Saham, IHSG, Reksadana, Indonesia, Trading, Investasi, Training, Strategy

Testing rekor atau….*

81

Selamat pagi…

Indeks Dow Jones Industrial (DJI) semalam akhirnya berhasil ditutup diatas level psikologis 11.000.  Meskipun demikian, apakah keberhasilan ini bisa memunculkan sentimen positif pada pergerakan indeks di berbagai belahan dunia… sepertinya perlu dilihat dengan seksama.  Masalahnya, dengan posisi hanya flat seperti ini, sentimen positifnya diperkirakan masih akan kurang untuk melawan signal bearish yang nampak pada HSI kemarin.

So.. apakah IHSG akan kembali bergerak naik hari ini? Sepertinya.. peluang terbesar bagi pergerakan IHSG adalah flat – naik pada kisaran 2860 – 2916.  Dalam kondisi terbaiknya, IHSG akan menguji rekor harganya di level 2916.  Kisaran 2950 – 2960 akan menjadi resisten kedua jika IHSG mampu menembus resisten ini.  Disisi lain, kisaran suport di level 2838 – 3850 tetap akan menjadi kisaran suport kedua, dimana jika suport kedua ini ditembus, maka akan menjadi konfirmasi yang bagus untuk berakhirnya trend naik jangka menengah.

Jika anda membaca cheatsheet edisi semalam, saham-saham dari kelompok Astra (baik ASII dan UNTR) terlihat sebagai saham-saham yang masih cukup jauh dari retracement 50%-nya, sehingga masih menyimpan potensi kenaikan.  Ret 50% UNTR ada di kisaran gap 19200 – 19350, dan ASII ada di kisaran 45000 – 45500.  Untuk saham perbankan, pergerakan harganya telah membawa saham-saham tersebut (terutama BMRI dan BBRI) ke retracement 50%-nya.  Apakah kenaikannya akan berlanjut? Kita lihat deh.. Yang jelas, saham-saham sektor CPO dan Semen terlihat menarik diperhatikan, terutama jika IHSG ternyata berhasil menembus resisten 2916 dalam beberapa waktu kedepan.

Disisi lain, trend naik yang sudah berlangsung terlalu lama, tetap membuat saya extra hati-hati.  Saya sih tetap dalam kondisi: jika ada suport ditembus, mendingan ‘bersih’.  Mengapa? trend naik saat ini, retracement 50%-nya sudah agak jauh, di kisaran 2700 – 2750.  Artinya, tekanan jual yang terjadi beberapa waktu yang lalu, bisa jadi adalah kloter pertama dari smart money yang berusaha keluar dari bursa.  Maklum.. Piala Dunia sudah makin dekat.  Dan menghilangnya volume pasar, bisa menghalangi mereka yang masih memegang posisi besar, untuk bisa keluar dari pasar.

Sementara itu dulu…

Happy trading… semoga untung!!!

Perencana Trading

*bacalah halaman disclaimer sebelum anda membaca ulasan ini.  Terima kasih

Leave A Reply

Your email address will not be published.