Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Mencari RUGI di Bursa Saham yuuuuk….*

383

Selamat pagi…

Beli saham.. yang PASTI itu cuman satu: RUGI.

Gimana gak pasti.. orang setiap kita beli.. kita langsung kena komisi. Kalau kita jual lagi pada harga yang sama.. kita kena komisi juga.

Karena RUGI adalah PASTI, maka yang saya pegang setiap kali saya melakukan posisi beli, hanyalah satu: STOPLOSS. Dimana stoplossnya? Kalau stoploss disitu, harga cutloss saya nanti berapa? Berapa kerugian yang harus saya bayar kalau saya cut loss?

RUGI adalah PASTI… dan BESARAN DARI RUGI…kira-kira adalah sebesar selisish antara harga beli dengan stoploss level.

Loh pak.. katanya… kalau beli itu harus reward to risk ratio. Dalam ratio itu.. kan ada Target Price? Bukannya pada saat bersamaan kita juga sudah tahu kalau mau untung?

Well… Target price.. itu memang ada. Tapi.. target price itu.. sifatnya elusif.. hanya khayalan. Tidak seperti stoploss yang pasti harus kita lakukan. Target price itu belum tentu kita akam lakukan jual di harga itu. Banyak hal yang terjadi antara harga beli dengan target price. Kalau saya sih.. kalau tiba-tiba trend berubah jadi turun.. ya sudah.. dijual saja. Belum lagi.. saya juga masih punya kebiasaan buruk yang namanya ‘mengayun’. Target Price itu elusif.. sifatnya hanya impian…

Tapi.. tidak semua transaksi ujungnya RUGI kan Pak?  Kalau beberapa dari transaksi kita.. kan pasti masih untung?

Benar… sebagian dari transaksi kita.. memang pasti akan memberikan keuntungan.  Entah itu 1 dari 10, atau 1 dari 20, atau 1 dari 100.  Pertanyaan sebenarnya adalah: kalau untung.. untung itu berapa besarnya? Dan .. setelah itu adalah: berapa besar sebenarnya probabilitas bahwa setiap transaksi kita.. bisa mencapai keuntungan?  Dari 10 transaksi..  berapa sih yang untung? 1? 2? 3? 4? 5? atau lebih dari itu?

Ah… Pak Tommy ini.. nakut-nakutin ajah… kalau semua transaksi pasti Rugi… mana ada orang yang mau transaksi?

Hm… saya lebih condong pada pendapat seperti ini:

Pemberani itu… bukan orang yang ‘langsung maju ke medan laga’…  berani itu… adalah kita mampu mengatasi rasa takut.  atau…

Ketika kita sudah tahu.. .berapa potensi kerugian dari setiap transaksi yang kita lakukan, maka kita bisa membiasakan diri terhadap potensi kerugian tersebut.  Jadi.. setiap kali kita mau melakukan posisi beli.. satu hal yang tercetak di otak kita adalah standar: ah.. paling nanti ruginya segini… santai aja lah… bisa kerugian itu saya bayar…  gak akan miskin saya kalau saya rugi segitu… dll.. dsb. lsp.

Lantas.. ketika kita untung… kita juga terbiasa dengan keuntungan yang kita dapat.   Terlebih lagi.. ketika sekali kita untung… kita bisa memiliki pola pikir seperti ini:

Ah.. ini duit.. kemarin kan tidak ada… kalau duit ini kita ‘resiko’kan kembali ke sesuatu yang lain, kalau ternyata hilang… ya sudah toh… emang itu duit bukan saya punya…

Hehehe….

Dari situ.. kita memupuk rasa ‘berani beli’.. dari hari ke hari.  Terus menerus…

Terus… terus… terus… seperti kelinci Energizer.

Ada pepatah seperti ini:

Orang berani.. itu cuman akan mati satu kali.  Tapi.. pengecut, akan mati berkali-kali selama hidupnya.

Kalau kita cut loss… kita cuman rugi ketika saat itu saja.  Tapi.. kalau kita nahan posisi rugi.. setiap hari kita akan melototin posisi rugi itu setiap hari.

Ketika anda disiplin cut loss.. setiap hari anda akan semakin berani.  Ketika anda membiasakan diri untuk tidak disiplin.. yang anda dapat hanyalah rasa takut.. yang semakin hari akan semangkin menghancurkan anda.

So…

Ayo kita beli saham… karena KERUGIAN itu sudah pasti adanya!!!

Kalau untung? Hehehe… disitu baru kita boleh bersyukur… Alhamdulillah…

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

4 Comments
  1. hari.sandhi@gmail.com says

    Saya suka artikel bapak kali ini. Sangat sangat mengena. Kalau boleh tau CL bapak di berapa %?  Terima kasih sebelumnya.Salam kenal.Mayor Hari Sandhi…Kodim Tenggarong. Dikirim dari ponsel cerdas BlackBerry 10 saya. Dari: Rencana Trading Saham IndonesiaTerkirim: Jumat, 27 September 2013 11:57Ke: hari.sandhi@gmail.comBalas Ke: Rencana Trading Saham IndonesiaPerihal: [New post] Mencari RUGI di Bursa Saham yuuuuk….*

    a:hover { color: red; } a { text-decoration: none; color: #0088cc; } a.primaryactionlink:link, a.primaryactionlink:visited { background-color: #2585B2; color: #fff; } a.primaryactionlink:hover, a.primaryactionlink:active { background-color: #11729E !important; color: #fff !important; }

    /* @media only screen and (max-device-width: 480px) { .post { min-width: 700px !important; } } */ WordPress.com

    Satrio Utomo posted: “Selamat pagi… Beli saham.. yang PASTI itu cuman satu: RUGI. Gimana gak pasti.. orang setiap kita beli.. kita langsung kena komisi. Kalau kita jual lagi pada harga yang sama.. kita kena komisi juga. Karena RUGI adalah PASTI, maka yang saya pegang seti”

    1. Satrio Utomo says

      Bung Sandhi…

      Saya pake cut loss .. itu hitungannya poin.. bukan persen. Saya cut kalau suport tembus. Biasanya.. stoploss saya hanya sekitar 3 – 5 poin.

      Wassalam,
      Satrio

  2. littleinvestor says

    Trims Mas Tommy.

    Artikel ini sungguh menohok saya, benar-benar seperti menunjuk langsung ke saya, yang memang seperti yang Mas Tommy tulis itu. Kondisi saya sekarang adalah: keuntungan yang sudah pernah saya dapat menguap, sehingga saya tinggal memelototi angka merah di layar setiap hari. Hehehe… (masih untung saya tidak pakai uang margin). Sebabnya adalah, saya menunggu, siapa tahu besok harganya naik lagi…dan merasa tak berdaya untuk memecet tuts ‘sell’ ketika harga turun terus.

    Saya beli buku Mas Tommy, Rencana Trading, tapi bacanya tidak selesai-selesai. Walaupun saya telah pensiun, tapi ternyata pekerjaan rumah sebagai ibu rumah tangga cukup banyak (atau, ini alasan karena tidak selesai-selesai baca buku ya?).

    Saya akan coba lakukan dengan sungguh-sungguh, mudah-mudahan menjadi trader yang lebih baik. By the way, apa Mas Tommy ada training untuk ngajarin analisa teknikal? Atau saya harus jadi nasabah Universal Broker dulu?

    Trims dan salam, Ani Suswantoro

    ________________________________ Dari: Rencana Trading Saham Indonesia Kepada: ani.suswantoro@yahoo.com Dikirim: Jumat, 27 September 2013 10:57 Judul: [New post] Mencari RUGI di Bursa Saham yuuuuk….*

    WordPress.com Satrio Utomo posted: “Selamat pagi… Beli saham.. yang PASTI itu cuman satu: RUGI. Gimana gak pasti.. orang setiap kita beli.. kita langsung kena komisi. Kalau kita jual lagi pada harga yang sama.. kita kena komisi juga. Karena RUGI adalah PASTI, maka yang saya pegang seti”

    1. Satrio Utomo says

      Ibu..

      Kalau ada acara Market Outlook.. silakan datang saja. Terbuka untuk umum kok.. kadang-kadang.. saya juga sharing sedikit teori teknikal disitu.

      Wassalam,
      Satrio

Leave A Reply

Your email address will not be published.