Masalah #IHSG tidak hanya sekedar #aksidamai411*

61

Selamat pagi…

Hari Jumat kemarin… kita semua sudah menyaksikan jalannya Aksi Damai 4 November (#aksidamai411). Aksi yang diikuti oleh jutaan orang ini, berlangsung dengan aman… setidaknya sampai jam 18.00. Setelah itu, yah… anda sudah tahu sendirilah… saya gak perlu cerita. Aksi-aksi yang terjadi setelah ‘kode’ yang diberikan pasca statement Pak JK… memang kemudian terjadi.

Pertanyaannya begini: haruskah kita (pelaku pasar modal) takut? Akankah hari Senin IHSG dan harga jatuh lagi akibat ‘aksi kekerasan’ dan ‘aksi penjarahan’ (saya pake tanda kutip semua karena itu semua berlangsung setelah ‘kode’ itu tadi)??

Menjawab pertanyaan tersebut… saya cuman kepingin cerita begini: Hari Sabtu malam minggu kemarin… saya ada kondangan di daerah Pasar Minggu Raya. Dari rumah saya di daerah Karang Tengah Tangerang, saya menuju ke Pasar Minggu lewat tol Jakarta – Tangerang, Tol Dalam Kota, sebelum keluar daerah Pancoran, ke kanan ke arah Kalibata, dan terus lurus sampai Pasar Minggu. Yang ada adalah: macet .. macet… dan macet. Artinya : orang tak takut keluar rumah kok. Kejadian hari Jumat kemarin, sudah jauh lewat di belakang. Apalagi karena Polisi juga sudah memberikan statement, bahwa aksi kerusuhan pasca demo adalah ulah provokator. Plus penjarah adalah murni kriminal. Emang… market bakal takut sama yang beginian?

Sentimen @#aksidamai411 sudah lewat. Terus.. mau bullish? Enggak juga…

Akan tetapi… kalau anda kemudian mengambil kesimpulan : eh… market gak takut demo… IHSG Senin akan bullish… akan naik tinggi!! Kalau itu kesimpulan anda… saya keberatan juga. Kedepan… masih banyak masalah berderet yang menanti.

– Pilpress Amerika : Hillary sedang bermasalah. Ini yang membuat Dow Jones Industrial tertekan dalam satu – dua minggu terakhir.
– Kinerja emiten 3Q2016 cenderung jelek. Dari consensus 40 emiten yang saya amati, sekitar 65% diantaranya menunjukkan kinerja dibawah ekspektasi.

Dengan kondisi terakhir bahwa…
– Teknikal IHSG juga sedang tidak bagus. Triangle IHSG break support. Targetnya turunnya bisa mencapai kisaran 5.200 – 5.250.
– Pemodal asing meningkatkan aksi jual semenjak hari Rabu. Kalau net sell asing tetap diatas Rp 600 miliar di hari Senin besok.. berarti asing jualan bukan karena ‘Takut Demo’ … tapi asing jualan karena masalah yang lain.
– Hari Senin besok.. ada data penting : angka pertumbuhan GDP 3Q2016. Kalau angka tersebut ternyata jelek (konsensusnya 5.04 persen untuk pertumbuhan GDP YoY, dan 3,22 untuk QoQ), ya kalau IHSG turun… apakah kemudian IHSG turun karena Demo? Nggak juga kan?

So.. kalau IHSG besok Senin naik… selama IHSG gak bisa lewat resisten 5.450… saya sih masih dalam posisi trading… saya masih belum kepingin bullish. Kalau ternyata IHSG turun… kita lihat alasannya dulu… alasannya belum tentu karena Demo. Ini karena : regional masih rawan tekanan, kinerja emiten cenderung jelek, dan… kita lihat data-data ekonominya lah… kalau ternyata data ekonomi jelek… masa IHSG mau naik?

Diluar… banyak banget berita jelek yang sedang beredar. Diluar… banyak orang yang sedang mencari kambing hitam, mencari pengalihan issue agar Aksi Damai 411 kemarin, sentimennya jelek. Tapi… disisi lain.. orang yang terlalu excited untuk bilang bahwa ‘market bullish setelah demo aman’ .. sebenarnya juga tidak terlalu rasional juga.

Perdagangan akan berlangsung dengan volatilitas tinggi. Market bakal enak buat posisi trading. Semoga tidak salah arah saja.

Happy trading… semoga barokah!!!
Satrio Utomo

*disclaimer ON

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.