Trading for A Living di @Idx_BEI : Perlunya Pengharapan Rasional Bagi Investor / Trader Pemula …*

768

Selamat pagi…

Kapan hari… ada seorang trader pemula datang kepada saya.  Beliau langsung curhat sembari bertanya:

Pak Tommy … saya kan baru mencoba untuk Trading for A Living (hidup dengan mendapatkan pendapatan dari trading saham).  Untuk itu, saya diberikan modal sebesar Rp 100 juta oleh orang tua.  Pada saat ini, saya memiliki posisi seperti ini: 50% untuk investasi, 50% untuk trading (Rp 50 juta untuk investasi, Rp 50 juta untuk trading).  Posisi saya sekarang… agak sulit karena uang saya untuk trading, terlihat mulai saya makan untuk biasaya hidup.   Memang sulit ya pak Trading for A Living itu? Berapa sih profit yang wajar untuk diharapkan dari Trading for A Living dengan beli jual saham? Berapa sih modal awal orang untuk melakukan Trading for A Living ??  Apa saja sih biaya yang harus dikeluarkan agar seseorang bisa mencapai taraf Trading for A Living???

Sebelum menjawab… saya melihat postur dari penanya itu:  Seorang anak muda, usia belum lewat 25 tahun, hpnya smartphone.

Trading for A Living … Apakah itu?

Trading for A Living adalah sebuah judul dari buku yang ditulis oleh Alexander Elder.  Arti dari Trading for A Living ini (yang juga dibahas secara mendalam dalam buku tersebut) adalah seseorang yang ingin hidup dengan mengandalkan pendapatan yang diperoleh dari pasar modal.  Pendapatan yang terutama didapat dari profit bertransaksi, profit dalam beli jual saham.

Dalam buku tersebut, pasar modal itu digambarkan sebagai tempat dimana uang jatuh dari langit.  Seorang trader hanya memerlukan cara yang tepat untuk bisa menangkapnya.

150830 Duit jatuh

 

Karena ide ini adalah sebuah ide yang sangat menarik, maka banyak sekali orang yang mencoba ‘menjual’ ide ini. Bayangkan: menangkap uang yang jatuh dari langit.  Betapa mudahnya hidup?

Termasuk juga saya dalam berbagai tulisan yang ada pada blog saya ini.

Trading for A Living … Mungkinkah dilakukan di Indonesia ?

Mungkin gak mungkin … itu relatif.

Dibilang mungkin … tentu saja mungkin karena pasar modal memungkinkan adanya ‘peluang keuntungan yang tidak terhingga’.  Potensi pergerakan maksimal untuk saham di Indonesia saja bisa sampai 35% per hari.  Nggak usah setinggi itu deh.  Yang bergerak 3% sehari saja bisa banyak. Kalau kita bisa ‘kebetulan’ memilih saham yang bisa naik 3% sehari, setiap hari perdagangan di bursa.  Gimana potensi keuntungannya dalam setahun tuh? 600% lebih potensi profitnya… apa gak sedap tuh?

Akan tetapi… sepertinya … saya perlu menekankan untuk perlunya ‘pendekatan yang lebih rasional’ dalam memahami permasalahan ini.  Maklum saja… mereka yang belum mencoba, biasanya cenderung akan ‘over-excited’ terhadai ide ini.  Disisi lain, motivator – motivator pasar modal (termasuk disini adalah saya) sering kali kurang memberikan sudut pandang yang benar atau obyektif.  Ini semua … bisa membawa seorang pemodal pemula (baik itu investor maupun trader) kepada jalan kesesatan.

Maksud dari Pengaharapan yang Rasional terhadap Profit di Pasar Modal ini Seperti Apa ya Pak?

Sekarang begini deh… menurut anda… apakah contoh Profit 600% per tahun dalam ilustrasi saya sebelumnya… apakah rasional (masuk akal)??? Dibilang mungkin… tentu saja mungkin, seberapa besar kemungkinannya… disitu permasalahannya kan? profit 600% per tahun itu, meskipun mungkin… tapi tidak rasional.

Seberapa besar sih sebenarnya profit yang dikatakan ‘rasional’ di pasar modal itu?

Dari pengalaman saya, seorang pemodal yang bisa mencetak 10% profit per bulan secara konsisten, sebenarnya sudah tergolong bagus.  Sangat bagus malahan.  Biasanya… orang yang mampu mencetak profit sebesar 10% per bulan sudah tergolong mahir.

Hanya 10% per bulan??? Mengapa Sedemikian Kecil Pak Tommy ???

Sebentar… 10% per bulan itu berarti 120% per tahun.  Atau kalau anda menghitungnya sebagai compounding, berarti lebih besar dari itu.

Merosotnya potensi keuntungan dari 600% per tahun menjadi 10% per bulan, itu disebabkan karena berbagai hal.  Diantaranya:

  1. Tidak semua prediksi kita bakalan benar.  Namanya juga prediksi… namanya juga perkiraan.  Kira-kira benar… kira-kira salah.  Ada yang benar, dan ada pula yang salah.
  2. Tidak semua posisi trading yang kita lakukan, bakal berakhir dengan profit.  Terkadang (atau bahkan sering kali) posisi trading berakhir dengan kondisi dimana seorang trader harus melakukan stoploss.
  3. Dari posisi stoploss tersebut, tidak semua posisi stoploss yang kita lakukan, bisa dilakukan secara disiplin.  Ini sangat berpengaruh dengan posisi kerugian yang harus menjadi beban kita.

Untuk lebih jelasnya… kita bisa membacanya dalam tulisan saya terdahulu mengenai profit model dalam bertransaksi saham.

Ok Pak Tommy … Ajarkan Saya Cara Untuk Mendapatkan Profit 10% per bulan dari Trading Saham!!!

Eits… nanti dulu… Tadi saya sudah bilang: bagi anda yang tergolong bagus…. anda bisa memperoleh profit sebesar 10% per bulan.  Dengan kata lain… Profit 10% per bulan itu… sering kali hanya bisa didapat oleh mereka yang sudah tergolong mahir.

Kalau anda pemula… bisa untung saja sudah bagus.  Ada memang yang disebut sebagai beginners luck.  Akan tetapi tetap saja… mencetak keuntungan yang konsisten bagi seorang pemodal pemula, itu adalah pekerjaan yang sangat sulit… pekerjaan yang sangat berat.

Kalaupun bisa mencetak untung…

Bagi seorang trader pemula, pengharapan profit sebesar 3% – 5% per bulan adalah sudah wajar dan mencukupi.

So… jangan berharap anda bisa berharap jadi Warren Buffet dalam semalam!!!  Jangan berharap menjadi Jesse Livermore pada bulan pertama anda melakukan trading!!!  Memperoleh profit yang konsisten di pasar modal adalah sebuah kerja keras yang tidak mudah.  Sebagai pemodal pemula … anda harus memiliki pengharapan yang rasional terhadap profit yang akan anda dapatkan dari melakukan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.

Jadi… Berapa sih biaya yang harus dikeluarkan agar bisa Trading for A Living ?? Berapa modal yang diperlukan oleh seorang Pemodal Pemula dalam Melakukan Trading For A Living di Bursa Efek Indonesia???

Kita bahas pada tulisan saya berikutnya deh…

Happy trading … semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.