Pak Tito @idx_bei … ini loh cara instan untuk meningkatkan jumlah investor saham Indonesia…*

128

Selamat pagi…

Heran deh… setiap baca berita mengenai jumlah investor pasar modal Indonesia… selalu saja: angkanya macet dibawah 500.000 orang. Pagi ini di koran Investor Daily .. Pak Tito malah bilang kalau investor saham Indonesia hanya 450.000 orang.  Sudah begitu.. yang aktif hanya sekitar 20.000.  Sedikit sekali.

Pasar modal memang sesuatu yang menarik.  Pasar modal itu seperti uang yang jatuh dari langit.  Akan tetapi… industri pasar modalnya sendiri… terutama brokerage/perantara pedagangan saham, bukan industri yang menarik untuk dimasuki.  Banyak aturan, pengawasan yang ketat, modal yang besar, respon yang harus cepat terhadap teknologi, adalah beberapa barrier to entry yang membuat ‘hanya orang yang serius kepingin masuk’ atau ‘hanya orang yang berkepentingan’ saja yang mau menjalani.

Terlepas dari semua itu… sebenarnya … ada cara instan untuk melipatgandakan jumlah Investor Pasar Modal Indonesia.  Iya.. CARA INSTAN!!! Hanya butuh 1 hari.  Beberapa jam kalau perlu.  Yang dibutuhkan hanya kemauan dari SRO untuk berkumpul… dan tentu saja dukungan dari Menteri Keuangan…. membuat aturan baru… terus ditandatangani bersama.

Cara seperti apakah itu?

Gampang:

Masukkan Investor Reksadana Saham dan Reksadana Campuran ke dalam Jumlah Investor Saham Indonesia!!!

Mau tau alasannya?

Mereka itu … memasukkan uangnya ke dalam sistem pasar modal Indonesia.

Mereka itu… secara tidak langsung juga memiliki saham

Mereka itu… mengalami untung rugi mengikuti pergerakan IHSG

Alasan yang lain:

  • industri reksadana lebih berani membayar komisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan industri sekuritas.
  • industri reksadana memiliki tenaga kerja yang ‘lebih mudah menjual’ jika dibandingkan industri sekuritas.  Lebih cantik… lebih ganteng… Lebih ‘menjual’!
  • bagi investor… strategi membeli reksadana lebih mudah jika dibandingkan strategi beli jual saham.
  • bagi tenaga penjual … strategi membeli reksadana juga lebih mudah jika dibandingkan strategi beli jual saham.

Industri sekuritas juga pasti mendukung langkah pengembangan dari industri reksadana.  Mengapa?

  • likuiditas transaksi pasar modal akan meningkat
  • ketika berhasil (which is kemungkinan juga berhasil karena ekonomi kita lebih cenderung bagus untuk waktu-waktu mendatang), investor reksadana lebih mudah untuk dibujuk untuk menjadi investor saham, dibandingkan orang yang tidak tahu sama sekali tentang saham.

So… apa lagi yang anda tunggu Pak Tito? Ojo mung nggedabrush wae!  Action Pak… Action!!! Ini jaman Jokowi… bukan jaman SBY.. apalagi bukan jaman Soeharto!!!!!

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.