Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Pak… Ini Saham Gocapan Kenapa Pada Naik Yak?*

230

Selamat pagi…

Kalau anda aktif memantau Pasar Modal Indonesia… anda pasti merasakan fenomena ini: saham-saham yang beberapa waktu yang lalu harganya masih di autoreject bawah.. Rp 50 (gocap) … hari-hari sudah mulai bergerak naik.  Ada yang sudah naik 100% ke Rp 100 … bahkan sudah banyak yang naik hampir 200%.

Pertanyaan standarnya adalah: mengapa saham-saham gocapan itu bergerak naik?

Mungkin orang bilang… itu karena harga batubara naik.  Sebagaian besar saham itu kan saham batubara.  Orang pasti ada yang bilang: dengan harga minyak sudah bottom.. harga batubara akan bergerak naik.

Apakah seperti itu?

Kalau menurut saya sih… pergerakan harga saham gocapan ini lebih terkait dengan Rencana BEI Menghapuskan Batas Bawah  Pergerakan Saham.  Nantinya… batas bawah pergerakan saham tidak lagi Rp 50 (gocap)…. tapi kemungkinan bakal lebih rendah.  Apakah kemudian harga bisa Rp 1 di offer? Hehehe… mari kita lihat saja.  Bukan saya yang bikin peraturan kan? Mari kita tunggu peraturannya.

Apa yang harus dilakukan oleh investor? Apakah harus menjauhi? Apakah malah beli? Atau apa?

Kalau anda bertanya kepada saya… maka jawaban saya adalah:

Yang penting… anda harus tahu kalau saham-saham mantan gocapers seperti itu.. hanya bagus untuk trading… bukan untuk investasi.

Fundalmentalnya kan kemungkinan juga jelek… belum ada perbaikan.  Kalau anda nyangkut, salah posisi, dan kemudian anda jadikan itu sebagai posisi investasi… ingatlah bahwa kalau nanti penghilangan batas bawah sudah dilakukan… berarti duit anda bisa habis.  Tidak cuman berhenti di harga gocap.. atau kemungkinan juga tidak bisa jual lagi di pasar nego.

So… beli saham itu ada resikonya.  Membeli saham seperti itu… tentu saja aturan mainnya ‘beda’.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

2 Comments
  1. cozy says

    Mantap kalau dapat mengikuti gerakannya, tapi kalau tidak bisa memantau ya bahaya kan….

    1. Satrio Utomo Purnomo says

      Betul Pak… apalagi.. kalau yang nyangkut terus pasrah. Hadeeeeh… Bisa jadi nyangkut seumur hidup.

Leave A Reply

Your email address will not be published.