(Alhamdulillah…)Akhirnya koreksi itu datang juga…*

32

Selamat pagi…

Koreksi? waduh.. alhamdulillah… akhirnya yang saya tunggu datang juga.  Untuk orang yang dalam posisi ‘mostly cash’ seperti saya (porto saya hanya UNTR, sekitar 5% dari porto, itupun kemarin beli di 17550 karena penasaran kenapa 17500 gak ditembus-tembus), koreksi seperti ini adalah apa yang ditunggu-tunggu.

Kemana arah IHSG selanjutnya?

IHSG kemarin masih ditutup diatas suport kedua di 2620.  Jika suport ini ditembus, retracement 50% dari trend naik yang terakhir dari IHSG ada di kisaran 2550 – 2560 (so.. ini adalah koreksi dari statement saya kemarin dimana retracement 50% ada di 2500-2525).  Trend naik dari trend channel IHSG saat ini ada di level 2525.  Jika suport ini ditembus, baru terbuka potensi penurunan menuju kisaran 2400-2470.  Tapi itu kan nanti, bukan target saya saat ini.

Apa yang harus dilakukan?

Belanja lah… gile.. kapan lagi bisa dapet harga murah seperti ini.  Tapi, belanja untuk posisi trading, di harga suport.  Nyicil beli gitu loh..  Bukan belanja besar seperti besok pasti naik.  Saya hanya ‘belanja besar’ seperti market bisa naik jika IHSG hari ini turun diatas 100 poin!!!

Itu kan bagi orang yang sudah full cash.  Kalau buat yang masih punya posisi bagaimana?

Posisinya posisi apa dulu? Posisi jangka panjang? atau posisi jangka pendek?

  • Posisi jangka panjang

saya sih masih percaya bahwa arah IHSG untuk 1 – 2 tahun kedepan masih tetap di 3000.  Level 3500 – 3650 malahan.  Akan tetapi, perlu diperhatikan juga bahwa sebelum mencapai level tersebut, koreksi hingga kisaran 900 – 1000 terlihat masih wajar.  Dow 5000? masih bisa juga.  So.. jika ada mau beli simpan, tahan sampai market naik lagi… anda harus melakukan penghitungan ‘tenaga’ dengan benar.  Jangan sampai anda kehabisan nafas (baca: kena forced sell) ditengah jalan.

  • Posisi jangka pendek

Kalau ini kan gampang.  Aturannya kan standar:Beli ketika mau naik, jual ketika mau turun’. Anda tinggal menghitung, kemana arah turunnya, dan jika reward (harga buyback masih cukup jauh sehingga jika kita jual sekarang, tjoannya masih cukup besar) masih lebih tinggi dari risk-nya (posisi beli kalau kita nanti terpaksa buyback di atas), mengapa tidak? Akan tetapidalam market stress seperti ini, saya khawatir anda tidak akan mendapatkan harga yang baik jika anda memaksakan diri untuk melakukan posisi jual.  Ingat: Mengambil posisi ketika market baru saja buka, sama saja menabrakkan diri kepada sebuah mobil yang tengah datang dengan kecepatan tinggi!!! Dengan skill yang tinggi, mungkin anda masih bisa selamat.  Tapi, dengan skill seadanya..anda tahu ‘probabilitas hidup dan mati’-nya kan?

Ok lah kalau begitu… jadi.. kalau belanja.. belanja apa nih? di level harga berapa?

Saya sih selalu tertarik pada INTP, UNTR, ITMG, dan ASII. Saya mulai belanja INTP jika harga sudah mencapai kisaran 13000 – 13200 (saya baru hit full kalau harga sudah mencapai kisaran 12000-12500), UNTR di 16000-17000, dan ITMG di 30500 – 31500.  Untuk ASII, saya mau lihat suport di 34800 dulu.. karena jika suport ini ditembus potensi penurunannya bisa sampai 31500 – 32000.

Bakries?

Saya cuman tertarik dengan BUMI jika harga sudah mencapai kisaran 2500-2525.

Pesan saya: jika anda seorang trader..belajarlah memprediksi sendiri dengan lebih baik.. karena itu akan membuat hidup anda menjadi lebih tenang.

Happy trading.. semoga untung!!!

Perencana Trading

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.