Rule of Three dalam Double Bottom : Case of IHSG and Dow Jones Industrial…*

140

Selamat pagi…

Kita sudah membahas mengenai definisi dari double bottom serta bagaimana Rule of Three dalam penentuan suport dari double bottom.

Kali ini… kita akan membahas mengenai contoh-contoh dari penerapan teori tersebut.

Ada dua chart.  Chart dari IHSG …

151024 IHSG kosongan

dan Chart dari Dow Jones Industrial Average …

151024 DJI kosongan

Manakah diantara keduanya yang merupakan double bottom?

Kita mencoba menguji dengan menggunakan teori Rule of Three.

 

Pada IHSG.. Bottom 1 ada pada level 4.111, sedangkan Bottom yang kedua ada pada level 4.033.

Selisih antara Bottom 1 dan Bottom 2 adalah sebesar : (4.111 – 4.033)/4.111 = 1,89 persen.

Ini artinya… IHSG masih ‘boleh’ menggunakan target dari Pola Double Bottom.

Sekarang… kita lihat pada indeks Dow Jones Industrial…

151024 DJI Bottom dan Midpoint

Bottom pertama dari indeks Dow Jones Industrial (DJI) ada pada level 15.370, sedangkan Bottom 2 dari indeks DJI ada pada level 15.942.

Selisih antara keduanya adalah sebesar (15.942-15.370)/15.942 = 3,59 persen.

Ini artinya: pola pergerakan indeks Dow Jones Industrial di atas, bukan merupakan pola Double Bottom.

Berapa target harganya?

Indeks DJI bukan merupakan double bottom sehingga target harganya tidak bisa diukur dengan menggunakan target harga pola double bottom.

Untuk IHSG…

151024 Target Double Bottom IHSG

Berdasarkan gambar di atas… Target Double Bottom IHSG ada di sekitar level 4.950.

Loh.. Pak Tommy… Target Double Bottom bukannya hanya 4.911 ???

Memang… kalau menggunakan cara manual… target dari Double Bottom IHSG ada di level 4.911.  Angka itu didapat dari jarak dari mid point dengan bottom, kemudian ditambahkan kepada level harga midpoint : 4.511 + (4.511 – 4.111).

Akan tetapi… anda kan tahu… saya menggunakan cara grafis dengan skala logaritmik.

Lagian… beda tipis sama temen… cincay lah….  Biar adil.. mungkin sebaiknya target Double Bottom IHSG ini dibikin di kisran 4.900 – 4.950 saja.

So… Apakah IHSG bakal terus melaju hingga kiasran 4.900 – 4.950 tanpa koreksi berarti?

Sejauh ini sih… saya masih pake target IHSG 4.700 – 4.750 yang merupakan target dari wedge pattern.  Tapi… kalau resisten itu ternyata dilibas juga (ingat… kemarin sudah ada BBRI sebagai game changer) … saya akan menggunakan 4.900 – 4.950 sebagai target IHSG berikutnya.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.