Menjadi teman ketika bear market dan bull market

75

Selamat siang…

Beberapa waktu yang lalu, saya melakukan riset pasar.  Biasa… sekedar untuk refleksi mengenai kualitas diri dari website ini, dan juga target-target apa yang harus saya capai untuk kedepannya.  Tapi kemudian ada kata-kata yang kemudian melintas di benak saya:

menjadi teman ketika bull market dan (terutama) bear market

Website informasi/analisis pasar modal seperti milik saya ini, sadar atau tidak sadar, mau atau tidak mau, dibilang atau tidak dibilang adalah teman bagi seorang trader.  Tapi ketika kondisi market seperti apa dulu? Kalau market bullish… semua orang pasti betul lah… beli ini, beli itu, beli ini, beli itu.. beli, beli, beli.  Tunjuk sana.. naik… tunjuk sini.. naik.  Semua orang bisa benar.  Semua orang bisa prediksi.

Tapi perbedaan sebenarnya memang hanya nampak ketika market berubah menjadi turun.  Ketika market bearish, ketika harga tidak lagi berkejaran naik.

Anda selaku trader… saya hanya bisa mengingatkan: sudahkah anda memeriksa portfolio anda belakangan ini? Apakah isi dari portfolio anda? Saham-saham yang bagus?  Apakah hanya saham-saham ini dan itu yang anda sendiri nggak jelas itu emiten bisnisnya di bidang apa? Atas inisiatif siapa anda untuk membeli saham tersebut? Anda? atau orang lain? Kalau orang lain… kemana dia sekarang? Apakah dia memang seorang trader? Atau memang hanya sekedar ‘pemanas market’?

Saya jadi teringat tulisan yang saya baca mengenai Jesse Livermore:

Livermore became well known for his tactic of waiting until a stock he had bought had risen to the point where he had made substantial paper profits, and then ‘confiding’ in a journalist from the New York Times, or other influential newspapers, that the stock was a great buy. Livermore would then unload his massive position, selling into the buying frenzy created by the journalist’s article.

So…  Saya siy.. hanya maen di saham-saham yang penggeraknya pasar.  Saya tidak tertarik dengan taktik-taktik seperti itu.  Jadi.. ketika market bearish, saya tidak perlu sembunyi.. tidak perlu menghilang.  Oleh karena itu… Saya berharap, saya bisa tetap disini…  menjadi teman anda… baik ketika bull market.. dan (terutama) ketika bear market.

Happy trading… semoga untung!!!

Perencana Trading

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.