Hari Pertama Di Tahun 2017…*

522

Selamat pagi…

Hari ini… adalah hari pertama perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia di tahun 2017 ini.  Di awal tahun seperti ini… biasanya… banyak harapan yang ingin dicapai.  Banyaknya harapan sering kali membuat orang kelewat bullish karena posisi akal masih nun jauh di awang-awang sana.  Tingginya harapan, membuat orang lupa dengan realita.

Cek point saya untuk hari pertama perdagangan di tahun 2017 ini adalah sebagai berikut:

Pertama : bantingan aksi jual di akhir perdagangan, membuat IHSG di akhir tahun 2016 ditutup dengan candle berbentuk shooting star.  Karena penutupan di harga terendah itu karena bantingan, bisa jadi IHSG bergerak naik di pagi hari.  Akan tetapi, selama IHSG tidak ditutup diatas resisten 5.335, candle IHSG tetap saja shooting star, signalnya negatif.  Kalau IHSG bisa ditutup diatas 5.335 … berarti IHSG kembali membuka peluang untuk mencetak rekor baru.  Disisi lain… kalau IHSG bergerak turun, suport ada di kisaran 5.150 – 5.200.  Dengan medium term trend berupa flat, saya akan tetap belanja kalau IHSG bergerak turun.

Kedua : hari ini AR bawah kembali normal.  AR bawah untuk saham dibawah Rp 200, kembali ke 35 persen.  AR bawah untuk saham di kisaran Rp 200 – Rp 5000 sebesar 25 persen, AR untuk saham diatas Rp 5000 adalah sebesar 20 persen.  Kembalinya AR bawah menjadi normal ini, akan meningkatkan volatilitas market… which is itu bagus untuk trader seperti kita.  Disisi lain… kembalinya AR saham menjadi normal ini, menyisakan resiko pada saham-saham yang memiliki Price to Earning (PER atau P/E) tinggi.  Harap maklum… 2016 kemarin kan banyak saham-saham BUMN lapis kedua yang digoreng sampai PER diatas 50 kali… bahkan diatas 100 kali.  Jika saham-saham ini meluncur turun, tidak ada lagi ‘buffer’ (penahan) atau ‘cushion’ (bantalan empuk) yang akan menahannya.  Harap kita berhati-hati terhadap saham-saham tersebut.

Ketiga : harga batubara Newcastle masih bergerak naik, harga minyak juga masih bertahan di kisaran tinggi.  Sepertinya saham-saham di sektor komoditas tetap akan menjadi lebih menarik.

Keempat : The Fed baru akan bersidang akhir bulan… Donald Trump akan diangkat tanggal 20 Januari.  Dengan dana asing di pasar reguler masih sekitar Rp 7 trilyun – Rp 8 trilyun … posisi asing yang sepertinya masih akan tetap berada dalam posisi net sell … tetap bisa menjadi ancaman.

Kelima : Januari Effect itu adalah fenomena saham-saham small cap yang bergerak naik karena di akhir tahun sebelumnya mereka di ‘buang’.  Kalau saya sih tetap : fokus pada saham yang trendnya naik.

Keenam : kalau saya lihat beberapa grup … orang santer rekomen saham-saham konsumer.  Hati-hati!  Ini PLN barusan naikin tarif untuk pelanggan 900 watt kebawah.  Sentimennya malah negatif untuk saham-saham sektor konsumer dan retail.

So… apapun market hari ini… just enjoy saja.  Posisi saya sih relatif sedikit karena satu dan lain hal.. di akhir tahun kemarin, salah satu porto saya terpaksa saya bersihkan.  Jadi… hari ini saya akan lebih cenderung ‘cari barang’.  Jangan salahkan saya kalau saya berharap bisa dapet di harga yang ‘sedikit lebih murah’.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer On

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.