Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Strategi untuk Nyangkuters GGRM*

7 850

Selamat pagi…

Berikut ini adalah pertanyaan dari pembaca terhadap GGRM yang disampaikan pada saya beberapa waktu yang lalu:

bisa ganggu sebentar mas???   saya ada nyantol di ggrm mas, wkt beli harga 55000, 54000, 53 000 sekitar 40 lot

saya dulu ada teman srh cutloss wkt 1.6 persen, saya sayang, sekarang malah rugi gak karuan….| klo menurut prediksi mas, klo sdh spt ini saya jadi investasi kecelakaan, untuk kedepan ggrm bagaimana mas???  saya kuatir klo tambah tahun harga sahamnya semakin menurun……….. 

mohon bantuan saran mas, apakah aman klo saya simpan, entah berapa lama, apakah ada kemungkinan balik ya mas ke modal???

terima kasih…

Jawaban dari saya adalah sebagai berikut:

Bung Tan…

Suport kuat terakhir GGRM di 46000 sudah ditembus. Dari triangle yang muncul, targetnya ke 35000. Beritanya juga jelek: adanya UU anti rokok dan UU Tembakau yang menjadi biang dari koreksi tersebut.

So… kalau anda bicara cut loss.. saya orang yang tidak terlalu suka cut loss ketika trend sedang turun. Saya lebih suka cut loss ketika harga rebound hingga kisaran 45000-50000 ketika saya melakukan cut loss. Tapi.. apakah rebound itu bisa terjadi, saya juga tidak bisa memastikan. Disisi lain… kalaupun anda memaksakan untuk cut loss, tolong perhatikan dua hal:

– Ketika cut loss.. anda harus bisa memetik pelajaran dari situ.
– Ketika cut loss dalam trend turun, anda juga harus memutuskan: itu posisi ‘buang rugi’ (benar-benar anda mau ambil kerugiannya), atau sekedar posisi trading dimana nanti kalau harga sudah sampai dibawah, anda mau baibek lagi. Kalau itu hanya posisi trading.. anda harus siap untuk baibek ketika trend harga berbalik.

Kalau saya sih… ketika rugi sudah terlalu dalam (diatas 10%), saya lebih suka melakukan strategi average down untuk menyelamatkan posisi. Tapi.. strategi itu sering kali butuh dana lebih banyak lagi untuk melakukan positioning di harga bawah.

Sekedar gambaran untuk dana yang dibutuhkan jika anda melakukan average down, ilustrasinya sebagai berikut:

Misalnya.. saya asumsikan bahwa posisi anda sebanyak 40 lot dengan harga rata-ratanya adalah sebesar Rp 54500 (senilai Rp 1 miliar lebih dikit). Harga GGRM kemudian langsung bergerak turun menuju target triangle di 35000. Jika itu terjadi, maka retracement 50% dari koreksi tersebut ada di sekitar 41400 (dari high 47800, low 35000). Dengan retracement 50% di level itu, posisi yang harus anda lakukan ketika GGRM mencapai 35000, adalah sebanyak 90 lot (nilainya sekitar Rp 1,575 miliar.. hehehehe.. banyak bener yak? hehehehe). Dengan begitu, harga rata-rata anda yang baru ada di level Rp 41000. Kalau mau lebih aman lagi, bikin harga rata-rata yang baru dibawah Rp 40.000. Tapi itu butuh uang yang lebih besar lagi.

So.. mana yang anda pilih? Average down? Atau Cut loss? Itu adalah pilihan anda karena resikonya ada ditangan anda. Yang paling penting lagi adalah.. jika anda memilih strategi average down: TIDAK ADA JAMINAN BAHWA JIKAPUN HARGA MENCAPAI 35000, SETELAH ITU HARGA AKAN REBOUND KEATAS 40000 LAGI!!! Itu semua hanya skenario ‘biggest probability’ yang sering saya kembangkan ketika saya mengambil skenario average down untuk menyelamatkan posisi.

Terakhir… apakah GGRM akan kembali ke harga 53000-55000… saya tidak mau bilang ‘tidak mungkin’… tapi… kemungkinannya memang ‘sangat kecil sekali’.. setidaknya untuk jangka pendek ini.. atau bahkan.. setidaknya hingga akhir tahun.

——————-

Demikian adalah contoh solusi ‘trading plan’ atau ‘rencana trading’ yang bisa saya tawarkan kepada anda yang punya saham GGRM: menunggu cut loss ketika harga rebound di kisaran 45000-50000, atau averge down ketika harga mencapai berada di sekitar target triangle di 35000.  Atau.. anda cut di harga 41000-42500 ini… tapi anda harus baibek jika harga ditutup diatas 42850.

Itu semua adalah pilihan standar yang harus dilakukan oleh trader nyangkuters di saham GGRM.  Atau… anda hanya memilih untuk nyangkut dan galau.. berharap bahwa GGRM pada suatu hari nanti akan kembali diatas 55000 lagi.

Itu pilihan anda lah…  karena itu adalah uang anda.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelh anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

7 Comments
  1. Dana says

    Kalo saran saya sih pilihlah tindakan yang membuat nyaman. Kalo cutloss yg membuat nyaman ya cutloss lah, kalo average down yang buat nyaman, ya average down. Tentu saja harus dilihat kemampuan juga ya, kalo dana nggak cukup bahaya juga kalo average down tapi harga ternyata terus turun.

    1. Satrio Utomo says

      Bung Dana…

      Disiplin itu, sesuatu yang harus di-‘PAKSA’-kan. Disiplin itu bukanlah sesuatu yang hanya cukup untuk ‘diterima’. Dalam disiplin, itu kita memang dihadapkan oleh suatu aksi. Nah.. setiap aksi kan ada konsekuensinya. Kita harus menyadarkan setiap orang untuk membiasakan diri menerima konsekuensi dari setiap aksinya.

      Wassalam,
      Satrio

  2. Tony Hartono Tanzil says

    Itulah gunanya “rencana”, baik dalam trading maupun investasi, karena jika melihat reward to risk ratio nya saja sudah tidak masuk akal beli GGRM di 55,000-an (sepertinya beli di periode mei 2013 kah ?) karena resisten trend turun sudah sangat dekat, dan sudah gagal tembus di percobaan sebelumnya tanggal 19 December 2012… anyway, wish the best untuk rekan yang nyangkut GGRM itu..

    1. Satrio Utomo says

      Tony…

      Husy.. orang nyangut gak boleh di-‘sukur’-in… Posisi entrynya memang tidak bagus.. ketika harga mulai turun dari resisten. Tapi ya bagaimana lagi.

      Semua itu harus jadi pelajaran bagi kita semua. Tony termasuk yang sudah beruntung… minimal sudah tahu bagaimana entry exit dengan memanfaatkan suport atau resisten. Tugas kita sekarang memberi tahu kepada yang lain, agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

      Wassalam
      Satrio

  3. Afif Fauzi says

    Seperti deja vu, tahun pertama trading juga loss 25%-an meskipun versi saya lossnya acumulated..

    Dari situ saya belajar, Alhamdulillah modal bisa balik lagi.

    Semoga sahabat kita tersebut tetap optimis dan tidak menyerah.. Bersama kesulitan ada kemudahan (innama’al yushri yushro)

  4. BudiYanto says

    HEBAT!!! Prediksi mas Tommy terjadi semua.
    Salam Kenal mas

    1. Satrio Utomo says

      Wah… Hanya kebetulan Pak…

      Wassalam,
      Satrio

Leave A Reply

Your email address will not be published.