Haruskah saya cut loss?

75

Selamat siang…

Pertanyaan diatas adalah pertanyaan yang sering diutarakan oleh seorang trader kepada saya, ketika market berada dalam kondisi seperti ini.  Jawaban saya juga standar: Lha anda dulu.. ‘rencana trading’-nya gimana loh? Kalau anda rencananya memang trading, harusnya anda juga menetapkan stoploss yang jelas, agar posisi trading anda tidak berlarut-kerugiannya.

Posisi jual memang selalu menjadi dilema.  Jual ketika untung, dan jual ketika rugi, semua sama saja.  Yang penting sebenarnya adalah: bagaimana sebenarnya ‘rencana trading’ yang sebelumnya anda buat?  Apakah rencana trading itu sudah memuat posisi jual ketika profit? dan apakah rencana trading tersebut sudah memuat posisi jual ketika anda berada dalam posisi harus menghentikan kerugian (stoploss)?

Pertanyaan yang sama sebenarnya juga harus anda lontarkan ketika anda nanti memutuskan untuk melakukan posisi jual.  Dengan jual disini, target saya adalah untuk melakukan pembelian kembali (buyback) di level harga berapa?  Itu kalau untung.  Kalau ternyata harga bergerak naik, pertanyaannya juga ada: Jika saya jual, ternyata harga naik nih.. pada level harga berapa saya harus kembali melakukan posisi beli kembali (re-entry) agar kerugian saya tidak ‘benar-benar’ terealisasi?

Trading memang berbeda dengan investasi.  Perbedaan utamanya adalah: ketika harga bergerak turun, seorang trader bisa juga memanfaatkannya untuk mempertahankan kekayaannya yang telah diperoleh ketika harga bergerak naik.  Trading dan investasi memang dua hal yang berbeda.  Mungkin saya akan bahas lebih dalam perbedaan tersebut pada kesempatan yang lain.

Happy trading, semoga untung!!!

Perencana Trading

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.