Minggu Terakhir 2016*

0 331

Selamat pagi…

Menurut saya… ini adalah kondisi terburuk untuk mengawali minggu terakhir dalah suatu tahun. Setelah beberapa tahun terakhir market kita menyambut akhir tahun dengan Santa Claus Rally … hingga akhir minggu lalu, IHSG malah masih berada dalam trend turun… trend turun yang cukup curam.

Oke… di satu sisi.. IHSG masih diatas level psikologis 5.000. Akan tetapi, dengan new low dibawah suport penting 5.091 minggu lalu, trend naik jangka menengah yang saya pikir sudah dimulai semenjak bulan November kemarin, kembali mentah… gagal. IHSG masih melanjutkan konsolidasi yang berlangsung semenjak Agustus kemarin. Mau sampai dimana? Mau sampai kapan? Dimana bottom dari konsolidasi IHSG ini? Semua masih belum jelas… semua masih penuh dengan ketidakpastian. Sejauh ini… saya masih pake suport di level 4.800-4.900. Kalau mau lebih spesifik sih.. ada dua level suport: 4.810 (target dari double top) atau 4.860 (target dari zig-zag subwave c). Disitu suport penting IHSG yang saya gunakan saat ini. Akan tetapi… akankah semuanya berakhir disitu? Akankah kedua suport tersebut akan menjadi bottom dari IHSG?



Satu hal lain yang menjadi pengamatan saya adalah : pada minggu lalu, IHSG turun dengan net sell asing di pasar reguler yang tipis. IHSG turun lumayan dalem, dengan Net sell asing di pasar reguler lebih sering di bawah Rp 600 miliar. IHSG turun dengan net sell tipis seperti ini… menandakan satu hal : fund manager-fund manager lokal (terutama BPJS Naker) tidak sedang berada di pasar untuk melakukan posisi beli. Kemana mereka? Gak tau deh. Rumornya sih… sedang ada audit besar-besaran pada dapen-dapen BUMN lokal akibat posisi ‘terlalu berani’ yang dilakukan oleh Asabri. Eh… tapi… BPJS Naker kan bukan Dapen. Apakah mereka juga kena audit juga? Atau mereka kehabisan duit akibat terlalu banyak menelan right issue emiten infrastruktur yang banyak berlangsung pada 4Q2016 ini? Saya juga gak punya jawaban yang pasti. Yang jelas… agak ada buyer besar di market. Itu sebabnya, net sell asing yang kecil menjadi destruktif.

Kapan koreksi ini berakhir? Ya… kalau fund lokal itu kemudian muncul pada hari-hari mendatang… trend turun ini bisa saja berakhir. Toh net sell asing juga sebenarnya kecil. Tapi apakah mereka akan muncul? Kapan mereka muncul? Saya juga tidak bisa memastikan. Yang jelas… karena banyaknya right issue dan sebagian besar saham-saham yang right issue tersebut belum terlalu jauh dari harga right issuenya… window dressing sepertinya memang diperlukan. Tapi… apakah mereka akan muncul? Kapan window dressing tersebut akan dimulai? Semua masih illusif.

Salah siapa? The Fed? Donald Trump? Ahok? Anda baca berita sendiri deh… saya terlalu banyak masalah untuk scanning berita.

Masalah saya? Enggak… porto saya tidak terlalu masalah karena posisi nyangkut saya saat ini hanya sekitar 10%. Masalah saya adalah ternyata wordpress sekarang settingannya tidak semudah setahun yang lalu. Gak tau deh ini… saya sudah menghabiskan cukup banyak duit untuk beli theme di themeforest.com … tapi ternyata sejauh ini gak ada yang jalan. Saya juga masih berkutat dengan ujian ASPM saya (sudah 5 kali ngulang belum lulus Bo… hehehe…) sehingga saya sulit untuk fokus. Hadeeh… semoga semua segera berakhir deh.



So… kita hanya bisa menunggu… kapan trend turun ini berakhir. Kalau bicara resisten… resisten IHSG hari ini ada di level 5.080. Tapi kalau bicara suport … suport saya yang pertama ada di level psikologis 5.000 … suport saya yang kedua ada di gap 4.890 – 4.905… yang ketiga dan keempat ada di paragraf sebelumnya.

Kalau anda bertanya : kapan Pak Tommy bottom fishing? Jawaban saya : nanti kalau IHSG dibawah 4.900… atau kalah IHSG sudah reversal. Kalau anda bertanya lagi : saham apa yang dibeli Pak Tommy? Saya sih cuman tertarik sama dua hal : harga batubara yang masih tinggi… dan kemungkinan window dressing dari saham-saham konstruksi. Yang lainnya? Saya nunggu reversal saja. Anda kan selalu ingat semboyan saya: Lebih baik terlambat daripada keliru.

Semoga kita gak perlu nunggu sampai pertengahan Januari .. sampai Donald Trump diangkat, next FOMC, atau sampai sidang Ahok diputus. Lama bingitz itu… bisa bikin nelongso berkepanjangan.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.