Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Awas Nyangkut Reksadana!!!*

0 2,349

Selamat pagi…

Kenaikan IHSG di bulan Januari, membuat Kinerja Reksadana kinclong di awal tahun. Kalau IHSG kinclong begini.. NAB bagus.. yang jualan reksadana, pasti punya bahan marketing yang bagus.

Masalahnya: di kisaran 6.350 – 6.500 ini, IHSG masih Fully Valued (tervaluasi penuh). Tervaluasi penuh ini artinya: secara fundamental, potensi kenaikan IHSG sebenarnya juga sudah tidak banyak lagi.

Q : Lantas.. kalau kita adalah ‘pemain’ reksadana (orang yang berinvestasi pada reksadana) apa yang sebaiknya harus kita lakukan?
A: Lakukan strategi defensif. Strategi defensif ini, artinya : meski duitnya banyak, lakukan pembelian reksadana dalam mode dicicil. Jangan langsung semuanya dibelikan ‘blug’ satu container besar.

Q : Kalau saya mau profit taking gimana Pak?
A : Kalau anda mau take profit boleh. Tapi sepertinya, karena tidak ada berita negatif yang terlalu besar, nanti IHSG turun sekitar 5% – 7%, kita harus mulai akumulasi lagi. Jadi sebenarnya, anda hold posisi saja tidak masalah. Yang penting: jangan beli terlalu banyak di depan.

Q : Kalau IHSG fully valued seperti ini… Apakah ini berarti market akan turun?
A : Belum tentu. Tapi… kondisi market memang sedang tidak aman untuk posisi investasi. Posisi trading sih tetap saja silakan. Kita tetap bisa mengikuti arah trend. Akan tetapi: Posisi investasi (buy and hold jangka panjang) akan sangat beresiko. Sebaiknya ditunda dulu.

Q : Saya kan Warren Buffet Pak… saya gak takut beli besar didepan, saya gak takut nyangkut.
A : Sak karepmu! Kuwi duwit-duwitmu dhewe! Mplok-mploken kono!!!

Sadar investasi, itu tetap harus smart investment. Dodol masalah Pilkada : boleh. Dodol perkara duit : Jangan!

Happy trading… semoga barokah!!!
Satrio Utomo

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda melakukan posisi beli atau posisi jual setelah anda membaca ulasan ini. Terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.