Mewaspadai aksi profit taking…*

38

Selamat pagi…

Tidak bisa dipungkiri, kenaikan harga saham yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir, lebih di dorong oleh kenaikan harga saham-saham komoditas, yang di dorong oleh kenaikan harga minyak yang merupakan akibat dari suhu dingin yang muncul di berbagai belahan dunia.

Sekarang masalahnya: Suhu dingin itu sudah selesai.  Harga minyak Nymex terlihat mengalami reversal.  Posisi terakhirnya sih masih diatas level psikologis US$80 per barrel.  Akan tetapi, potensi koreksi untuk jangka pendeknya diperkirakan bisa mencapai kisaran US$76 – US$76.5 per barrel.

Pembalikan arah pada harga minyak ini memunculkan pertanyaan: apakah harga saham-saham komoditas juga akan mengalami reversal? BUMI kemarin masih berada dibawah resisten di 3000.  Belum ada signal bearish sih, karena masih ditutup diatas suport 2850.   Akan tetapi, jika reversal terjadi, kisaran 2500 – 2550 diperkirakan akan menjadi targetnya.  UNTR juga sudah mencapai target dari triangle di kisaran 17500 – 18000.  Trend naik pada ITMG juga kelihatannya mulai mengkhawatirkan.

Posisi IHSG yang sudah berada di kisaran resisten 2650 – 2700 juga membuat kita sebaiknya berhati-hati. Jika terjadi reversal, potensi koreksi hingga kisaran 2500 – 2550 adalah sesuatu yang wajar.

So.. apakah hari ini IHSG kan terkoreksi? Belum tentu juga.  Tapi yang saya tahu, kalau IHSG ditutup dibawah suport 2620, saya lebih senang exit pasar, pegang cash, atau setidaknya melakukan exit atas posisi yang masih untung.

Happy trading.. semoga untung!!!

Perencana Trading

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.