Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Menjaring Investor Pemula : Sudut Pandang Standar Orang Pasar Modal …*

3 608

Selamat pagi…

Bagi anda yang sudah lama mengikuti tulisan saya di weblog ini… anda pasti menyadari bahwa saya selalu berusaha untuk menawarkan sudut pandang yang berbea tehadap masalah beli jual saham, perdagangan saham, trading, investasi, berita, peristiwa ekonomi, dan lain-lain.  Sudut pandang yang berbeda ini… tidak lain adalah ‘sudut pandang saya’  berdasarkan pengalaman saya ‘mengarungi’ pasar modal Indonesia semenjak tahun 1998.

Satu hal yang saya pahami adalah: Sudut pandang saya ini memang tidak selalu yang paling benar.  Akan tetapi… sudut pandang saya ini… saya harapkan bisa memancing otak anda untuk berpikir.  Anda masuk ke pasar modal… itu sambil membawa duit.  Duit yang carinya juga sulit.  Jangan sampai anda hanya ‘mengikuti pendapat main stream’ dan berharap bahwa ‘semua orang adalah orang baik yang mau membantu anda’.  Yang begini ini… biasanya langsung terbantai, jatuh dalam kerugian, dalam waktu yang sangat singkat.

Terkait dengan ‘sudut pandang saya’ ini… memang adalah alternatif dari ‘sudut pandang resmi’ dari pelaku utama dari pasar modal kita.  Pelaku utama ini adalah Perusahaan Sekuritas, Bursa Efek Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan.  Tentu saja… sudut pandang saya tidak selamanya berbeda atau belawanan dengan sudut pandang dari Pelaku Utama tersebut.  Kadang saya memang mendukung.  Tapi… harus saya akui: sudut pandang saya sering kali memang tidak main stream.

Mau tahu contoh pendapat yang main stream ???

Anda pasti sudah pernah membaca tulisan lama saya mengenai Duit 10 juta Jangan Beli Saham.

Beberapa waktu lalu… saya mendapatkan posting komentar dari salah seorang pembaca.  Komentar ini… benar-benar mengingatkan saya ketika akan masa-masa awal saya di pasar modal… itu sudah lebih dari 15 tahun yang lalu.  Ketika itu… saya masih lugu dan innocent.  Masih belum tercemari oleh pikiran kotor bahwa ‘semua orang di pasar modal ini.. ada untuk ngerjain saya… mengambil duit saya’.

Komentarnya adalah sebagai berikut:

Modal 10 juta untuk memulai jual beli saham adalah jumlah yang cukup. bahkan 2 juta saja sudah cukup.
kenapa cukup?

1. Sadarilah anda sama sekali belum pernah masuk dan bertransaksi secara live di saham,risiko yg ada bisa kita kurangi dengan modal awal yg kecil.

Bahasan: dari sini… saya sudah yakin bahwa penulis ini adalah orang sekuritas.  Sekuritas yang menawarkan ‘bisa buka akun dengan setoran awal Rp 2 juta… mari kita lihat kelanjutannya…

2. Sebagai pemula ingin mendapatkan hasil yg besar adalah boleh, tapi ingat kembali bahwa anda pemula, sebagai pemula keuntungan yg anda kejar yg pertama sebaiknya bukan hasil yg melimpah melainkan pengalaman dan ilmu yg harus di dapatkan sebagai pemula.

Bahasan: disini saya semakin yakin.  Kalau orang sekuritas.. proyek awalnya adalah: kalau ada orang bawa duit mau coba pencet-pencet F2 / tombol beli atau F4 / tombol jual .. layanin saja. Eh… siapa tau dibelakangnya ada duit besar.

3. Saham sangat berisiko JIKA anda tidak tahu ilmunya, oleh karena itu dengan modal awal kecil kemungkinan rugi akan lebih kecil.
sebagai perbandingan
a. Jika modal awal anda 100 juta kemudian setahun kemudian saham yg anda beli rugi 50% maka anda kehilangan 50Juta
b. Jika modal awal anda 10 juta kemudian setahun kemudian saham yg anda beli rugi 50% maka anda hanya kehilangan 5 juta.

Bahasan: Kesalahan terbesar dalam transaksi saham yang sering kali menghabiskan duit adalah: tidak tahu perbedaan antara trading dengan investasi.  Kalau caranya seperti di nomor 3 ini.. berarti orang ini orang cuman akan ‘ngajarin trading – pencet F2 dan F4 … ketika nyangkut … kemudian dijadikan posisi investasi.  Hanya orang yang gagal trading yang bisa rugi sampai 50%. Entah itu 100 atau 10 juta… tapi kalau sampai rugi 50% berarti anda sudah gagal trading.

4. Sadarilah banyak orang yg membenci saham dan mengatakan saham berbahaya karena mereka pernah mencoba jual beli saham dengan modal yg besar padahal mereka masih pemula sehingga kerugian yg di derita tidak dapat diterima.

5. Saham berisiko tinggi namun juga bisa memberikan hasil yg tinggi. Untuk meminimalisir risko selagi trading saham anda bisa sambil belajar.

Bahasan: terus terang… saya tidak juga mengerti mengapa pelaku utama pasar modal (perusahaan sekuritas, BEI dan OJK) masih terus berpendapat seperti ini.  Mereka selalu berpikir bahwa ‘newbies’ atau pemula dalam investasi saham … adalah mereka yang punya duit banyak… dan mau buang duit di pasar modal ini.  Mereka selalu berpikir bahwa gak papa duit mereka ilang.. yang penting mereka kenal pasar modal.  Sudah begitu.. di pasar modalnya mereka ini diumpankan ke bandar-bandar dengan melalui proses standar: ‘amati running trade’ terus beli jual.  Hadeeh….

Kalau menurut pengamatan saya… pasar modal kita itu tidak bisa maju selama orang masih berada dalam pola pikir standar seperti ini.  Gimana mau 2 juta pemodal kalau setiap pemodal yang masuk kemudian hanya disuruh menghabiskan duit terus keluar lagi?

Pasar modal Indonesia itu spesial… karena Rakyat Indonesia adalah Spesial.  Kampanye cara lama hanya menciptakan haters dan orang-orang yang apatis.

Kita butuh pemodal yang bertanggung jawab.  Bukan hanya mereka yang ingin menghamburkan duit.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

 

3 Comments
  1. Subur Makmur says

    Pak Tomi, tolong dikasih tau utk orang2 yang pertama kali mau icip2 investasi saham, beli saham UNVR aja. Ga usa ikut training macam2. Pokoknya beli saham UNVR, ditahan 3 tahun pasti cuan. Silakan dibuktikan sendiri.

    1. Satrio Utomo Purnomo says

      Hahaha…. Ayah saya beli UNVR ketika IPO. Sampai sekarang belum kepingin lepas…. 😀

  2. alexander saogie says

    menggalakan agar makin banyak masyarakat beraktifitas dalam pasar saham dengan hanya memberi gambaran uang besar mudah diperoleh tanpa disertai dengan pembelajaran trading,atau
    resiko2 yang akan didapat ibarat menghimbau orang berburu di
    hutan yang penuh binatang buas tanpa dibekali senjata yang me
    madai

Leave A Reply

Your email address will not be published.