Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Signal Pagi untuk 30 Mei 2017*

0 476

Selamat pagi…

Selain fokus pada Stock Universe dalam Rencana Trading yang saya miliki, saya sebenarnya juga menggunakan stock screen (saringan dari saham-saham yang kami gunakan dengan menggunakan kriteria tertentu).  Stock Screen ini dibuat dengan melihat posisi terakhir harga saham, dengan candlestick sehari sebelumnya dari pergerakan harga.

Pada stock screen ini, saya hanya menunjukkan saham mana yang memberikan signal positif dan signal negatif.  Saham dengan signal positif adalah saham yang sedang berada dalam trend turun, akan tetapi posisi harga terakhirnya sudah diatas resisten pertama pergerakan harga sehari sebelumnya.  Saham dengan signal negatif adalah saham dengan kondisi sebaliknya, saham yang sedang berada dalam trend turun, tapi posisi harga terakhirnya diatas resisten pertamanya.

Tabel tersebut hanya merupakan referensi. Saya tidak serta merta melakukan posisi beli dan posisi jual berdasarkan  atau sejalan signal positif atau signal negatif tersebut.  Bisa saja saya mengambil posisi yang berlawanan atau contrarian, terhadap signal positif dan signal negatif tersebut, seperti Sell On Strength pada saham yang memiliki signal positif, atau Buy On Weakness pada saham yang memiliki signal negatif.  Akan tetapi… untuk saham-saham yang ada pada tabel dibawah ini, sebaiknya anda cek juga di chart anda.  Siapa tahu memang menarik.

Sebagai Disclaimer, saya ingin kembali menekankan bahwa transaksi di pasar modal memiliki resiko kerugian.  Setiap posisi beli atau posisi jual yang anda masing-masing lakukan, adalah tanggung jawab anda sendiri.  Saya tidak bertanggung jawab atas kerugian yang anda lakukan, seperti saya tidak akan melakukan klaim atas keuntungan yang anda hasilkan.

Tabel berikut adalah saham-saham yang masuk stock screen saya pada tanggal 30 Mei 2017, berdasarkan posisi harga penutupan 29 Mei 2017.

Untuk yang signal positif, RALS terlihat menarik karena saham ini terkena sentimen lebaran.  INDY juga menarik, tapi tarikan kenceng terakhir (17 Mei 2017) ternyata hanya berjalan sehari.  Untuk saham dengn signal negatif.. signal negatif terlihat merata di saham-saham sektor properti dimana ini mengindikasikan kemungkinan berlanjutnya trend turun.  Silakan lirik retracement 50% atau 61.8% untuk mencari tempat untuk SpecBuy.  Terus.. itu saham-saham sektor konstruksi sepertinya mau nutup gap di bawah.

Sementara itu dulu.

Happy trading… semoga barokah!!!

Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.