10.25*

78

Selamat pagi…

Sebagai seorang analis… saya itu seorang analis yang dudul.  Ngglithis kalau Bahasa Jawanya.  Saya trading dengan menggunakan prediksi saya sendiri.  Akan tetapi… kalau saya melihat ada orang lain yang prediksinya aneh (dan biasanya salah)… saya kemudian selalu teringat akan orang itu.  Kalau salah ketika dibawah… biasanya salah ketika harga diatas.  Kalau dia dulu ketika harga dibawah bearish, maka ketika harga diatas, saya akan waspada ketika dia bullish.  Ketika dia bulish, maka saya akan cenderung jualan (karena dulu ketika dia bearish saya beli).

Hari ini… saya termakan dengan kebiasaan saya ini.

Dulu… ketika IHSG baru naik dari level 4800an ke 5000… saya melihat ada orang memberikan rekomendasi sell.  Nggak cuman sell … tapi malah short.  Ketika itu saya terbengong-bengong.  Gile aje… trend naik masih kuat.. net buy asing masih kenceng.. ada orang rekomendasi ‘short’.  Itu yang membuat saya menumpuk posisi, melakukan posisi beli.

Nah… sekarang … ini orang kasih rekomendasi ‘yuk… kita trend following’.  Kita trend following… tapi pagi ini posisi asing sudah net sell tipis.  Net buy asing anjlok dari Rp 791M kemarin… menjadi dibawah Rp 50M.  Padahal market sudah jalan hampir satu setengah jam.  Asing brenti beli… lha kok dia malah bullish? Hm… saatnya untuk jualan kali ye?

Itu yang kemudian saya lakukan.  Hari ini… pokoke saya berusaha Sell On Strength.  Saham yang kemarin saya beli, hari ini cenderung saya lepas dulu.  Ada yang profit, tapi sepertinya lebih banyak yang cuman kembali modal.

Saya hari ini play safe… terutama melihat saham-saham bank yang menjadi penggerak indeks, sudah mulai running dibawah suport.  TLKM juga sudah cenderung turun.  GGRM juga gagal take off.

Resiko bearish sekarang? Tentu saja ada.  DJI dan Minyak sudah kelamaan turun.  Kalau mereka rebound, bukannya gak mungkin IHSG melanjutkan trend naiknya.  Toh… resisten IHSG di 5400 juga belum kena.

Hari ini saya hanya posisi trading.  Selama gak ada signal positif di harga minyak WTI… sepertinya saya tetap akan dalam posisi seperti itu.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.