Selamat Pagi dari PT. Universal Broker Indonesia, 20 Mei 2016

32

Selamat Pagi dari PT. Universal Broker Indonesia, 20 Mei 2016

Selamat pagi…

Indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam bergerak turun 91,22 poin (-0,52 persen) sehingga ditutup pada level 17.435,40 setelah kekhawatiran akan sentiment negatif dari kenaikan suku bunga The Fed menerpa pelaku pasar. Meskipun demikian, posisi DJI yang bangkit sekitar 100 poin dari titik terendahnya, disamping juga harga minyak yang cenderung menguat pada perdagangan pagi di market Asia, membuat pelaku pasar dari bursa di kawasan Asia pada pagi hari ini hanya mensikapi secara bervariasi koreksi DJI tersebut. Indeks Strait Times Singapore pagi ini bergerak naik 0,4 persen, sedangkan Hang Seng masih terkoreksi sebesar 0,2 persen.

Hingga perdagangan kemarin, tekanan jual dari pemodal asing menjelang Ramadhan terlihat masih berlangsung. IHSG kemarin gagal bertahan diatas suport pertama di level 4.713 sehingga signalnya memang cenderung negatif. Meskipun demikian, potensi koreksi IHSG sejauh ini terlihat masih terbatas, setidaknya hingga kisaran 4.600 – 4.650 untuk jangka pendek. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan bakal bergerak bervariasi pada kisaran gap di 4.686 – 4.691 akan menjadi suport pertama. Hanya penutupan diatas resisten 4.725 yang bisa mengakhiri trend turun yang tengah berlangsung.

Hingga perdagangan kemarin, tekanan jual Pra-Ramadhan terlihat masih terjadi. Tekanan jual ini adalah tekanan jual yang biasa terjadi, mengingat pelaku pasar asing sering khawatir akan sepinya market selama bulan Ramadhan. Pergerakan saham hanya berlangsung selektif, mengingat pelaku pasar hanya berfokus pada saham-saham tertentu yang mengalami teknikal rebound. Meskipun demikian, potensi kenaikannya sebenarnya juga terbatas mengingat secara keseluruhan, IHSG sebenarnya masih dalam trend turun. Hingga perdagangan kemarin, saham-saham sektor property terlihat sudah mencapai resisten kuat retracement 50%. Pelaku pasar sebaiknya menghindari saham-saham yang sudah mencapai resisten kuat.

Pada perdagangan kemarin, harga saham BMRI terlihat berhasil ditutup diatas resisten pertamanya. Kenaikan tersebut pagi ini dibarengi oleh munculnya berita-berita mengenai pembentukan holding BUMN perbankan. Pelaku pasar sebaiknya melihat apakah kenaikan BMRI tersebut pada hari ini bisa berlanjut dan kemudian menular pada saham-saham perbankan yang lain.

DISCLAIMER: Informasi yang terkandung dalam laporan ini telah disusun dari sumber-sumber yang menurut kami dapat diandalkan. PT Universal Broker Indonesia dan/atau perusahaan afiliasinya dan/atau masing-masing karyawan dan/atau agenpenjual tidak menjamin keakurasian dan kelengkapan informasi. Kami tidak bertanggung jawab atas hasil dari transaksi yang dilakukan dengan berdasarkan atas informasi yang ada pada laporan ini. Semua pendapat, prediksi, perkiraan, dan proyeksi yang ada pada laporan ini adalah merupakan pendapat terbaik yang kami buat, berdasarkan informasi yang kami miliki, pada tanggal laporan ini dibuat, dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dan tidak mengikat.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.