Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Resisten testing?*

55

Selamat pagi…

Pertanyaan kita pagi ini adalah: Apakah salah tebak yang terjadi di bursa regional (akibat DJI fut yang kemarin turun tajam) akan menjalar ke bursa kita?

Kalau dilihat dari posisi penutupan yang masih di kisaran gap 2689 – 2712, mungkin kita harus menunggu penembusan suport dari 2689 untuk berubah menjadi bearish.  Akan tetapi, satu hal yang saya pegang adalah: posisi penutupan dibawah suport 2713 – 2718  adalah sebuah signal bearish.  So.. selama IHSG tidak ditutup diatas 2718, posisi saya cenderung jualan.  Exit atas posisi yang untung dengan strategi sell on strength (lumayan juga ada bantuan dari DJI) adalah prioritas pertama.

Disisi lain, penutupan IHSG diatas 2718 akan membatalkan signal bearish.  Dimana signal bearish yang batal, adalah signal bullish yang lebih kuat dari pada sekedar signal bullish bisa.  Jadi kalau IHSG ditutup diatas 2718, saya akan baibek posisi yang kemarin sudah saya lepas.

Dilihat sekilas, kemarin banyak sekali saham-saham yang memberikan signal bearish: UNTR, ISAT, ITMG, ANTM, ELTY adalah beberapa diantaranya.  BMRI, BBCA, dan INCO masih bisa bertahan diatas suport pertamanya.  BUMI? hm.. koreksinya sudah melampaui retracement 50% dari trend terakhir.  Jadi… kalau saya ambil posisi di BUMI, saya hanya akan ambil di kisaran suport 2150 – 2250 atau jika harga bisa naik diatas 2425.

Happy trading… semoga untung!!!

Perencana Trading

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda membaca ulasan ini.  Terima kasih.

1 Comment
  1. Perencana Trading says

    hehehe… HSI-nya benar-benar kacau. Saya cuman naikin stoploss karena IHSG pagi ini (25/3) new high.

Leave A Reply

Your email address will not be published.