Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Terserah Bakrie dah…

100

Selamat pagi…

Kenaikan DJI sebesar 14 poin yang terjadi semalam, sebenarnya hanya berasa seperti ‘resisten testing yang gagal’.  Hal ini dapat dilihat dari reaksi bursa Asia yang cenderung turun pada perdagangan pagi.

IHSG hari ini, sepertinya memang tergantung dari kelanjutan tekanan jual di kelompok Bakrie.  Jika tekanan jual ini berlanjut.. ya.. wassalam.  Tapi kalau tekanan jual ini berhenti, baru IHSG sendiri bisa rebound.  Kalau kita lihat dari arah BUMI.. kegagalan suport di 2650 untuk bertahan kemarin, potensi koreksinya mencapai gap di 2425 – 2450 sebagai target awal.  Tapi kalau dilihat dari rectangle-nya.. koreksi bisa sampai 2250 – 2350.  Jadi.. saya cuman mau beli spekulatif kalau harga sudah mencapai kisaran tersebut.. atau kalau harga tiba-tiba berbalik, menembus resisten 2650.

Melihat saham-saham blue chip… tekanan sepertinya masih akan berlanjut pada saham-saham perbankan.  Yang agak mengkhawatirkan adalah posisi dari TLKM.  TLKM kemarin gagal untuk ditutup diatas suport di 8500.  Ini membuka potensi koreksi ke 8300.  Sialnya.. jika ini terjadi.. maka sudah dipastikan triangle TLKM tembus ke bawah.. dengan target di kisaran 7000 – 7500.  Bisa besar pengaruhnya pada IHSG.

Target dari head and shoulder sudah dekat.  Jika IHSG terus bergerak turun, berarti kisaran 2366 – 2387 akan bisa tercapai dalam beberapa hari kedepan.  So.. jika IHSG mencapai kisaran tersebut.. mungkin saya akan melakukan akumulasi.  Tapi.. dalam posisi IHSG saat ini, saya hanya akan melakukan posisi spekulatif jika IHSG bisa naik menembus resisten 2445 – 2450.

Sementara itu dulu dari saya.

Happy Trading semoga untung

 

* bacalah dulu halaman disclaimer sebelum membaca tulisan ini. Terima kasih.

Leave A Reply

Your email address will not be published.