Membeli Tiket Emas (Buying A Golden Ticket)*

175

Selamat pagi…

Pernahkah anda menyaksikan film Last Action Hero yang dibintangi oleh Arnold Schwarzenegger?

image

Pernahkah anda menonton film Choccolate Factory yang dibintangi oleh Johnny Depp?

Kedua film ini memiliki persamaan sebenarnya: tokoh sentral dari film ini.. memperoleh sebuah Golden Ticket (Tiket Emas) untuk bisa memasuki sebuah petualangan yang tak terbayangkan.  Petualangan impian.

Lantas… apa hubungannya dengan pasar modal? Apa hubungannya dengan investasi?

Kemarin ada yang bertanya kepada saya:

image

image

Sebagai informasi tambahan… gambar diatas adalah gambar pergerakan saham HMSP seperti dibawah ini.

image

Saya benar-benar tercenung membaca pertanyaan ini.    Melihat cara beliau bertanya… melihat pengetahuan yang dimiliki (baca ticker standar begitu saja masih belum tahu.. berarti memang masih sangat awam… pengetahuan dasar saja sepertinya masih belum punya.

Buat sebagian orang… buat orang yang masih awam terhadap perdagangan saham atau bursa efek… pasar modal itu memang seperti sesuatu yang sangat ‘ajaib’.  Cerita-cerita seperti memperoleh kekayaan luar biasa dalam waktu singkat, keuntungan yang sangat tinggi dalam waktu singkat, uang yang berlipat ganda, dan masih banyak lagi cerita-cerita yang lain.  Itu sebabnya.. semua orang kemudian kepingin menjadi bagiannya, kepingin memperoleh sesuatu darinya.

Salah satu yang kemudian dilakukan… adalah dengan ‘membeli ticket emas’ seperti ini.

Jika anda ingin melakukan pembelian saham dengan strategi ‘beli golden ticket’ seperti ini… beberapa hal yang harus anda ingat adalah sebagai berikut:

  1. Dengan melakukan pembelian Golden Ticket seperti ini, anda melakukan posisi investasi.
  2. Posisi investasi berarti anda harus fokus pada valuasi.  Jangan terpengaruh dengan pergerakan harian yang sedang terjadi.  Posisi anda jangan dilihat tiap hari.
  3. Karena posisi anda adalah posisi investasi, belilah harga yang memiliki propek yang bagus, yang kedepan valuasinya bakal terus meningkat.
  4. Saham itu, valuasinya akan terus meningkat kalau laba bersihnya terus tumbuh, laba bersih yang dari operasional.
  5. Saham itu juga sebaiknya berasal dari sektor industri yang untuk jangka panjang memiliki prospek yang bagus.  Jangan bermain-main dengan saham yang sektornya sedang ditinggalkan orang atau sedang dalam ‘daftar negatif investasi’.
  6. Masalah Market Capitalization juga menjadi issue penting.  Saham dengan kapitalisasi pasar yang besar, lebih disukai dibandingkan saham dengan kapitalisasi pasar yang kecil.
  7. Carilah perusahaan yang ‘namanya pernah anda dengar’ dan anda memiliki pandangan positif terhadap perusahaan itu.  Jangan pernah berinvestasi hanya karena ‘ayah/ibu/om/tante/tetangga saya kerja disana’.  Sudah banyak orang yang melakukan investasi seperti itu dengan hasil yang mengecewakan. Jangan sampai anda bermusuhan dengan orang terdekat anda, hanya karena anda ingin berinvestasi.
  8. Anda mau berinvetasi.  Jangan dengarkan pendapat analis teknikal (seperti saya)… hehehe.  Dengarkanlah pendapat dari analis fundamental.  Meski tetap saja.. sebaiknya anda melakukan analisis fundamental sendiri agar anda bisa tahu duit anda anda investasikan kemana.

So… jika itu sudah ada dalam checklist anda… saya hanya bisa mengucapkan :

selamat berinvestasi…. selamat datang investor masa depan di Bursa Efek Indonesia!!

Saya hanya berharap anda untung … saya berharap anda tidak kecewa.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

PS: untuk yang nomor 8…. terserah anda saja deh.  Saya juga kalau anda tanya tetap mau jawab kok. Tetap mau menjawab pertanyaan anda dengan kemampuan terbaik yang saya tahu.  😀

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.