Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Lucu Banget ini Orang…. Hehehehe….*

185

Selamat pagi…

Saya itu… seorang analis pasar modal.  Tugas saya adalah membantu anda untuk memahami pergerakan harga saham… memprediksi pergerakan harga saham.  Saya menambah tugas saya menjadi lebih sulit.. karena saya juga kepingin membuat pencitraan.. bahwa kita bisa untung.. kalau prediksi kita bagus.  Profit bisa didapat.. kalau prediksi kita bagus.

Pencitraan seperti itu… membuat saya gampang sekali terlihat bodoh.  Salah prediksi.. bodoh.  IHSG naik saya gak punya barang.. berarti saya bodoh.  Saya gagal cut loss kemudian harga turun dalem banget… berarti saya bodoh.

Saya bodoh.  Anda ngerti kan?  Kalau anda baru tahu.. itu namanya: anda kebangetan!!!

Hehehe…

Tapi…

Tidak semua orang mau terlihat bodoh seperti saya.  Ada orang.. yang berusaha untuk menyembunyikan kebodohannya.. dengan segala cara. Apalagi kalau dia adalah seorang yang berkuasa.  Maka sudah barang tentu.. dia akan menggunakan segala macam cara (kalau perlu menggunakan kekuasaannya) agar tidak kelihatan bodoh.

Sebagai contoh… adalah kebijakan perubahan harga BBM yang baru kemarin diberlakukan.

Pertama-tama … Pemerintah melakukan intervensi dengan membatalkan kenaikan harga PertamaxPertamax yang harusnya naik (karena harga minyak internasional naik dan Rupiah juga melemah), dan juga sudah sempat dinaikkan, akhirnya terpaksa dibatalkan kenaikannya… karena intervensi dari Pemerintah.

Apa alasan pembatalan kenaikan ini?

Hehehe… kalau menurut pendapat bodoh saya… pembatalan kenaikan ini sebenarnya karena ada orang yang tidak mau memperlihatkan… kalu Pemerintah sedang mensubsidi BBM Premium.  Pemerintah yang sudah terlanjur bilang kalau mau melepas Premium di harga pasar, bakalan mudah untuk ‘terlihat melakukan subsidi’ apabila harga Pertamax naik, tapi Premium tidak berubah.

Lantas.. yang kedua … Pemerintah meminta agar Pertamina melakukan perubahan harga 3-6 bulan sekali.

Nah…. ini.. lucu bangetnya disini: Kalau anda tidak mau terlihat salah dalam melakukan kebijakan harga…memutuskan harga berubah atau tidak berubah …  maka anda harus yakin bahwa harga dari produk yang setara dengan anda.. hanya berubah harga jika produk anda berubah harga.  Kalau anda tidak mau mengubah harga Premium…. berarti harga bensin Pertamax tidak berubah juga.  Pertamina rugi gak papa.  Yang penting.. pembuat kebijakan tidak terlihat bodoh.  Menterinya tidak ada yang terlihat bodoh.  Presidennya juga tidak terlihat mengingkari komitmen agar bahan bakar bergerak sesuai mekanisme pasar.

Bagaimana reaksi pasar? Apakah pasar kemudian beraksi dengan pintar?

Hm… hingga siang hari ini… saham AKRA sudah naik lebih dari 3,5 persen.  Memang saya bodoh siy… jadi saya gak ngerti logikanya.  Tapi.. kalau anda pintar teknikal sedikit.. anda bisa lihat kalau AKRA sedang memiliki pontensi kenaikan ke 6000 dari target triangle.  Logikanya mungkin: kalau Pertamina tidak mengubah harga… maka Pertamina akan rugi.. kalau pesaing rugi… berarti pesaing nanti akan tutup… kalau pesaing tutup.. berarti AKRA untung.

HAAALLLOOOOOOOOOOOOOOOOOO???? Pren.. kalau Pertamina aja rugi jualan Pertamax.. emang AKRA bisa untung?

Mbuh ah… saya bodoh.. saya gak ngerti.  Anda baiknya kedepan harus lebih hati-hati kalau mau dengerin saya lagi karena saya memang bodoh.

Yang saya tahu hanya fakta… bahwa aktor intelektual dari kekacauan harga BBM Subsidi ini sudah jelas: Menteri ESDM, dan Menteri BUMN.  Itu.. katanya Dirut Pertamina.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

Leave A Reply

Your email address will not be published.