#menabungsaham @idx_bei : Bukan Untuk Trading for A Living …*

535

Selamat pagi…

Pasar modal kita itu.. stagnan.  Yang stagnan ini bukan harga sahamnya tentu saja.. atau harga saham BNBR di harga AR bawah Rp 50 itu.  Tapi yang stagnan adalah penetrasi pasarnya… penetrasi pasar modal pada masyarakat Indonesia.

Berbeda dengan Pasar Modal di kawasan Asia… penetrasi pasar modal di Indonesia itu sangat rendah.  Singapore misalnya..  2 dari 3 penduduknya.. sudah memiliki akun di perusahaan sekuritas. Di Malaysia 1 dari 4 penduduknya punya akun di perusahaan sekuritas.  Di Indonesia? Hehehe… angkanya masih belum bisa melewati angka 0,2 persen jumlah penduduk. Artinya.. dari 1000 orang Indonesia… hanya 2 yang punya akun di perusahaan sekuritas.

Minimnya penetrasi pasar ini .. membuat BEI dan OJK memikirkan cara-cara kreatif agar penetrasi pasar ini bisa menjadi lebih baik.  Berbagai program kemudian dilaksanakan.  Yang paling baru.. adalah program Menabung Saham.

Menabung Saham ini adalah suatu cara dimana pemodal menabung Rp 100.000 per bulan untuk membeli saham.  Diharapkan .. tabungan ini bisa meraup keuntungan berlipat ganda sehingga orang bisa tertarik untuk berinvestasi di Bursa Efek Indonesia.

Bagus kan idenya? 100.000 itu jumlah yang tidak besar untuk sebagian besar penduduk Indonesia. Semua orang bisa kaya.. semua orang pasti tertarik untuk buka rekening efek. Menjadi Investor Saham.

Masalahnya: Bursa punya aturan lama dimana setiap investor yang menggunakan online trading .. dikenai Terminal Fee sebesar Rp 30.000 ditambah PPN 10% jadi total Rp 33.000.  Seingat saya… ini peraturan jaman RTI dulu.. sehingga ini peraturan sudah sangat lama.. mungkin sebelum tahun 2010.

Jadi.. Indah bukan? Orang yang nabung Rp 100.000 per bulan … dikenai Terminal Fee sebesar Rp 33.000.  Ini artinya: Jika seseorang hanya menabung di bulan pertama terus tidak menabung lagi… ‘Investasi’ miliknya hanya tinggal Rp 1000 di akhir bulan ke 3.

Atau… jika seseorang menabung Rp 100.000 per bulan … maka ia harus mendapatkan return/untung/cuan sebesar 33% untuk setiap bulannya … hanya untuk sekedar membayar Terminal Fee.  Betapa Jeniusnya program ini!!!

So… pada beberapa waktu yang lalu … saya sudah pernah mention bahwa untuk Trading for A Living … seorang pemodal pemula hanya bisa mengharapkan return sebesar 3% dari ekuitasnya yang ditanamkan pada pasar modal. Itu artinya.. program Menabung Saham yang mensyaratkan return sebesar 33% persen per bulan ini… BUKAN UNTUK MEREKA YANG INGIN MELAKUKAN TRADING FOR A LIVING!!! Itu untuk segmen yang berbeda. Investasi dibawah Rp 10 juta seperti ini… Bukan untuk anda.

Mohon diingat dengan sebaik-baiknya.

Mau tahu solusinya apa? Yah… yang paling penting… BEI sebenarnya harus menghapuskan terminal fee… minimal bagi investor atau trader yang investasinya setidaknya dibawah Rp 10 juta.  Tapi.. jika tidak… solusinya bisa anda temukan pada tulisan saya berikut ini.

Happy trading … semoga barokah!!!
Satrio Utomo

*disclaimer ON

trading investasi saham Indonesia pemula mahir pakar pasar modal bursa efek

You might also like More from author

4 Comments

  1. Chandra says

    Halo Pak,

    Setau saya sudah banyak online trading yang tidak mengenakan biaya bulanan apapun ke nasabah, yang ada nasabah dapat bunga dari RDI. Jadi fee nya hanya fee beli dan fee jual saham.

    1. Satrio Utomo Purnomo says

      Bung Chandra…

      Nasabah memang kadang tidak kena pak. Tapi IDX tetap menagih pembayaran kepada Anggota Bursa. Jadi… pada sebagian anggota bursa… tetap saja harus melemparkan Terminal Fee tersebut kepada nasabahnya.

      Wassalam,
      Satrio

  2. Hans says

    Setahu saya nasabah reguler (full broker), tanpa online trading tidak dikenakan biaya bulanan 33rb.
    Saya tidak tahu implementasinya, Apakah kalau menabung saham, nasabah tidak perlu running trade/online trading dong, jadi seperti RD?

    Yang jadi masalah, kenapa tidak sekalian RD yang jelas dikelola, portofolio disesuaikan dengan kondisi market, dibanding menabung saham tertentu yang sifatnya pasif..

  3. Kurniawan says

    Benar, terminal fee menyusahkan saja. Sebaiknya ini dimasukkan ke fee transaksi, misalnya 0,005% dari transaksi dan ada batas maksimal. Ada yg tidak mengenakan terminal fee, seperti e-trading.

Leave A Reply

Your email address will not be published.