Aplikasi Smartphone yang harus Anda Install ketika Trading Saham dan Trading Reksadana…(Bagian 2)*

2,079

Selamat pagi…

Selain Investing.com … aplikasi smartphone yang harus kita install ketika kita trading saham .. dan juga trading reksadana .. adalah Bloomberg Business.

image

Banyak manfaaat yang bisa kita dapatkan dari Bloomber Business ini.

Pertama: kita bisa melihat berbagai market variabel.

image

Kita bisa lihat menunya lah… disitu ada Indeks, Futures (seperti Dow Futs), nilai tukar, dll.

Cuman masalahnya… harga Nickel dan CPO tidak ada disini.  Meski.. pada Bloomberg Business ada posisi dari indeks Strait Times.

Kedua: Kita bisa melihat data konsensus.

Anda tahu manfaat dari data konsensus kan? Itu loh.. yang untuk melihat apakah kinerja dari emiten bagus atau jelek? Saya pernah bahas sebelumnya kok cara mencari konsensus pada Bloomberg Business ini.  Silakan anda lihat detailnya pada tulisan saya tersebut.

Ketiga: kita bisa memanfaatkannya sebagain sumber informasi ketika kita melakukan trading reksadana.

Trading reksadana sebenarnya adalah topik yang ingin saya bahas semenjak bulan Oktober tahun lalu.  Akan tetapi.. karena kesibukan saya… pembahasan ini menjadi tertunda.

Trading reksadana ini pada dasarnya adalah melakukan beli (subsribe) dan jual (redeem) reksadana dengan memperhatikan arah dari pergerakan benchmark market (baca: IHSG) untuk jangka menengah.

Nah.. Bloomberg Business ini memberikan data atau variabel yang wajib diketahui ketika kita trading reksadana.  Data ini adalah:

–  NAB terakhir dari reksadana
Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana itu ibarat ‘harga’ dari reksadana.  Bagaimana kita bisa tahu kekayaan kita kalau kita tidak mengetahui harga dari aset yang kita beli?

NAB ini bisa kita lihat dengan cara mengetik nama reksadana pada window search (yang gambarnya seperti kaca pembersar) yang terdapat di sebelah kanan atas dari aplikasi.

image

Pada gambar diatas… saya mengambil contoh reksadana kesayangan saya.. BNP Paribas Ekuitas.  Begitu saya masukkan namanya.. detail dari reksadana tersebut akan muncul.  Disitu saya bisa melihat NAB dari reksadana tersebut.

–  Beta dari Reksadana
Kualitas dari reksadana itu, tidak semata-mata ditentukan oleh return.  Coba bayangkan: reksadana yang return tinggi.. ternyata isinya gak jelas.  Isinya lebih ke saham-saham gorengan yang ada di grup dari penerbit reksadana itu.  Ketika saham dari grup itu digoreng, kinerja reksadana melejit.  Tapi .. kalau misalnya niy (mahnya misal.. sekarang belum ada yang seperti ini) semua saham grup itu kemudian mentok ke bawah menjadi gocap.  Apakah anda rela kalau sahamnya jadi semua gocap NAB reksadana anda jadi ancur-ancuran?

Kualitas reksadana itu tidak semata-mata ditentukan oleh return, tapi oleh kemampuan dari reksadana tersebut untuk mengalahkan benchmark

Benchmark ini biasanya indeks yang menjadi patokan dari fund manager untuk mengelola dana.  Benchmark ini biasanya disebutkan pada prospektus, atau pada lembar deskripsi reksadana yang bisa anda baca ketika anda membeli reksadana.  Benchmark ini bisa IHSG, LQ45, MSCI Indeks Indonesia, indeks sektoral, dll, sesuai tujuan dari pengelolaan reksadana tersebut.

Nah… sensitifitas pergerakan dari NAB reksadana terhadap benchmarknya ini, ditentukan oleh Beta dari reksadana itu.  Beta ini adalah sebuah angka.  Misalnya niy.. kita pake beta dari reksadana kesayangan saya tadi.

image

Beta vs JCI (JCI adalah kode Bloomberg untuk IHSG) adalah sebesar 1,05.  Artinya: jika IHSG naik 1 persen.. maka NAB reksadana ini (secara rata-rata) akan bergerak naik sebesar 1,05 persen. Disisi lain.. kalau IHSG turun 1 persen, NAB dari reksadana ini juga (secara rata-rata) akan turun sebesar 1,05 persen. 

Reksadana yang bagus untuk trading reksadana, itu biasanya memiliki Beta sekitar 0,95 hingga 1,25. 

Dengan beta seperti itu, pergerakan NAB reksadana bakal mirip dengan pergerakan benchmark.

Ketika Beta reksadana sebesar 0,95 – 1,25 … yang kita lakukan adalah memprediksi arah benchmark, dan melakukan beli (subscribe) dan jual (redeem) berdasarkan prediksi yang sudah kita lakukan tersebut.

Mudah kan?

So… Variabel NAB dan Beta reksadana ini yang ada di aplikasi Bloomberg Business ini.  Itu yang membuat saya jatuh cinta pada aplikasi Bloomberg Business ini dan kemudian menginstallnya pada smartphone yang saya miliki.

Bagaimana dengan anda?

Happy trading… semoga barokah!!!
Satrio Utomo

*disclaimer ON

trading investasi saham Indonesia pemula mahir pakar pasar modal bursa efek

You might also like More from author

2 Comments

  1. Nelly says

    bagaimana caranya mempridiksi arah bencmark? terimakasih

Leave A Reply

Your email address will not be published.