Mewaspadai Tekanan Jual Saham Perbankan…*

0 3

Selamat Pagi dari PT. Universal Broker Indonesia, 15 April 2016

Selamat pagi…

IHSG kemarin ditutup dengan signal negatif, setelah tekanan jual pada saham BBRI membuat IHSG gagal bertahan diatas suport pertama di level 4.825, disamping kekhawatiran akan aksi profit taking yang kemungkinan bakal terjadi pada bursa global, seiring dengan koreksi yang terjadi pada harga minyak WTI.

Akan tetapi, indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam ternyata masih bisa bergerak naik seiring dengan sentimen positif dari data-data tenaga kerja yang dipublikasikan semalam. Indeks dari bursa di kawasan Asia pagi ini cenderung bergerak flat-naik sebagai respon atas kenaikan indeks Dow Jones Industrial tersebut.

Signal negatif dari pergerakan IHSG kemarin tersebut, telah mengakhiri trend naik jangka pendek yang tengah berlangsung. IHSG harus ditutup setidaknya diatas resisten pertama di level 4.850 untuk menghilangkan signal negatif yang kemarin muncul. Padahal, dengan kemungkinan berlanjutnya tekanan jual saham perbankan masih akan berlanjut, IHSG sepertinya bakal sulit untuk kembali bergerak naik terlalu banyak.

IHSG pada hari ini diperkirakan bakal bergerak bervariasi pada kisaran 4.800 – 4.850. Level 4.765 akan menjadi suport kedua. Disisi lain, hanya penutupan diatas resisten 4.850 yang bisa memberikan signal positif.

Dengan trend jangka pendek yang kembali dalam trend turun, pemodal sebaiknya selektif dalam melakukan positioning. Untuk posisi jangka menengah, kami masih memberikan rekomendasi buy on weakness untuk saham-saham sektor pertambangan, konstruksi, dan saham-saham big caps non perbankan.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.