Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Ketika Harga Mencetak Rekor Baru Tapi Ret 161,8% Terlalu Jauh…*

1 536

Selamat pagi…

Kalau anda sudah membaca tulisan saya sebelumnya tentang mencari target harga ketika harga menembus rekor, mungkin akan keluar pertanyaan baru dalam benak anda:

Pak.. Sekarang masih di sekitar 5350-an.  IHSG 6100 itu kan jauh banget… retracement 161,8 persen kan jauh banget.  Kalau kita tidak yakin bahwa harga akan bergerak lurus langsung ke arah itu… bagaimana cara kita menentukan resisten diantaranya? Bagaimana cara menentukan target harga yang lebih rendah?

Caranya kurang lebih sama.  Pertama-tama.. kita lihat dulu gambar yang kemarin saya upload:

150215 Target IHSG 6100

Pada gambar diatas.. bisa kita lihat bahwa rekor lama IHSG.. ada di sekitar 5250.  IHSG sudah sempat menguji resisten di 5250 ini pada bulan September 2014.. tapi gagal ditembus… dan kemudian IHSG membuat low di sekitar 4900-4950.  Nah.. target IHSG yang lebih pendek, biasanya bisa dicari dengan menggunakan swing yang lebih pendek ini.

Jika retracement 161,8 dirasa terlalu jauh, gunakan retracement 161,8% dari swing terakhir sebelum penembusan untuk mendapatkan target harga yang lebih pendek.

Gambar diatas… kemudian berkembang menjadi seperti dibawah ini:

150216 Target Swing Pendek

Pada gambar diatas, kita melihat adanya dua buah swing (hi-lo yang dibuat sebagai dasar dari penarikan fibonacci retracement).  Swing yang pertama, adalah swing yang lebih panjang Mei – Agustus 2013.  Sedangkan swing yang kedua, adalah swing Agustus – Oktober 2014.  Dari swing yang kedua ini, didapati dua resisten dibawah 6.100-6.150:  Yang pertama ada di kisaran 5.450 – 5.500, sedangkan yang kedua ada di sekitar level 5.850.  Dua level harga itulah.. yang kemudian menjadi resisten IHSG dibawah 6.100, menjadi target IHSG yang lebih pendek dibawah 6.100.

Mudah kan?

Silakan anda mencoba pada saham-saham yang sudah mendekati atau menembus rekor, seperti BMRI, BBRI, BBCA, atau ASII.  Silakan upload gambar anda melalui twiter dan mention saya di @rencanatrading untuk mendapatkan komentar dari saya.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

 

1 Comment
  1. […] Level Fibonacci Retracement tersebut tidak hanya berhenti hingga level 100%… tapi… Level Fibonacci tersebut akan terus berlanjut hingga tidak terhingga.  Akan tetapi, pada pergerakan harga saham, yang sering kali terjadi adalah bahwa Fibonacci Retracement tersebut hanya digunakan hingga Fibonacci Retracement 423,6%.  Untuk penggunaan Fibonacci Retracement diatas 100%, silakan anda melihat pada tulisan mengenai Fibonacci Retracement untuk Saham Pencetak Rekor dan alternatif cara penggunaannya. […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.