja saya khawatir.

So… kalau anda sudah lama mengikuti blog saya ini… anda pasti tahu kalau kalau saya itu orang yang ‘sumbunya pendek’.  Artinya… kalau IHSG ditutup diatas 4725… saya bakalau full posisi atau bahkan sedikit menggunkan fasilitas margin.  Tapi.. sebaliknya.. kalau IHSG ternyata ditutup dibawah 4715.. berarti saya akan exit semua posisi saya.

Untuk minggu depan..  IHSG bakal bergerak pada kisaran lebar 4550 – 4880. Kisaran utama memang di gap 4715 – 4724.  Kemana arah IHSG ditentukan oleh penembusan suport atau resisten tersebut.

Kondisi saham? Sebenarnya sudah tidak banyak lagi yang bagus.  UNVR new high. TLKM .. diatas 11300.. masih ada potensi kenaikan sampai 12500-13000.  Trendnya masih naik, tapi dengan posisi asing yang terus net sell.  Bagus juga posisi saya di backup oleh fund lokal yang besar.  Tapi… dengan posisi asing yang berlawanan… hati saya juga tidak terlalu tentram. Dugem.

Pada saham lain… properti.. terutama penggerak utamanya: BSDE dan ASRI sedang kena resisten.  Demikian juga dengan trio Ciputra.  ADHI juga sedang kena resisten. Kelompok ASII sepertinya bakal jadi wild card.  UNTR dan AALI terutama.  Tapi.. apakah mampu?

Minggu depan.. sentimen utama sepertinya bakal berasal dari laporan keuangan.  Baik dari NYSE.. maupun dari dalam negeri kita sendiri.  Kalau di Bursa New York.. jadwalnya bisa dilihat disini.  Kalau di bursa kita.. gak tau deh.. awur-awuran… gak jelas… Heran.. terus terang.. saya heran juga.. ini emiten kita yang gak tertib.. atau pihak SRO yang gak mampu bikin emiten untuk tertib.  Waktu kuartal pertama kemarin (kalau gak salah) BBRI yang keluar pertama.  Dengan harga sudah diatas resisten Inverted H&S… Sepertinya kita boleh berharap hal yang terbaik…

So.. seperti saya bilang: saya akan pake sumbu pendek.  Kalau suport 4715 ditembus.. berarti saya exit … karena kalau suport 4715 ditembus.. berarti saya harus nunggu sampai IHSG di kisaran suport 4550 – 4600 dulu.. baru bisa ambil posisi.

Akan tetapi.. tolong jangan lupa juga.. bahwa IHSG saat ini sedang berada dalam trend naik.  Terlalu dini untuk bilang IHSG 5000 lagi.. karena IHSG baru bisa dipastikan ke 5000 kalau sudah tembus 4880.  Tapi.. dengan trend IHSG dan juga trend dari indeks regional (baca : Dow Jones Industrial) saat ini sedang berada dalam trend naik, saya akan ‘following the trend’.. sampai trend ini berakhir.

Till the End…

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

 

 

2 Comments
  1. edith fernando says

    thank you om satrio untuk rekomendasi dan wejangannya.. keep posting yah… thanks a lot

    1. Satrio Utomo says

      Ibu Edith…

      Terima kasih juga karena sudah mampir…

      Wassalam,
      Satrio

Leave A Reply

Your email address will not be published.