Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Akhirnya.. Dow bikin signal negatif…*

515

Selamat sore…

Siapa yang gak kepingin IHSG turun? Maksain punya posisi ketika market sedang mahal-mahalnya begini.. feeling ‘singunen’ (takut akan ketinggian) sering membuat posisi tidak bisa besar.  Akan tetapi… emang marketnya mau turun? Enggak juga kan? Susah banget ini marketnya turun karena penguasa marketnya sudah ‘irrasional player’.  Rasional player bener-bener dipaksa menunggu di pojokan.

Indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam turun 101,42 poin (-0,43 persen) sehingga ditutup pada level 23.461,94 sebagai reaksi atas kemungkinan penundaan aturan perpajakan perseroan yang dinantikan oleh pelaku pasar.

IHSG kemarin ditutup dekat level terendahnya.  Hari ini kisaran utama IHSG diantara suport 6.035 – 6.075.  Jika ditutup dibawah 6.035.. IHSG muncul trend turun.  IHSG baru membuka target bawah di 5.900 – 5.925, jika menembus neckline dari head and shouder di level 6.000.

Koreksi Indeks DJI memang tidak banyak… plus.. posisi penutupannya sebenarnya jauh dari titik terendahnya sehingga reaksi dari pasar Asia… sepertinya tidak akan terlalu jelek.  (terutama juga karena signal jelek, bisa saja jadi false signal ketika bullish market seperti ini).  Akan tetapi… karena IHSG kemarin ditutup dekat suport… kalau IHSG hari ini ditutup dengan signal jelek, sepertinya saya akan berada dalam mode yang lebih defensif lagi.

So… posisi saya sebenarnya juga tinggal tidak banyak. Maklum… kuatnya resisten trend channel di 6.060 – 6.075 membuat saya lebih berada dalam posisi trading dalam jumlah yang tidak banyak.  Saya hari ini lihat suport.  Kalau suport IHSG di di 6.035 ditembus.. saya akan lebih defensif lagi.

Kemarin… saham-saham konstruksi dan batubara terlihat mulai menunjukkan signal negatif.  Hari ini saya perhatikan GGRM dan UNTR.  Kalau market turun banyak, kemungkinan tenaganya dari situ.  UNTR pada saat tulisan ini dibuat (9.19) sudah running di sekitar suport trend channel 33.350.  Potensi koreksi lanjutan hanya bisa muncul jika suport tersebut gagal bertahan.

Happy trading… semoga barokah!!!
Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini. Terima kasih.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.