Ketahanan #IHSG terhadap Bom…*

99

Selamat pagi…

Hari Kamis kemarin… kita disuguhi oleh aksi bom di pertokoan Sarinah (Bom Sarinah).

Boooom bom meledak sebelum rehat siang.

Setelah itu… berita yang dimuat media adalah: IHSG anjlok , IHSG terjun bebas dan lain sebagainya.

Pertanyaanya adalah: haruskah kita takut? Haruskah kita khawatir?

Sebelum kita menjawab… mari kita lihat dulu tabel dibawah ini:

160117 Pengaruh Bom

Kalau kita melihat daftar aksi teror yang pernah berlangsung di Indonesia, kita bisa melihat bahwa setidaknya ada 20 kejadian teror berupa aksi pengeboman yang pernah berlangsung di Indonesia semenjak tahun 2000.  Pada tabel diatas… saya mencoba memilih… beberapa aksi bom yang fenomental… yang bisa mempengaruhi pergerakan IHSG.

Kita bisa melihat… bahwa pengaruh bom terhadap IHSG… sebenarnya sangat kecil.  Memang… pada saat bom pertama kali meledak di BEI, IHSG bergerak turun 11,78% dalam dua hari perdagangan sebelum sempat mengalami rebound.  Recovery, atau kembalinya IHSG ke level sebelum bom, juga berlangsung lama… lebih dari 90 hari bursa. Pada bom kedua yang meledak di Bali, dimana korban warga negara asingnya lebih dari 200 orang, IHSG memang mengalami koreksi paling tajam, 14,17 persen… tapi dengan recovery yang lebih cepat, hanya 16 hari bursa. Akan tetapi… pada 5 bom yang terakhir.. rata-rata koreksi IHSG juga sudah kurang dari 3% … recoverynya juga terbatas sekitar 2-3 hari perdagangan.

Jadi… kesimpulannya adalah : Market kita… sudah tahan Bom.  Koreksinya tidak dalam, recoverynya juga cepat.

Haruskah kita takut pada Bom?  Sepertinya… orang malah cenderung mengambil posisi beli ketika harga jatuh beberapa saat setelah bom terjadi… karena itu dianggap sebagai diskon singkat.

Saya sih kemarin gak ambil posisi bukan karena takut bom.  Saya hanya takut sama regionalnya doang.

Pelajaran yang bisa kita ambil adalah :

ADA BOM? jangan takut.. biarkan harga turun sedikit.. terus BELI!!!

Meski… posisinya tetap posisi trading. Hold lama atau sebentar.. tinggal kita lihat arah marketnya saja.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.