Sentimen Negatif Kinerja Emiten…*

27

Selamat Pagi dari PT. Universal Broker Indonesia, 29 April 2016

Selamat pagi…

Menjelang batas akhir pelaporan kinerja 1Q2016, emiten terlihat mulai berduyun-duyun untuk mempublikasikan laporan keuangannya. Sejak sore kemarin hingga pagi hari ini, tercatat setidaknya 14 emiten blue chip yang sudah menyampaikan kinerja 1Q2016.

Dari emiten-emiten tersebut, terlihat hanya sedikit yang bisa membukukukan kinerja diatas ekspektasi konsensus analis yang kami pantau dari www.bloomberg.com. BBRI yang ditunggu-tunggu oleh pelaku pasar, ternyata mencatatkan kinerja yang kurang menggembirakan. Untuk 1Q2016, BBRI hanya mampu membukukan EPS sebesar Rp 253,39, dibawah estimasi konsensus yang memperkirakan EPS BBRI 1Q2016 bakal sebesar Rp 267. Disisi lain, tercatat hanya INDF, ICBP, PNBN, JPFA, dan PWON yang mampu membukukan kinerja diatas ekspektasi. Beberapa diantaranya malah mencatatkan kinerja yang buruk, seperti INCO, SMBR, SIMP, dan LSIP.

Dari bursa regional, sentimen juga terlihat cenderung negatif setelah indeks Dow Jones Industrial (DJI) 210,79 poin (-1,17 persen) dan ditutup pada level 17.830,76, setelah kinerja buruk dari Apple memicu tekanan jual dari para investor. Indeks dari bursa di kawasan Asia pagi hari ini cenderung bergerak negatif, dengan Hang Seng terkoreksi sekitar 1,2 persen, dan Strait Times Singapore terkoreksi sebesar 0,49 persen.

Sentimen negatif dari dalam dan luar negeri ini, diperkirakan bakal memberikan tekanan terhadap pergerakan IHSG. IHSG yang kemarin berhasil ditutup dengan kenaikan tipis, pada hari ini diperkirakan bakal turun dengan kisaran utama diantara suport di 4.830 dan resisten di 4.880. Jika suport pertama di 4.830 gagal bertahan, IHSG bakal membuka peluang untuk menguji suport di kisaran 4.750 – 4.800.

Kinerja emiten yang cenderung buruk, sepertinya bakal memunculkan keraguan dari para investor mengenai data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang akan dipublikasikan pada awal bulan depan. Pemodal sebaiknya berada dalam posisi defensif, sambil menanti berakhirnya konsolidasi yang tengah berlangsung, baik pada IHSG dan juga pada indeks dari bursa global. Untuk akumulasi atas posisi jangka menengah, sejauh ini kami hanya melihat peluang pada saham-saham sektor konsumer yang secara umum kinerjanya cenderung bagus pada 1Q2016 ini.

DISCLAIMER: Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami dapat diandalkan. PT Universal Broker Indonesia dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agenpenjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.