#IMHO Ini loh alasan PAN mendukung @Jokowi …

156

Selamat pagi…

PAN mendukung Jokowi? Mengapa? Itu adalah pertanyaan yang berputar-putar di kepala saya.  Kalau melihat alasan dari Pak Amien Rais …  yah… namanya juga Pak Amien …. selalu ingin terlihat mudah.  Padahal.. pemikiran dibelakangnya biasanya rumit.. panjang.. dan njelimet.  Dan mestinya.. itu adalah sebuah proses negosiasi panjang dimana PAN tidak mendapatkan apa yang diinginkan.  Apa yang diinginkan oleh PAN yang ditolak oleh Prabowo sehingga PAN memutuskan untuk hengkang?

Pertanyaan itu terjawab pada berita yang muncul beberapa hari sesudah itu:

Gerindra dukung Sandiaga Uno jadi Calon Gubernur DKI

Hahahaha… bener-bener deh… kelihatan banget.

Begini pola pikirnya:

  • Akibat krisis global… Jokowi memang lemah dalam awal Pemeritahannya.  Nggak cuman krisis global sih.. rong-rongan dari PDIP dan buruknya kualitas orang-orang di sekitar Jokowi juga menjadi penyebabnya.
  • Ini artinya… Pemerintah Jokowi kedepannya… adalah pemerintahan yang lemah.  Tentu saja… dengan asumsi bahwa pertumbuhan ekonomi tetap begitu-begitu saja.
  • Dengan Pemerintahan yang lemah ini… semua orang juga tahu bahwa

SIAPAPUN YANG MENJADI GUBERNUR DKI JAKARTA 2017 – 2022 …

BAKAL MENJADI PRESIDEN PADA TAHUN 2019!!!

  • Memang tidak sepenuhnya seperti itu.
    • Kalau Gubernur dari KIH…kemungkinan besar akan menjadi cawapres Jokowi di Pilpres 2019.  Tapi…
    • kalau Gubernur dari KMP … itu berarti dia akan menjadi calon kuat KMP untuk Pilpres 2019.
  • Then again:

kalau Jokowi kinerjanya masih sama seperti sekarang sampai 2019… jelas pasti: siapapun dari KMP yang terpilih menjadi Gubernur Jakarta … pasti akan menjadi Capres 2019 nanti dari KMP … dan pada akhirnya.. akan terpilih sebagai Presiden RI 2019 !!!

Emang Gampang Mengalahkan AHOK ?

Sekarang begini deh… kan ada Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) sebagai yang saat ini menjadi pentahana Gubernur DKI.  Masa sih mudah mengalahkan Ahok?

Saya sih bilangnya begini: Apa sih sulitnya mengalahkah Ahok? Banyak hal yang membuat Ahok gampang dikalahkan.

  • Pertama: Kinerja Ahok memang bagus.  Tapi.. ingat ya: Mulutnya kan jorok.  Mulut Ahok tidak bagus untuk telinga anak kecil.  Dari sisi ini saja.. Ahok bukan calon yang kuat.  Ahok bisa dikalahkan dengan gampang.
  • Kedua: Partai pendukungnya mana? Sampai sekarang saja tidak ada.  Pendukungnya harus mati-matian mengumpulkan KTP agar Ahok tetap bisa menjadi Cagub.
  • Terus.. yang terakhir: Kalaupun sudah jadi Cagub … Amien Rais juga tahu bahwa Kalau PilGub ini dibawa ke ranah SARA sama seperti Pilpres kemarin, KMP dengan Sandiaga Uno sebagai calon, akan menang dengan mudahnya.  Ingat loh ya… ketika Pilpres kemarin… yang menyeret Pilpres ke ranah perang SARA adalah Amien Rais sendiri melalui pernyataannya bahwa Pilpres itu seperti Perang Badar, perang melawan orang kafir.  Apa susahnya bagi Amien Rais untuk melakukannya sekali lagi?  Akan tetapi… Amien Rais mungkin merasa… bahwa kalau ada Perang Badar sekali lagi… maka perpecahannya akan semakin merusak. Sekarang aja.. yang masih gagal move on… sudah sebanyak itu… dan kelakuannya masih seperti itu.  Apalagi kalau nanti ada Perang Badar babak kedua? Bisa semakin hancur Indonesianya.

Jadi… Sandiaga Uno Akan Menjadi Gubernur DKI ???

Tergantung lawannya siapa… kalau lawannya Ahok … bisa saja.   Problemnya sebenarnya begini:

Hehehe… anda tahu kualitas Sandiaga Uno seperti apa? Sandiaga Uno bagus lah… Masih muda.. ganteng… pintar.  Gampang untuk dijual.  Gampang untuk dimenangkan melawan Ahok.

Saya sudah pernah jadi karyawannya.  Bukan karyawan langsung… tapi karyawan dari perusahaan dimana beliau adalah komisarisnya.  Saya ingat bener dengan satu-satunya meeting yang pernah saya lakukan bersama beliau.  Ketika itu, kami sedang berusaha meyakinkan agar perusahaan kami membuat sebuah reksadana saham.  Setelah presentasi berbelit selama hampir satu jam.  Tanggapan beliau kurang lebih seperti ini:

Kalian itu ngapain aja cari duit sesulit ini??? Jaman sekarang, kita harus mencari cara untuk bisa melakukan penguasaan aset tanpa harus keluar duit!!!

Sebagai prolog… beliau ketika itu (kalau tidak salah) adalah baru saja mengambil alih saham Palyja dengan cara yang… ah.. anda kalau orang corporate finance tahu deh seperti apa.

So… anda mau orang seperti itu menjadi pemimpin Jakarta ??? Sepertinya… saya butuh calon ketiga…

Eh.. Ketiga? Keempat kale… yang ketiga kan calon dari Demokrat itu.  Siapa namanya ya? Nachrowi? Calon yang pada pilgub kemarin dikalahkan oleh Jokowi? Hadeeh Pak SBY… kapan sih anda mau move on? ayo lah… 🙁  Mendingan Ibas aja atau Ruhut Sitompul saja yang jadi Cagub.  Saya rasa… elektabilitasnya pasti lebih tinggi jika dibandingkan Nachrowi.

Jadi… Sandiaga Uno Akan Menjadi Presiden RI 2019  ???

Kalau jadi calon Presiden RI 2019 … orang berhitungnya pasti panjang.  Kalau melihat orang-orang yang ada saat ini… yang punya kans untuk menang pemilu melawan Jokowi di tahun 2019 nanti… sejauh ini … yang terlihat.. baru Kang Aher (Gubernur Jawa Barat – PKS) ataupun Kang Emil (Walikota Bandung – Gerindra).  Kalau Sandiaga Uno? Anda mau orang seperti  itu menjadi Presiden RI 2019? Anda yakin orang seperti itu bisa mengalahkan Jokowi pada Pilpres 2019??? Sepertinya… Amien Rais (dalam hal ini PAN) juga tidak yakin.

Jadi .. itu semua alasan PAN menyeberang ke Jokowi ???

Bukan untuk jadi Menteri lah.  Omongan PAN minta kursi Menteri … itu kan hanya gertak sambal.  Semua orang juga tahu kalau Jokowi bukan orang yang mudah untuk dibujuki.  Kalau omongan Pak Amien tidak mau perpecahan… bisa saja benar karena mereka sebenarnya Beliau adalah biang perpecahannya.  Beliau sudah bosan dengan perpecahan itu sehingga memilih untuk menyeberang.  Akan tetapi.. alasannya tentu saja tidak sesederhana itu.

  • PAN tidak merasa bahwa mendukung KMP akan memberikan nilai tambah bagi partainya pada Pilpres 2019.  Ini karena PAN merasa bahwa KMP tetap akan ‘stuck’ macet di Pilpres 2019: Menjadikan Prabowo menjadi Capres (dengan Sandiaga Uno sebagai cawapres), atau malah menjadikan Sandiaga Uno menjadi Capres.  Mungkin PAN merasa sulit untuk mendapatkan kesempatan dari seorang Sandiaga Uno.
  • PAN pasti ingin peran yang lebih besar pada Kabinet 2019.
  • PAN pasti ingin kursi Gubernur atau minimal Wakil Gubernur DKI!

Alasan terakhir diatas… adalah alasan yang paling penting!!!  Mengapa? Semua orang juga tahu… DKI adalah displai atau showcase terbaik bagi figur yang bisa mengalahkan Jokowi pada Pilpres 2019.  Jika kader PAN tersebut ternyata bagus… maka bisa jadi.. PAN akan menyalip di tikungan dan mencalonkan orang itu sebagai Capres 2019.  Itu kalau bagus.  Tapi.. target yang lebih realistis adalah: PAN berharap bahwa kalau calonnya bisa menjadi Gubernur DKI .. maka orang itu akan menjadi Wapres Jokowi untuk PEMILU 2019 nanti.

Hahahaha… kejauhan bener saya berandai-andainya ya?

So… Kalau anda tanya kepada saya… Pak Tommy… Pemilu 2014 kemarin Pak Tommy nyoblos Partai apa? Saya dengan mantap akan menjawab: SAYA NYOBLOS PAN!!! (well… minimal untuk DPR tingkat nasionalnya). Mengapa??? Karena saya yakin… mereka bukan partai orang tolol.  Mereka pasti berpikir sangat panjang sebelum mendukung Jokowi.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual berdasarkan cara-cara yang kami bahas pada ulasan ini.  Terima kasih

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.