Pelajaran dari Pergerakan #SAHAM $SRIL …*

323

Selamat pagi…

Beberapa waktu yang lalu… di pagi hari… sesaat sebelum Pidato Presiden di Hari Bursa Efek di tanggal 10 Agustus 2015 kemarin … ‘analis kesayangan’ saya mengirim pesan melalui whatsap.

Bunyinya kurang lebih seperti ini:

Perhatikan saham SRIL dan META … nanti akan disebut oleh Jokowi di pidatonya…

Memang bukan sebuah rekomendasi untuk beli.  Hanya ‘perhatikan’ … bukan ‘BELI!!!’ (strong buy yang pake tanda seru 3 biji :D).  Tapi tetap saja… ‘kode’ seperti ini… membuat follower (pengikut)-nya yang jumlahnya puluhan ribu itu untuk melakukan posisi beli.

Sebagai background: ‘analis kesayangan’ saya ini … orang memang hebat Broer.  Saya cape twitteran dan bikin blog ini saja … follower saya belum lewat 10 ribu … pengaruh saya masih sangat kecil di bursa.  ‘Analis kesayangan’ saya ini … karena sudah mulai dari jaman sebelum twitter .. followernya sudah lewat jauh diatas 10 ribu.  Problemnya: ini orang sedikit ‘kelewat jahat’.  Selama kenal dia… saya lihat… semua rekomendasi dia lebih menguntungkan untuk dilawan (dia bilang beli … berarti kita harus jual … vice versa).  Maklum saja… orangnya gak kira-kira: Dengan pengikut lebih dari 10.000 orang, harusnya dia memang hanya berkutat di saham blue chip.  Atau minimal… dia juga seharusnya sudah sadar bahwa dia sedang mengemudikan supertanker… bukan mengemudikan becak. Rekomendasinya tidak boleh sembarangan.  Tapi… karena merek dagangnya adalah ‘investor’ … maka dia sering kali juga memberikan rekomendasi pada saham yang (menurut dia..) berfundamentalnya menarik.  Gak tau deh… apakah dia memang ‘sengaja salah’ atau ‘pura-pura bodoh’.  Tapi hasilnya standar: orang bisa dengan mudah untuk curiga… bahwa ketika dia sedang rekomendasi beli… sebenarnya dia sedang jualan … sedangkan ketika dia sedang rekomendasi jual …. sebenarnya dia sedang beli.

Saya perhatikan berpergerakan harga saham SRIL pada grafik dibawah ini.

150818 SRIL

Mengapa sih… Pak Tommy tertarik dengan rekomendasi ‘analis kesayangan’ ini?

Karena saya sudah melihat adanya signal negatif pada saham SRIL beberapa hari sebelumnya.  Kalau anda melihat gambar diatas, pada candle tanggal 4 Agustus (gambar awan berpetir) sudah merupakan signal negatif.  Dengan signal negatif seperti itu, rasa-rasanya harga saham akan sulit untuk bangkit.  Memang sih… pada penutupan tanggal 6 Agustus sempat muncul signal positif.  Akan tetapi… ini SRIL gitu loh…  saya kok melihat ‘rekomendasi analis kesayangan’ saya itu berpotensi untuk bermasalah.

Masalah terlihat di hari itu.  Seiring dengan rekomendasi yang diblast dimana-mana…. harga saham SRIL kemudian bergerak naik.  Ini bisa dilihat pada candle pertama pada hourly chart di tanggal 10 Agustus.  Dibuka dengan sedikit gap ke atas, candle hourly pertama pada tanggal 10 Agustus ini, terlihat berbentuk shooting star mini: orang nabrak ke atas … terus langsung nyangkut.  Tidak lama kemudian.. anda tahu semua hasilnya: IHSG turun gara-gara krisis Yuan… SRIL terus bergerak turun hingga saat ini.  Setidaknya.. SRIL belum kembali ke atas level 420 … level harga saat ‘analis kesayangan’ saya tersebut memberikan rekomendasi.

Haduh… Kok gini ya? Gorengan standar banget.

Melihat perilaku saham SRIL belakangan ini… sekaligus juga melihat perilaku dari ‘analis kesayangan’ saya tadi… saya kok jadi teringat apa yang terjadi pada saham MYRX dulu… di tahun 1997 – 1999.  Tahun dimana saya sedang belajar menjadi broker (saya masuk di pasar modal pada pertangahan tahun 1998, tidak lama setelah lulus dari UGM). Pada pergerakan MYRX dulu… ceritanya kurang lebih ceritanya sama dengan cerita yang beredar untuk SRIL saat ini:

  • Ketika itu.. kita sedang krismon.  Rupiah terpuruk.
  • MYRX yang saat itu merupakan produsen tekstil, mendapat angin segar dari kabar eksport yang mereka lakukan.  Maklum… sebagai perusahaan tekstil, mereka memiliki pendapatan US$ dengan biaya Rupiah.

Hanya saja… gorengan saham saat itu… jauh lebih kejam dibandingkan dengan apa yang terjadi sekarang.  Fraksi harga Rp 25.  Volatilitas sangat tinggi.  Market juga jauh lebih sepi sehingga orang ‘main 25 lot saja sudah dikerjain’. Artinya: kalau ada orang beli saham 25 lot… maka harga akan bergerak turun.. seakan-akan menunggu orang itu cut loss… baru kemudian harga bergerak lagi.

Dan pergerakan harga sahamnya??? Silakan lihat pada chart berikut ini:

150818 MYRX

Waduh… sayang ternyata chart saya sudah ada ‘penyesuaian’ karena saham ini sempat right issue.  Tapi yang saya ingat.. harga benar-bergerak dari harga terendah (dibawah Rp 500), naik ke Rp 2000, turun ke harga terendah (Rp 25), naik lagi ke Rp 2000, terus turun lagi ke harga terendah (Rp 25), sebelum kembali bergerak naik.

Seram bukan?

Hehehe….

So…. peraturan perdagangan di pasar modal Indonesia sekarang… memang sudah jauh lebih baik dibandingkan dengan dahulu kala.  Akan tetapi, saya melihat kalau faktor ‘perlindungan dari orang jahat’ yang sekarang ada… masih tetap longgar sama seperti dulu.  Orang tetap bisa bilang bahwa ‘itu resiko pasar’… padahal … seringkali kita bisa bilang di dalam hati: itu… rekomendasi ngaco… rekomendasi tolol.  Rekomendasi tolol kok konsisten? Masa sih memang tolol? Jangan-jangan memang sengaja?

Ah… sudahlah… saya gak mau berprasangka buruk.  Tapi tolong ingat… kalau anda bermain di saham-saham seperti SRIL… anda sebaiknya tahu: musuh macam apa yang anda sedang hadapi!!!

Saya tidak melarang anda trading SRIL.  Saya hanya mau bilang: SRIL itu hanya bagus untuk trading… tidak bagus untuk investasi.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

 

You might also like More from author

6 Comments

  1. Ferry Latuhihin says

    Sama seperti presiden kesayangan sampeyan pak. Kalau ngomong mesti berbalik dengan kenyataannya. Jadi kalau dia ngomong ekonomi bakal tumbuh, itu artinya bakal suram.

    Coba sampeyan cermati pas dia ngomong ekonomi RI dipatok angka 7%, kenyataannya terbalik jadi 4,7 %. #MelawanLupa

    1. Satrio Utomo Purnomo says

      Itu kan seperti ramesan togel… Orang mikirnya angka 7 dikepalanya.. ternyata di buntutnya… hehehe

  2. angkot says

    ciri2 anal isis tsb berkumis kan bos:D

    1. Satrio Utomo Purnomo says

      Hah? Berkumis? Saya sendiri dong? Hehehe…. Bukan saya Pak … Bener bukan saya…. 😀

  3. Baringin says

    Pak apakah dia di sekuritas ternama? saya kena pada rekomendasinya awal tahun ini…kejam benar dia..

    1. Satrio Utomo Purnomo says

      Dia bukan orang sekuritas Pak… Seingat saya… dia bukan karyawan tetap. Kalau remaiser saya gak tau…

      Wassalam,
      Satrio Utomo

Leave A Reply

Your email address will not be published.