Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Saya kepingin IHSG koreksi.. Tapi caranya tidak seperti ini…*

797

Selamat pagi…

Sebenarnya.. dua minggu lalu.. saya sudah sempat bearish.  Saya cash out reksadana yang saya punya.  Posisi porto trading juga sudah mulai minim.  Mengapa saya bearish?  Jawabannya ada pada digrafik ini:

Kenaikan IHSG yang ada di wave 5 ini.. sudah pas 633 poin.. saat IHSG kena resisten di level 5.685.  Karena ada hukum Elliot wave yang bilang bahwa wave 5 sering kali sama panjangnya dengan wave 1 … maka bisa jadi.. 5.685 kemarin memang adalah puncak dari wave 5.

Dua kali IHSG menembus 5.685… saya malah sempat bullish lagi.  Maklum… kalau ini masih lanjut.. kan bisa sampai 5.850 – 6.000.  Masih ada ruang sebenarnya.

Akan tetapi… karena short termnya memang sedang ‘menanti penuntasan wave 5’… sehingga suka extra hati-hati kalau ada signal negatif.  Maklum saja.. dengan penembusan suport 5.647 kemarin, IHSG kembali memasuki masa konsolidasi.

Semua tergantung suport di 5.577.  Selama suport ini masih bertahan, target IHSG tetap ke 5.850 – 6.000.  Akan tetapi.. jika suport itu gagal bertahan… targetnya ada di kisaran wave 4 : 5.022 – 5.491.  Kalau 5.491 gak masalah kalau deket.  Kalau 5.022 ? Hehehe.

Pada perdagangan hari Rabu kemarin, saya melihat ‘ketakutan’ yang aneh.  Pemodal asing masih dalam posisi beli di pasar reguler.  Akan tetapi, saham-saham gorengan mainan pemodal lokal mengalami penurunan hingga lebih dari 5 persen.  Sepertinya terkait masalah demo pendukung Ahok.  Pemodal Aseng ketakutan sendiri melihat kelakuan pendukung Ahok.

Ketakutan itu sebenarnya tidak masalah selama pemodal asing masih dalam posisi beli.  Ini karena pemodal asing terlihat masih melihat kinerja saham-saham big caps yang memang bagus.  Akan tetapi.. dengan kondisi dari bursa regional yang tidak terlalu bagus.  Sepertinya saya perlu melihat ‘skenario alternatif’.  Ceritanya.. kalau IHSG ternyata turun, karena takut akan Demo Pendukung Ahok, saya mau perhatikan suport di 5.577.  Kalau suport itu gagal bertahan… ya sudah deh.. berarti memang kita memasuki masa konsolidasi jangka menengah.

So.. posisi saya memang sedang sedikit.  Kalau memang koreksi.. saya akan sangat bersyukur.  Akan tetapi… kalau koreksi alasannya memang karena sebagian orang kepingin memaksakan kehendak .. mana pake bakar-bakaran lagi.  Saya sih jelas tidak happy.  Cuman gara-gara masalah kecil, Indonesia yang harus dikorbankan.  Jokowi harusnya segera bertindak.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*disclaimer ON

2 Comments
  1. benny says

    Mas, Batubara msh ok ato uda hrs keluar? Tq mas

    1. rencanatrading says

      Bung Benny …

      Harga batubara sepertinya baru rebound mulai Jumat (19 Mei 2017) kemarin. Kita lihat apakah minggu depan rallynya bisa dimulai.

      Wassalam,
      Satrio

Leave A Reply

Your email address will not be published.